Anda di halaman 1dari 62

MATERI PELATIHAN SCADA

Unit Pengatur Distribusi Jakarta

Materi Pelatihan
Overview
Tugas UPD
Visi dan Misi UPD
Struktur Organisasi UPD
Wilayah Kerja UPD
Pengertian tentang SISTEM SCADA
Prinsip Dasar SCADA
Fungsi Sistem SCADA Ketenaga Listrikan di PT. PLN (PERSERO)
- Beberapa Contoh Sistem SCADA Ketenaga Listrikan
Di PT. PLN (Persero)
- Hirarki Sistem SCADA PT. PLN (Persero)

Bagian-Bagian (Sub Sistem) SCADA dan Fungsi Utamanya


Alur Komunikasi Data (Flow Informasi) Pada Sistem SCADA
Sistem SCADA PT. PLN (PERSERO) UPD JAKARTA
- Fungsi Utama
- Garis Besar Sistem
- Konfigurasi Pusat Kontrol
Wilayah Kerja UPD
- Peta Wilayah Kerja UPD
- Jumlah RTU dan Peralatan SCADA UPD
- Pembagian UPD Barat & UPD Timur
Sistem SPINDLE
- Gangguan Jaringan Pada Salah Satu Kabel
-1-

Overview

Unit Pengatur Distribusi Jakarta (Jakarta Distribution Control


Center ) adalah salah satu unit PLN Distribusi Jakarta &
Tangerang yang bertugas untuk mengatur dan mengendalikan
jaringan tagangan listrik 20 kV di wilayah Jakarta & Tangerang.

Pengendalian jaringan listrik tegangan menengah oleh UPD


berkoordinasi dengan PLN P3B, UPB CAWANG dan Sektor
Jakarta dan Pulogadung yang mengendalikan sistem 500 kv,
150kV dan 70 kV

Dalam melaksanakan tugas tersebut UPD dilengkapi dengan


Sistem SCADA (Supervisory Control & Data Acquisition) dan
Sistem Telekomunikasi, yang berfungsi sebagai sarana/alat yang
membantu dispatcher di Pusat Kontrol dalam mengendalikan
jaringan 20 KV beserta peralatan switching yang ada di gardu
induk, gardu hubung ataupun gardu distribusi.

Tugas UPD Jakarta :


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mengoptimalkan operasional jaringan TM 20 kV


Meminimalkan SAIDI & SAIFI
Mengoperasikan & memelihara SCADA & Telkom
Mengoperasikan & memelihara Cell 20 kV
Mengoperasikan & memelihara PPG 123
Mengembangkan Distribution Automation System

VISI
SDM yang Profesional
Menjadi Operator Kelas Dunia

MISI

Mengoperasikan JTM 20 kV dengan aman,


andal dan akrab lingkungan
Memuaskan pelanggan
Mengembangkan Distribution
Automation System

STRUKTUR ORGANISASI UPD

MANAGER UPD

ASMAN
OPERASI

ASMAN
OPHAR GI

ASMAN
HAR

ASMAN
ENG

ASMAN
ADKEU

JAVA SEA

TELUK NAGA

TANGERANG
SEPATAN
PASAR KEMIS
BALARAJA

CIKUPA

TGRNG

CENGKARENG

GAJAH TUNGGAL

SERANG

MUARA KARANG

KOTA

ANGKE ANCOL

PLUMPANG

TJ.PRIOK

MARUNDA

P.KARANG

KEMAYORAN WAHANA GL.


TOSAN
KETAPANG
PRIMA
GMBRU
DUKSB
BDLIA
BEKASI
GAMBIR
PULOGADUNG
MAXIMANGANDO
GAMBIR
CITRA HABITAT
PGSAN
KEMBANGAN
UPD
KRBRU
PULOMAS
GPOLA
JATAKE
KRLMA
BEKASI
KBRUK
JATINEGARA
CILEDUK
SEMANGGI STBDI
SENYAN
PONDOK PONCOL
MAMPANG
TIGARASA
CAWANG
KELAPA
LENGKONG PETUKANGAN BARU
KEMANG
LEGOK

KEBAYORAN

SRPON

GANDUL

MINITUR

KR.JATI

JATIRANGON
GANDARIA

BOGOR

PT. PLN (PERSERO)


DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG

DEPOK
MAIN SUBSTATION
FUTURE MAIN SUBSTATION
CUSTOMER MAIN SUBSTATION

Pengertian tentang SISTEM & SCADA


Obyektif
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta diharapkan akan dapat :
1. Mengerti tentang apa yang dimaksud dengan SCADA
2. Memahami pengertian tentang SISTEM
3. Mengerti secara umum fungsi-fungsi utama sistem SCADA
tenaga listrik

-2-

SISTEM
Kumpulan dari beberapa alat atau komponen yang membentuk suatu
kesatuan dan bekerja bersama-sama.

SCADA
Kata ini merupakan singkatan dari Supervisory Control And Data
Acquisitio.
Supervisory
= Pengawasan
Control
= Kontrol
Data Acquisition = Permintaan/Pengiriman Data
Bersama-sama dengan kata SISTEM, kata ini biasa dipakai untuk
menyebut suatu kesatuan dari beberapa peralatan yang saling ber
komunikasi untuk menjalankan fungsi pengukuran (Tele Metering),
Tele Control dan permintaan pengiriman data (Tele Status).
-3-

Prinsip Dasar Sistem SCADA


Obyektif
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta diharapkan akan dapat :
1. Mengerti tentang prinsip dasar dari Sistem SCADA

-4-

Prinsip Dasar Sistem SCADA


1. Memantau dan mengontrol semua peralatan yang terdapat pada suatu sistem
dari jarak jauh.
Contoh :
Dalam pabrikasi modern, proses-proses industri pertambangan, perminyakan,
layanan umum maupun keamanan sering kali terdapat sistem dengan peralat
an-peralatan yg letaknya saling berjauhan, dari beberapa meter sampai ribuan
kilo meter. Semua peralatan yang ada pada sistem haruslah bisa dipantau dari
jarak jauh.
2. SCADA bekerja mengumpulkan informasi, kemudian mentransfernya ke sen
tral dengan membawa data-data hasil analisa khusus dan sinyal kontrol (status)
yang kemudian diperagakan pada sejumlah layar operator.

