Anda di halaman 1dari 36

PERANGKAP

RESERVOIR
Kelompok 5 :
A.Aguslimi Shafira Putri. AP
Tri Nurhidayah
Fauziah Nuraini
Fitriani
Atika Kurniati
Satia R. Usman
Aryani Agustiawati
Wa Ode Aulia Kahar
Akmal
Johanes Gedo Sea
Asraf
A. Noor Magfirah

OUTLINE MATERI

Perangkap dalam keadaan hidrostatik


Perangkap struktur
Perangkap stratigrafi
Perangkap kombinasi
Perangkap ketidakselarasan dan sekunder
Klasifikasi perangkap slitter
Perangkap dalam keadaaan hidrodinamik

PENDAHULUAN

Perangkap reservoir merupakan hal yang sangat penting dalam penentuan


terdapatnya minyak dan gas bumi.

Perangkap reservoir adalah suatu lapisan kedap air (impermeable) yang


membatasi gerakan migas, dimana migas yang masuk ke lapisan tersebut
tidak dapat keluar sehingga terperangkap / terjebak di sana.

TEORI AKUMULASI GUSSOW

Dalam keadaan hidrostatik, akumulasi dapat


diterangkan oleh teori Gussow (1951). Gumpalan
atas tetes-tetes minyak dan gas akan bergerak
sepanjang bagian atas lapisan penyalur keatas,
terutama disebabkan pelampungan (buoyancy).
Begitu sampai di sustu perangkap (dalam hal ini
perangkap struktur), minyak dan gas akan
menambah kolom gas dan mendesak minyak
kebawah yang juga bertambah tinggi kolomnya
dan gilirannya mendesak air ke bawah.

FASA-FASA DALAM KEADAAN


HIDROSTATIK
Stadium I : Gas, minyak dan air diatas titik limpah, minyak
dan gas kedua-duanya terus menerus terjebak sedangkan air
disingkirkan. Stadium ini berhenti jika antara muka minyak-air
mencapai titik limpah.
Stadium 2 : Stadium penyebaran selektif dan pengasiran gas.
Gas terus dijebak, selagi minyak melimpah keatas kemiringan.
Stadium ini berakhir jika antara muka minyak-gas mencapai
titk limpah dan berhimpitan dengan antar muka minyak.
Stadium 3 : Stadium Akhir. Perangkap diisi oleh gas. Gas
melimpah ketas selagi lebih banyak gas yang masuk
perangkap. Minyak melewati perangkap dan meneruskan
perjalannya ke atas kemiringan.

JENIS-JENIS PERANGKAP MINYAK


DAN GAS

Ada beberapa perangkap Reservoir


yang ada , yaitu:
1. Perangkap Stratigraf
2. Perangkap Struktural
3. Perangkap Kombinasi
4. Perangkap Hidrodinamik

PERANGKAP STRATIGRAFI

Jenis perangkap stratigrafi dipengaruhi oleh variasi perlapisan secara


vertikal dan lateral, perubahan facies batuan dan ketidakselarasan dan
variasi lateral dalam litologi pada suatu lapisan reservoar dalam
perpindahan minyak bumi.
Prinsip dalam perangkap stratigrafi adalah minyak dan gas bumi
terperangkap dalam perjalanan ke atas kemudian terhalang dari segala
arah terutama dari bagian atas dan pinggir, hal ini dikarenakan batuan
reservoar telah menghilang atau berubah fasies menjadi batu lain
sehingga merupakan penghalang permeabilitas (Koesoemadinata, 1980,
dengan modifikasinya).
Dan jebakan stratigrafi tidak berasosiasi dengan ketidakselarasan seperti
Channels, Barrier Bar, dan Reef, namun berasosiasi dengan
ketidakselarasan seperti Onlap Pinchouts, dan Truncations.

Perangkap Stratigrafi
Sekunder: Ketidakselarasan
Bersudut
Ketidakselarasan bersudut dapat
membentuk perangkap minyak bumi
dan gas alam yang besar saat suatu
batuan reservoir mengalami
terminasi di bawah suatu
ketidakselarasan bersudut dan
dilapisi oleh batuan tudung.