-5-

Fungsi Sistem SCADA Ketenaga Listrikan


Obyektif
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta diharapkan akan dapat :
1. Memahami pengertian dan fungsi utama dari Sistem SCADA
yang ada di PT. PLN (PERSERO)
2. Mengetahui beberapa Sistem SCADA yang ada di PT. PLN
(PERSERO)

-6-

Fungsi Sistem SCADA Ketenaga Listrikan


SCADA atau Supervisory Control And Data Acquisition adalah sustu sistem untuk
pengendalian dan pemantauan jarak jauh. SCADA bertujuan untuk membantu men
dapatkan sistem pengoperasian optimum sesuai dengan berbagai kenyataan kekura
ngan-kekurangan maupun segala kelebihan yg terdapat pada suatu sistem.
Untuk mendapatkan hasil yg optimal, maka perangkat-perangkat SCADA diimple
mentasikan dengan perangkat-perangkat lunak, baik untuk sistem pembangkitan,
transmisi maupun distribusi.
Pada umumnya proses pengendalian pada sistem tenaga listrik jarak jauh terdiri atas
4 macam, yaitu :
1. Pengendalian buka/tutup perangkat pemutus daya, pemisah serta start/
stop dari generator
2. Pengendalian perangkat-perangkat regulator seperti pengaturan set point
atau menaikkan dan menurunkan posisi tap changer.
3. Pemantau dan pengaturan beban
4. Pengendalian yg dilakukan secara otomatis untuk keseragaman dan pengendalian perintah berurutan, misalnya merubah konfigurasi jaringan.
-7-

Beberapa Sistem SCADA di PT. PLN (Persero)


No.

Nama

1. Sistem SCADA P3B

Lokasi
P3B Gandul

Fungsi Utama
Mengontrol dan mengawasi
pendistribusian tenaga

listrik
UPB CAWANG
UPB WARU

500 kV
Mengontrol dan Mengawasi
pendistribusian tenaga

UPB BANDUNG
UPD Jakrta
UPD SURABAYA

70-150 kV
Mengontrol dan Mengawasi
pendistribusian tenaga

UPD BANDUNG

20 kV

4. Sistem SCADA UCS


(Utility Communicati
on System)

UPD Jakarta

Telemetering KWH Meter


Konsumen 20 kV

5. SIOTM & TE LIPI

-8UPD Jakarta

Telemetering Energi dan

2. Sistem SCADA UPB


listrik
3. Sistem SCADA UPD
listrik

POWER STATION

SYSTEM SCHEMATIC
500 KV

MW,MX,V
OLCT

Alarms
CB/DS Status
CB/DS Control
OLTC Control

JCC

MW,MX,V
150 KV

MW,MX,V

OLTC

OLTC

MW,MX,V

ACC

70 KV

OLTC

OLTC

Control Center Hierarchy

OLTC
20 KV

-9-

Alarms
CB/DS Status
CB/DS Control
OLTC Control

Alarms
CB/DS Status
CB/DS Control
OLTC Control

DCC

SUB SISTEM SCADA


Obyektif :
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta diharapkan akan dapat :
1. Mengetahui SUB-SUB dari suatu SISTEM SCADA
2. Komponen-Komponen utama dari setiap SUB SISTEM SCADA
3. Mengerti dan memahami fungsi dari setiap komponen utama
SUB SISTEM SCADA
4. Mengetahui konfigurasi minimum dari suatu Pusat Kontrol

- 10 -

SISTEM SCADA terdiri atas 3 (tiga) SUB SISTEM, yaitu :


1. PUSAT KONTROL (MASTER STATION)
2. MEDIA TRANSMISI data
3. REMOTE TERMINAL UNIT (RTU) di gardu

Pusat Kontrol

Media Transmisi
Frekwensi

Remote Terminal Unit


RTU-1
RTU-2

Fiber Optic
Kabel Pilot
RTU-n

- 11 -

PUSAT KONTROL
Berupa Main Komputer (Server). Main Komputer biasanya berjumlah 2 buah.
Hal ini dimaksudkan untuk membentuk dual sistem (Master/Slave) sehingga
sistem tidak bergantung hanya pada 1 main komputer saja. Hal ini dimungkin
kan karena jika terjadi gangguan pada komputer Master, aplikasi komputer
Master secara otomatis akan stop, dan komputer Slave secara otomatis akan
menggantikannya sebagai Master sehingga availibilitas sistem secara keseluru
han lebih terjamin.
Fungsi utama dari Main Komputer adalah untuk :
a.) Mengatur komunikasi antara dirinya sendiri dengan RTU
b.) Mengirim dan merima data dari RTU kemudian menterjemahkan
kannya kedalam bentuk informasi yang dapat dimengerti oleh user
c.) Mendistribusikan informasi tersebut ke MMI, Mimic Board dan Printer
Logger dan mem-file informasi tersebut
d.) Memanagement semua peralatan pusat kontrol yg lain
- 12 -

Selain 2 buah main komputer, biasanya Pusat Kontrol juga dilengkapi dengan
peripheral lain yang bersama-sama dengan main komputer terhubung dalam
suatu jaringan lokal (LAN).
Perihperal tersebut adalah :
No.

Nama

Jumlah

Fungsi

1.

Man Machine Interface


(MMI)

Sebagai antar muka antara user


dengan sistem

2.

Mimic Board

Menampilkan sistem yang dikon


trol dalam bentuk diagram statik
Display angka hasil pengukuran
Display status

3.

Printer

Mencetak informasi yg didapat


Mencetak data, gambar & grafik
- 13 -

Konfigurasi Minimal Pusat Kontrol


Hard Copy
MODEM
MUX

SERVER_1

Data Logger

Event Logger

Hub

SERVER_2

LAN
BUS

RTU
(Remote Terminal Unit)

CRT

Functional
Keyboard

Mimic Board

CRT

Mouse
Keyboard

MMI
(Man Machine Interface)
- 14 -

REMOTE TERMINAL UNIT (RTU)


Agar semua kejadian yang terjadi di gardu PLN, baik Gardu Induk (GI), Gar
du Hubung (GH) dan Gardu Tengah (CDS) dapat di pantau dan dikontrol da
ri Pusat Kontrol, maka disetiap gardu tersebut harus dipasang alat yang dapat
melaksanakan fungsi Tele Status (TS), Remote Control (RC) dan Tele Meter
(TM). Alat tersebut adalah RTU (Remote Terminal Unit). RTU sebenarnya
sama saja dengan sebuah komputer, hanya saja tidak dilengkapi dg monitor.
Fungsi utama dari suatu RTU adalah :

a.) Mendeteksi perubahan posisi saklar (Open/Close/Invalid)


b.) Mengetahui besaran tegangan, arus dan frekwensi (di Gardu In
c.) Menerima perintah Remote Control dari Pusat Kontrol untuk mem
buka atau menutup.
d.) Mengirim data dan informasi ke Pusat Kontrol yang terdiri atas :
* Status saklar (Open/Close/Invalid) jika ada
* Hasil eksekusi Remote Control
* Nilai besar tegangan, arus dan frekwensi
- 15 -

MEDIA KOMUNIKASI
Sebagai media untuk komunikasi data antara Main Komputer di Pusat Kontrol
dengan RTU yang dipasang di gardu-gardu PLN, dapat dipergunakan :
1. Kabel Telpon
2. Frekwensi Radio
3. Fiber Optic

- 16 -

INFORMATION FLOW

Tele Control

MMI

- Tele Signalling
- Tele Metereing
- Tele Signalling
- Tele Metereing
New Event
Change State
Metering

RTU(s)

Mimic Board
SERVER

- Tele Control
- Polling
All Event & Status

Event :
- No AC Supply
- Incoming Feeder Protection Trip
- Temperature Alarm Fault in RTU
- Telesignalisation Card Faulty
- Homopolar Detector Fault
- Telemeasurement Function Faulty
- dll

Event Logger

Change State :
New state for breaker (Open, Closed,
Invalid)

Tele Metering :
Load (Ampere, KV)

Tele Control :
Command to Open/Closed breaker

Polling :
Acquisition function to get ne
information from each RTU

- 17 -

Sistem SCADA PT. PLN (PERSERO)


UPD Jakarta
Obyektif
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta diharapkan akan dapat :
1. Memahami dan mengerti fungsi utama dari Sistem SCADA di
PT. PLN (PERSERO) UPD Jakarta
2. Mengetahui konfigurasi Sistem SCADA PT. PLN (PERSERO)
UPD Jakarta secara keseluruhan
3. Mengetahui Konfigurasi Pusat Kontrol Sistem SCADA PT. PLN
(PERSERO) UPD Jakarta secara keseluruhan

- 18 -

Fungsi Utama Sistem SCADA PT. PLN (Persero)


UPD Jakarta
1. Untuk mengetahui posisi saklar (Terbuka atau Tertutup)
2. Remote Control untuk membuka/menutup saklar
3. Mengetahui besaran tegangan, arus dan frekwensi di GI

4. Mengetahui GRAFIK beban/arus atau tegangan, sehingga bisa


prakirakan beban suatu penyulang beberapa jam mendatang

5. Mengetahui bila beban sudah mendekati maksimum, sehingg


melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya beban berle

6. Mengetahui bila tegangan mendekati minimum atau maksim


hingga dapat menyesuaikan sadapan TRAFO.
- 19 -

MV-NETWORK

RTU
(8031-BASED)

RTU
(EPC 3200)

AMR

FEP

VAX 4000

UCS = UTILITY
COMMUNICATION SYSTEM

TELEMETERY ENERGI
TELECOMMAND
(TEL) LIPI

SCADA - CEGELEC
(WEST & EAST)
DEC - NET

MMI

FILE
SERVER

M3i

LAN-PC

MMI

MVO-IS
(SIOTM)

VAX-STATION
MMI

WEST & EAST

MMI

FILE
SERVER

LIPI
(DECISION SUPPORT SYSTEM FOR OPERATOR)

PPG
OPERATOR

DCC - JKT
M3i + UCS
2000

MAPPING

Note. M M I : MAN MACHINE INTERFACE


SIOTM
: SISTEM INFORMASI OPERASI TEGANGAN MENENGAH
( INFORMATION SYSTEM OF MV OPERATION)
M 3 i : M 3 I MOSAIC CANADA

GARIS
GARIS BESAR
BESAR SISTEM
SISTEM SCADA
SCADA UPD
UPD

DIFFUSER PEMBAGI & PENGUAT


(ANALOG)

LAN
SERVER_1

RTU_1
RTU_2

SERVER_2

.
.
dst
.

DIFFUSER
MODEM

RTU_9

PUSAT KONTROL

- 20 -

SERVER_1

KONFIGURASI PUSAT KONTROL


H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

W.S.3

W.S.4

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

H4005

W.S.5

W.S.6

H4005

H4005

H4005

H4005

LAN BRIDGE
DSRVB

DSRVB

W.S.6

W.S.5
RTU DATA
LOADER

DATA LOGGER

COLOR HARD COPY

W.S.3

PROGRAMMING
CONSOLE

W.S.4

OPERATOR CONSOLE

OPERATOR CONSOLE

PROGRAMMING
CONSOLE

WEST

EAST

LOGGER
LA210

LOGGER
LA210

Console

DSRVB

SERVER VAX 4106-A

EVENT LOGGER

W.S.1
OUTOMAT. OUTPUTS

Console

SERVER VAX 4106A

W.S.2

EVENT LOGGER

W.S.1

MODEM

OPERATOR CONSOLE

MODEM

W.S.2

EVENT LOGGER

OUTOMAT. OUTPUTS

OPERATOR CONSOLE

PROGRAMING CONSOLE

PROGRAMING CONSOLE

RTU
TRAINING

WEST

EAST

RTU-EAST

RTU-WEST

RECORDER

MIMIC BOARD

MASTER LOCK RECORDER

MIMIC BOARD

M3i Mosaic System Configuration


PC 8
WMOSAIC
LIPI MMI
PC 6
MRGAS

LIPI
SystemLIPI
West
System West

PC 7
MRGAS
RUAS

LIPI Segment West

Mapping
System
Mapping
System

DECNET
PC 5
AutoCAD
Aim12

PC 4
MOSS

PC 3
Alarm Manager
Pathworks

Bridge

PC 2
WMOSAIC

PC 1
M3i Server
Bridge
PC 1
M3i Server

PC 2
WMOSAIC

PC 3
Alarm Manager
Pathworks

PC 4
MOSS

PC 5
AutoCAD
Aim12 - GMI

DECNet
LIPI Segment East

PC 8
WMOSAIC
LIPI MMI

COLOR HARD COPY

DSRVB

SERVER VAX 4106-A

SERVER VAX 4106-A

RTU DATA
LOADER

DATA LOGGER

LIPI
SystemLIPI
East
System East

PC 7
MRGAS
RUAS

- 22 -

PC 6
MRGAS

Bridge

JAVA SEA

TELUK NAGA

TANGERANG
SEPATAN
PASAR KEMIS
BALARAJA

CIKUPA

TGRNG

CENGKARENG

GAJAH TUNGGAL

SERANG

MUARA KARANG

KOTA

ANGKE ANCOL

PLUMPANG

TJ.PRIOK

MARUNDA

P.KARANG

KEMAYORAN WAHANA GL.


TOSAN
KETAPANG
PRIMA
GMBRU
DUKSB
BDLIA
BEKASI
GAMBIR
PULOGADUNG
MAXIMANGANDO
GAMBIR
CITRA HABITAT
PGSAN
KEMBANGAN
UPD
KRBRU
PULOMAS
GPOLA
JATAKE
KRLMA
BEKASI
KBRUK
JATINEGARA
CILEDUK
SEMANGGI STBDI
SENYAN
PONDOK PONCOL
MAMPANG
TIGARASA
CAWANG
KELAPA
LENGKONG PETUKANGAN BARU
KEMANG
LEGOK

KEBAYORAN

SRPON

GANDUL

MINITUR

KR.JATI

JATIRANGON
GANDARIA

BOGOR

PT. PLN (PERSERO)


DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG

DEPOK
MAIN SUBSTATION
FUTURE MAIN SUBSTATION
CUSTOMER MAIN SUBSTATION

Asset SCADA & Telkom

Number

1. Gardu Induk

40 unit

2. Gardu Hubung

106 unit

3. Gardu Tengah

569 unit

4. Keypoint

39 unit

5. Gardu TE-LIPI

40 unit

6. GFD

4540 unit

7. HFD

2008 unit

8. Power Supply

854 unit

9. Radio Voice

691 unit

10.Radio Data

92 unit

11.Pilot Cable

1500 km

EAST

WEST

LINK
RTU COMMUNICATION

LINK
RTU COMMUNICATION

4 x MICROVAX 3400

WEST MIMIC BOARD

WC.1

EAST MIMIC BOARD

EC.1

WC.2

EC.2

MIMIC DYNAMIC

MIMIC DYNAMIC

M3I

M3I
- DT.BASE MAP
- TEL - LIPI
- SIOTM - LIPI

UPD

MMI

MMI
OPERATOR
1

OPERATOR
2

OPERATOR
2

DCC - JKT
+M3I
1996

GAMBIR
JATINEGARA
TG.PRIOK
KRAMAT JATI

K OTA
KEBAYORAN
TANGERANG
NOTE :

OPERATOR
1

EAST CONTROL ROOM

WEST CONTROL ROOM

BRANCH

- Data Base Mapp


- TEL - LIPI
- SIOTM - LIPI

- Each control room can manage all of MV Network of Jakarta and


- West Static Mimic Board cant describe the whole of Kota Branc
can east static mimic board
- West Dynamic Mimic Board can display the whole of MV n
and neither can east dynamic board

- 23 -

Spindle System
150 - 70 / 20 kV

KUNING

MERAH

*
*

Zone 1

HIJAU

Zone 2

GI

TM
TS
TC

DS

TS
TC

GH

TS
TC

*
K4

*
*

BIRU

K5
K6

* GFD
- 25 -

Fasilitas Remote Control hanya terdapat di GI, DS dan GH. Digardu


cabang tidak diberi fasilitas remote control, tetapi dilengkapi dengan GFD
(Ground Fault Detector), yaitu suatu alat yang pada saat ganggu
an kabel, dapat menunjukan bagian kabel mana yang terganggu (bagi
an kabel setelah gardu atau sebelum gardu).
GANGGUAN JARINGAN PADA SALAH SATU KABEL
Bila jaringan spindle mengalami gangguan dipenyulang KUNING
antara gardu K5 dan K6 maka urutan kejadiannya adalah sbb :
a. Gardu induk penyulang kuning terbuka oleh relay proteksi, operator di
UPD segera mengetahui dilayar monitor.
Berkat adanya fasilitas Tele Signal HFD, operator dapat mengetahui
bahwa lokasi gangguan adalah pada ZONE 2.
b. Dengan fasilitas Remote Kontrol, operator UPD membuka LBS di DS
kemudian menutup penyulang KUNING. Jadi dalam waktu 1 menit,
konsumen antara GI dan DS (ZONE 1) telah menyala kembali.
- 23 -

c. Melalui radio komunikasi, operator UPD memberi tahu operator cabang


bahwa ada gangguan diantara DS dan GH.
d. Cabang mengirim petugas BATEM ke gardu K4.
e. Dari luar gardu K4, petugas BATEM melihat lampu indikator GFD ber
kedip. Ini berarti gangguan pada kabel sebelah bawah dari gardu K4.
Maka petugas BATEM pergi ke gardu K5.
f. Dari luar gardu K5 lampu indikator GFD juga berkedip, maka BATEM
pergi ke K6.
g. Lampu indikator GFD di gardu K6 tidak berkedip (tetap padam) berarti
gangguan terdapat pada di antara gardu K5 dan K6. Dengan seizin ope
rator UPD, BATEM masuk gardu K6 dan membuka LBS arah K5 kemu
dian melapor ke operator.

- 24 -

i. Dengan fasilitas Remote Control, Operator UPD menutup LBS di GH


arah K6, sehingga gardu K6 menyala kembali.
i. BATEM pergi ke gardu K5 dan membuka LBS ke arah K6 kemudian
melapor kembali ke operator UPD.
j. Dengan fasilitas Remote Control, Operator UPD menutup LBS di DS,
sehingga gardu K4 dan K5 menyala.
Lama padam gardu K4, K5 dan K6 tergantung lamanya mobil BATEM
menuju gardu-gardu tersebut. Pada kasus khusus dapat dikirim 2 mobil
BATEM bersamaan yang menyusuri gardu dari 2 arah (karena rata-rata
terdapat 20 gardu pada satu penyulang). Pada kondisi lalu lintas macet, mo
bil BATEM dapat diganti dengan menggunakan sepeda motor.

- 25 -

Peralatan Pusat Kontrol HW/SW


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Nama
Server
MMI
Printer Logger
Printer Console
Printer Hard Copy DEC
Mimic Board
LTU
Console Monitor
LAN Bridge
DEC Server
MODEM
MUX
Ethernet LAN
Sistem Operasi
Aplikasi

Merk
DEC
DEC
DEC
DEC
LA210/LJ250
Alstom
Alstom
DEC
DEC
DEC
Alstom
Alstom
DEC
DEC
Alstom

Tipe
VAX4106-A
VAX Station 3100
LA75/LA30N
LA75
EPC3200
VT320/340/420
TM150
200/MC
MD50
DF01
VMS V5.5-2H4
ELENAS

Jml.
4
12
4
4
4
2
2
6
1
4
80
80
2
1
1

SUB SISTEM SOFTWARE


ELENAS SCADA

ETHERNET
LAN
RTU LINES

ETHERNET
ETHERNETLAN
LAN

ETHERNET
LAN
OTHER
CENTRE

ETHERNET
ELENAS PLANET
LAN

ETHERNET
DATA BASE
LAN

ELENAS
ETHERNET
PRODIGE
LAN

ELENAS - SCADA

ELENAS
ETHERNET
PLEIADES
LAN

ETHERNET
ELENAS PLURIEL
LAN

ETHERNET
TWIN SYSTEM
LAN
ETHERNET
ELENAS PHRASE
LAN
ETHERNET
ELENAS PASTEL
LAN

ETHERNET
LAN
MIMIC BOARD

ETHERNET
LAN
VAX STATION

ETHERNET
ELENAS PREXTAL
LAN

FUNC.
ETHERNET
KEYBOARD
LAN

ETHERNET
L O G GLAN
ER

OPERATOR CONSOLE
H4005

H4005

W.S

W.S

MONITOR

MONITOR
DFMAX

FUNCTION
KEY BOARD

ALPHANUMERIC
KEY BOARD

TRAC
BALL

S P I N D L E 022
SCP .. .. ..
SENEN SLASA RABU JUMAT MINGU KAMIS

O22

ANGKE
IN SCANNING
RC

200A

100A

50A

50A

150A

100A

TS

TM

160A
MP22
IN SCANNING
RC TS

DUMMY

B152

MK9
B208

MK176

MP22A
IN SCANNING

MK10

RC TS

DUMMY

GH11

IN SCANNING
RC TS

GH 11

DUMMY

RE

CONVENSI WARNA
Devices
Telemeasurement/Pengukuran
Alarm pada devices
Alaram Threshold Overshoots
Point yang dipilih (Selected Points)
Zone sistem untuk gambar substation
Zone dialog untuk informasi
Zone dialog untuk acquisisi
Zone pilihan
Zone kesalahan (Error zone)
Non monitored points
Cut-off values
Measures supervised
Measures prioritary
Threshold : Physical high
Operator Low
Physical Low
Operator High
Single line diagram 150 KV
Single line diagram 70 KV
Single line diagram 20 KV
Single line diagram 12 KV
Nama-nama substation
Nama-nama penyulang
Nama-nama spindle

BUS BAR COLOUR


HIJAU
MERAH
MERAH
BIRU
MERAH
PUTIH dengan latar belaka
PUTIH dengan latar belaka
PUTIH dengan latar belakang HIJAU
PUTIH dengan latar belaka
ORANGE
PUTIH
KUNING (FRAME)
ORANGE (FRAME)
MERAH
KUNING
COKLAT
ORANGE
VIOLET
DARK GREEN
KUNING
ORANGE
CYAN (RTU In Service)
PINK (RTU Out Service)
PINK
CYAN

FEEDER
Deactivation for BAYS
Normal=Nothing
Deact. =DEAC

Feeder Name

BUAYA
DEAC

Indicator for Telemeasurement


Normal
=Nothing
Manual
=M
Glob. deac. =G
Deactivated
=D

Bus Isolator (BI)

D
0.A
CB_OUTGOING STATUS
Normal
= Nothing
Manual
=M

Telemeasurement (Amperes)

CB_OUTGOING
CB_OUTGOING PROTECTION
Normal
= Nothing
Default
= This symbol
DS / CDS
Detector (DHFD)
Normal
= Nothing
Default
= This symbol
Detector (SHFD)
Normal
= Nothing
Default
= This symbol

K3D
..

CB_OUTGOING TAG STATUS


Untagged =Nothing
Auto. tag =A
Warn. tag =W
Hold tag
=H

Nama DS / CDS

General Alaram
Normal
= Nothing
Fault
= red text appear

LBS

Poke point untuk manggil gambar


spindle statik
Nama dan operasional status RTU untuk MP
Cyan : In Service
Pink : Out Of Service

MP25

...
...
OUT OF SCAN

Status Deactivation dari SSTA


Normal : . . .
Deact. : Red text
Status Scanning RTU
Hijau : In Scanning
Merah : Out Of Scanning

RC TS DUMMY CB
DUMMY CB

Tele Signalling Function


Remote Control Function
Status Inhibit dari SSTA
Normal : . . .
Inhibit. : Red text

Hijau : Normal
Merah : Fault

Poke point untuk manggil gambar GI


Nama dan operasional status RTU untuk GI
Status Inhibit dari SSTA
Cyan : In Service
Normal : . . .
Pink : Out Of Service
Inhibit. : Red text

PULOMAS
...
...
OUT OF SCAN

ACF RTUF
R1F R2F

RC

TS

TM

Status Deactivation dari SSTA


Normal : . . .
Deact. : Red text
Status Scanning RTU
Hijau : In Scanning
Merah : Out Of Scanning

LO

Indikasi untuk fungsi-fung


General Alarm
Normal =Nothing
Fault =Red text

Local / Remote RTU


Tele Measurement Functio
Tele Signalling Function
Remote Control Function
Hijau : Normal
Merah : Fault

Status Scanning RTU


Hijau : In Scanning
Merah : Out Of Scanning

OUT OF SCAN
RC

TS

TM

LO
Indikasi untuk fungsi-fungsi :
Local / Remote RTU
Tele Measurement Function
Tele Signalling Function
Remote Control Function
Hijau : Normal
Merah : Fault

PENJELASAN MENGENAI DISPLAY GI


(Contoh : GI. PULOMAS)

DUMMY CB

GENERAL ALARM
...
Normal
Fault
Indikasi ACF, DCF, R1, R
dengan warna merah

... ...
... ...

Simbol DUMMY CB
Nama GI dan Status RTU
Cyan : In Service
Pink : Out Of Service

PULOMAS
SCP

..

02

..

..

Indikator Scratch Pad


...
: Nothing
Red
: Present

20 KV
...

...

Indikasi untuk Active/Deactiv


...
: Active
DEAC : Deactived
Indikasi untuk Inhibition
...
: Normal
INHIB. : Inhibit

CIRCUIT BREAKER
Status Tagging dari Outgoing
Untagged
--- Nothing
Automatic Tag --- A
Warning Tag
--- W
Hold Tag
--- H

Bus Isolator (B I)
CB_OUTGOING Status
Normal Nothing
Manual M

CB_outgoing Device

Protection
Normal Default -

Nothing
red symbole

D
0.00 A
BADAI
DEAC
SP027

Indikator untuk Pengukuran (TM)


Normal
--- Nothing
Manual
--- M
Glob. Deac.
--- G
Deactivated
--- D

Data Pengukuran
Nama Penyulang
Pink
Normal
Abu-abu Inhibited

BAY Deactivation Indicator


Normal Nothing
Nama Spindle dan Poke Point
Deact.
DEAC
untuk memanggil dynamic spindle

TRANSFORMER
CB_HIGH_VOLTAGE
...
...
...

TRANSFO 3
150 - 20 KV
60 MVA

Protection
Normal --Fault
---

Nothing
Merah

CB_INCOMING 20
KV
Bus Isolator (B I)

Reserved for alarm


TRANSFORMER
Indicator untuk TM (KVolts)
Normal
= Nothing
Manual
=M
Glob. deac.
=G
Deactivated
=D

D
Telemeasurement (Ampere
36.A
Indicator untuk TM (KVolts)
D
= Nothing
16.0_KVNormal
Manual
Glob. deac.
Deactivated

=M
=G
=D

Telemeasurement (Kili Volt)

WARNA UNTUK ALARM LIST


CHANGE STATE
HIJAU
THRESHOLD OVERSHOOT
MERAH
INVALID DATA

Perubahan status dari switching devices dan functional state

SYSTEM ALARM:

Semua alarm yang berisi status dari komputer dan peripheral,


RTU dan telekomunikasi
MERAH
KUNING
Alarm dari substation
MERAH
Not Used
Daftar alarm dari semua devices dalam status Off Normal PINK
Berisi pesan-pesan alarm dari semua kejadian / action
PUTIH
default

- Alarm dari RTU


- Alarm yang bukan dari RTU
SUPERVISION POINT :
- Severe alarms
- Non Severe Alarm
OFF NORMAL
GENERAL ALARM & EVENT
- Semua action operator
- Alarm-alarm lain

Nilai overshoot dari pengukuran


Pesan Invalid dari semua devices dan pengukuran

MERAH

ISTILAH-ISTILAH
ACKNOWLEDGEMENT

Ini adalah suatu action operator yang memberitahu k


sistem bahwa operator telah membaca pesan terseb
cara umum, action ini akan menghentikan bunyi bel

ALPHANUMERIC IMAGE

Ini adalah suatu gambar substation yang mungkin te


lebih dari satu halaman;

ARCHIVATION

Ini adalah suatu submenu yang berfungsi untuk men


file-file historic ke dalam suatu magnetic tape.

BAR CHART

Grafik dalam bentuk garis yang menampilkan data-d


hasil pengukuran dari satu atau beberapa penyulang

CHANGE STATE LIST

Suatu daftar kronologis yang berisi informa


perubahan status yang terjadi pada switching device
tional state.

CUT-OFF VALUE

Adalah nilai terakhir yang diterima oleh sistem sebe


penyulang (CB) terbuka.

DEACTIVATION

Adalah suatu aksi dari operator yang bertujuan untu


tikan proses scanning/pembacaan terhadap suatu je

DEACTIVATED POINTS LIST

Adalah suatu daftar kronologis yang berisi semua po


CB, dll) yang di deactivated.

ISTILAH-ISTILAH
DELETION

Adalah suatu action dari operator yang bert


beri tahu sistem bahwa operator telah membaca sua
alarm yang menunjukkan status normal.

FUNCTIONAL STATES

Adalah suatu class yang dipergunakan untuk memon


acquisisi dari control switch.

GENERAL ALARM and EVENT LIST


( GAEL )

Adalah suatu submenu daftar kronologis yang memu


pesan alarm dari semua kejadian.

HOLD TAG

Fasilitas bagi operator untuk memberi warning (peri


ngan tujuan untuk mencegah action remote control.

HYSTERESIS

Adalah zone yang mendekati suatu limit/batas di ma


value/nilai dapat berubah tanpa deteksi dari thresh
shoot.

INHIBITION

Adalah suatu fasilitas bagi operator untuk menceg


alarm yang datang ke pusat kontrol tidak ditampilka

INVALID DATA LIST

Adalah suatu daftar kronologis yang memu


State dari semua device dan TM.

INHIBITED POINTS LIST

Adalah suatu daftar kronologis yang memuat datasemua penyulang dan substation yang di Inhibited

ISTILAH-ISTILAH
LTU

Singkatan dari Local Terminal Unit ; yaitu suatu h


yang dilengkapi dengan sistem microprocessor. Fung
dari LTU ini adalah untuk memanage Mimic Board.

MASTER CLOCK

Adalah suatu EQUIPMENT yang dipergunakan untuk


waktu dan referensi waktu oleh sistem komputer.

MEASUREMENTS

Adalah suatu class dari Elenas SCADA yang dipergu


tuk nilai analog dari pengukuran.

NORMAL STATE

Adalah status dari suatu switching devices yang dite


operator dari komputer sesuai dengan kondisi seben

OVERSHOOT

(Istilah yang dipergunakan di dalam THRESHOLD). A


at dimana suatu nilai analog melebihi batas yang tel
kan. Kondisi ini akan menimbulkan bunyi alarm.

PANNING

Adalah suatu fasilitas bagi operator untuk m


bar ke atas, kebawah, kekiri dan kekanan di dalam w

POINT

Suatu point adalah suatu elemen data dari jaringan y


naged oleh pusat kontrol.

POLLING

Suatu fungsi yang bertugas untuk menanyakan kepa


mengenai status terakhir dari semua peralatan yang

ISTILAH-ISTILAH
POKE POINT

Adalah satu atau beberapa point di dalam suatu gam


berfungsi untuk memanggil gambar yang lain sesua
yang telah didefinisikan oleh programmer.

PRIORITARY VALUE

Adalah suatu nilai analog dengan waktu sca


dibanding waktu scanning yang normal.

ROS

Singkatan dari Recording of Operations and Signalli


suatu file yang dipergunakan untuk mencatat semua

SCRATCH PAD

Adalah statu image (1 hal per gambar) yang dapat d


kan oleh operator untuk membuat berbagai macam c

SCROLLING

Suatu fasilitas yang dipergunakan untuk menggerak


dan kebawah data-data yang terdapat di dalam su
alarm.

SQUEEZING

Adalah fasilitas yang memungkinkan bagi operator u


hapus pesan-pesan alarm yang tidak berguna (warna

SUBSTATION ALARM LIST

Adalah suatu daftar kronologis yang berisi semua a


terkait dengan substation.

SUPERVISED VALUE LIST

Adalah daftar nilai hasil pengukuran dari penyulangtertentu (sesuai dengan kehendak operator).

SUPERVISION POINTS ALARMS


ALARM
TEAFT

DESKRIPSI/MAKSUD

SOLUSI

Temperature alarm di RTU fault

Pada gardu harus dipasang alat p


dingin ruangan (mis. kip

TEWFT

Temperatur warning di RTU fault

RTUF

E.P.C Fault karena temperatur

DHFD

KPFD

Homopolar Detector Fault for DS/CDS


Maintenance has to check and to
Homopolar Detector Fault for SS
ve the problem located
cells.
Detector Fault For Key Point (KP)

IPT

Incoming Feeder Protection Trip

OPT

Outgoing Feeder Protection Trip

SHFD

TEA

Maintenance has to che


ve the problem located in substa
Transformer Protection Trip (External)
Relay Board.

TIA

Transformer Protection Trip (Internal)

TRA

Transformer Protection Trip

VTF

Voltage Transformer Fault

SUPERVISION POINTS ALARMS


ALARM

DESKRIPSI/MAKSUD

ACF

No AC supply

DCF

No 110V D.C. Supply

DCI

Incident 48V D.C

R1F

Rectifier Fault 110V D.C

R2F

Recrifier Fault 48V D.C

SF

Power Supply Fault

INIT

Initialisation of RTU

RCPFT

Remote Control Polarity Faulty

RC FT

Remote Control Function Faulty

TM FT

Telemeasurement Function Faulty

TSCFT

Telesignalisation Card Faulty

TS FT

Telesignalisation Function Faulty

SOLUSI

Maintenance has to check and to


ve the problem located in the sub
tion General Auxiliary Hardware

Maintenance has to che


ve the problem located in the RT

FORMAT FRAME PROTOCOL HNZ66S11/15


CC
1. Polling

DLE
STX
RTU Address
NR

2. TC/TS

NS

1 1
1

RTU

DLE
STX
RTU Address
NR

NS

DLE

DLE

ETX

ETX

CRC 16

CRC 16

DLE
STX
RTU Address
NR

CC

RTU

1 1

0
NS
Function Code

DLE
STX
RTU Address
NR

1 1
1

1 1

0
NS
First Function Code

DLE

DLE

ETX

ETX

CRC 16

CRC 16
DLE = Data Link Escape
STX = Start of TeXt
ETX = End of TeXt

Posisi Repeater & Base Station HB

Laut Jawa

UP. Sepatan
UP. Teluk Naga
UP. Marunda
Repeater

UP. Kapuk

Repeater

UP. Kresek

UPJ Tangerang

Ch 7

UPJ Gambir

Repeater

UP. Cengkareng
UP. Bandengan
UP. Gn. Sahari

UP. Sunter

Repeater

Repeater

UP. Pd. ungu

UP. CP. Putih


UP. Cikokol

Ch 3

UP. Kl.Deres

Ch 6

UP. Kb. Jeruk

Repeater

SERANG

UP. Rawamangun

UP. Grogol

UP. Menteng
Ch 4

Repeater

UP. Cikupa

UP. Bulungan

UP. Cisoka

UP. Cileduk

Repeater

UP. Pd. Kopi

Repeater

Repeater

UP. Kp. Melayu

Ch 1
Ch 5UP. Mampang
UPJ Kramat Jati
Repeater

UP. Tiga Raksa

Ch 8

Repeater

BEKASI

UP. Kalimalang

Ch 11
Repeater

Repeater

Repeater

UPJ Kebayoran
UP. Serpong
UP. Ciputat
Repeater

UP. Ps.Minggu
UP. Condet
UP. Pondok Gede

UP. Lenteng Agung


UP. Cinere
UP. Pamulang
UP. Ciracas

BOGOR

DEPOK
Repeater

Repeater

PT. PLN (PERSERO)

ikhsan/peta blank spo

DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG


UNIT PENGATUR DISTRIBUSI

Repeater Existing
Repeater Future
Base Station HB & LB
Blank Spot Area

Bulungan
KB. Jeruk
Cinere
Cileduk
Ciputat
Pamulang

Struktur Kerja Telekomunikasi


Operasional
PLN Disjaya & Tangerang (Status Feb.
2001)
Ch
4,6,7

UPJ Gambir

Cisoka
Kresek
Tiga Raksa

Gn. Sahari

Ch
4,6,7

Marunda

UPD BaratUPD Timur

Pd Ungu

PPG

Ch 1,11
Condet

UPJ Kramat
Jati

UPJ Tangerang

Sepatan

Teluk Naga

Bandengan

UPD Jakarta

Serpong

Cikupa

Grogol

Sunter

Bintaro

Cengkareng

CP. Putih

Kapuk

UPJ Kebayoran

Mampang

Cikokol

Ch 3,7

Menteng

Pd. Gede
Ciracas
Lt. Agung

Ch
5
GI Group IGI Group IIGI Group III
GI Group IV
GI Group V

Ps. Minggu
Kp. Melayu
Rw. Mangun
Pd. Kopii
Kalimalang

Kalideres

Ch Low Band

Ch Low Band

Ikhsan/telkom konf. Operai

COMMUNICATION SYSTEM OF
PLN DISTIRBUSI JAYA DAN TANGERANG
7 bh

1 bh

12 bh

2 bh

CABANG
KRAMAT JATI

2 bh

CABANG GAMBIR

4 bh

6 bh

1 bh
C1

C7

3 bh

3 bh

6 bh

1 bh

CABANG
TANGERANG

UPD

C6

C2

2 bh
6 bh
3 bh

2 bh

C3

C5
C4

CABANG
KOTA
2 bh

CABANG KEBAYORAN
2 bh

1 bh
5 bh

5 bh
1 bh CABANG
TANJUNG PRIOK

2 bh

5 bh
CABANG JATINEGARA
DESCRIPTION

TROUBLE MOBILE
MEDIUM VOLTAGE 20 unit

TROUBLE MOBILE
LOW VOLTAGE 42 unit
TRAFO MOBILE 4 unit

GENSET MOBILE
7 unit

DETECTION MOBILE
11 unit

FLOW OF TROUBLE CALL SYSTEM

PADAM ! ! !

PADAM !

CUSTOMER
Telp. 123

Menerima
Telephone
Memberi informasi
Mencatat sebagai
gangguan
Mendispat ggn. ke
cbg.
Monitor status ggn.
Memberi informasi
ggn.
yg. selesai ke
customer

TELEPHONIST

Screen :
Alamat terganggu
Nama Pelapor
No. Telp
Tetangga padam
Waktu padam

SUPERVISOR
DISPATCH

Info Display :
No. Laporan
Alamat
No. Telp
Daya
Customer penting
Status Penanganan ggn.
Lokasi cabang

Pengatur TR Pengatur TR Pengatur TRPengatur TRPengatur TRPengatur TRPengatur TR

PetugasLap.
Lap.
PetugasLap.
Lap.
Petugas
Petugas
Petugas Lap.
Petugas Lap.

Info Display :
Induk monitor
Telp,Disp,cbg
Realisasi vs
target

PetugasLap.
Lap. Petugas
PetugasLap.
Lap.
Petugas
Petugas Lap. Petugas Lap.

PetugasLap.
Lap.
Petugas
Petugas Lap.

PetugasLap.
Lap. Petugas
PetugasLap.
Lap.
Petugas
Petugas Lap.
Petugas Lap.

Info Display :
No & Nama
Pe.lapor
Alamat/Telp
Customer
penting
Daya & Target
Status ggn.

SCADA ON THE FUTURE


Distribution Automation
1. Load Management
2. Distribution System Analysis
3. Training & Simulator
4. Automatic Meter Reading
5. Trouble Call System
6. Feeder Automation
7. AM/FM