Perangkap Stratigraf Primer


Batugamping terumbu, batupasir river channel dan incised
valley fills, dan updip pitchout merupakan jenis-jenis
perangkap stratigrafi primer.
Batugamping terumbu, disusun oleh material karbonat yang
bersifat resistan, mengalami kompaksi dengan intensitas
lebih rendah. Karena kompaksi dengan intensitas lebih besar
terjadi pada bagian sedimen yang lebih tebal di sayap-sayap
dari batugamping terumbu, antiklin yang luas terbentuk pada
sedimen di atas batugamping terumbu. Batuan reservoir yang
terkandung dalam batuan sedimen yang melapisi
batugamping terumbu ini dapat memperangkap hidrokarbon.

Unsur utama sebagai syarat


terbentuknya perangkap stratigraf
yaitu:
Adanya perubahan sifat litologi dengan beberapa sifat reservoir karena
proses pembajian, penyepihan atau persentuhan dengan bidang erosi
sehingga dapat berfungsi sebagai penghalang permeabilitas.
Adanya lapisan penutup atau penyekat yang menghimpit lapisan
reservoir kearah atas dan pinggir.
Kedudukan struktur lapisan reservoir yang sedemikaian rupa sehingga
dapat menjebak minyak yang naik.

MACAM-MACAM PERANGKAP STRATIGRAFI


1. Traps related to unconformities
Pada tipe ini hidrokarbon dapat terperangkap dibawah
suatu unconformity oleh adanya truncation. Atau berada
diatas lapisan unconformity ketika lapisan yang berporous
berada pada posisi jungkir balik dengan lapisan
unconformity.
2. Diagenetic traps
Perangkap ini biasanya terjadi pada reservoir dari batuan
karbonat yang disebabkan oleh cementation, dissolution
and dolomitization yang berkembang kearah lateral.
3. Sedimentological traps
Tipe ini terbentuk karena proses deposisional yang
menghasilkan suatu lapisan berporous teriolasi oleh
lapiasan yang bersifat impermeable.Contoh Point bar
yang dikelilingi oleh plain clays dalam fluvial system
danBatu karang di lagoonal dan marine shales

PERANGKAP STRUKTURAL

Jebakan tipe struktural ini banyak dipengaruhi oleh


kejadian deformasi perlapisan dengan terbentuknya
struktur lipatan dan patahan yang merupakan
respon dari kejadian tektonik dan merupakan
perangkap yang paling asli dan perangkap yang
paling penting, pada bagian ini berbagai unsur
perangkap yang membentuk lapisan penyekat dan
lapisan reservoar sehingga dapat menangkap
minyak, disebabkan oleh gejala tektonik atau
struktur seperti pelipatan dan patahan
(Koesoemadinata, 1980, dengan modifkasinya).

JEBAKAN PATAHAN
Jebakan patahan merupakan patahan yang terhenti pada
lapisan batuan. Jebakan ini terjadi bersama dalam sebuah
formasi dalam bagian patahan yang bergerak, kemudian
gerakan pada formasi ini berhenti dan pada saat yang
bersamaan minyak bumi mengalami migrasi dan terjebak
pada daerah patahan tersebut, lalu sering kali pada formasi
yang impermeabel yang pada satu sisinya berhadapan dengan
pergerakan patahan yang bersifat sarang dan formasi yang
permeabel pada sisi yang lain. Kemudian, minyak bumi
bermigrasi pada formasi yang sarang dan permeabel. Minyak
dan gas disini sudah terperangkap karena lapisan tidak dapat
ditembus pada daerah jebakan patahan ini.

JEBAKAN ANTIKLIN
jebakan antiklin, jebakan yang antiklinnya
melipat ke atas pada lapisan batuan, yang
memiliki bentuk menyerupai kubah pada
bangunan. Minyak dan gas bumi bermigrasi
pada lipatan yang sarang dan pada lapisan
yang permeabel, serta naik pada puncak
lipatan. Disini, minyak dan gas sudah
terjebak karena lapisan yang diatasnya
merupakan batuan impermeabel.

Jebakan Struktural lainnya


Contoh dari perangkap struktur yang lain adalah
Tilted fault blocks in an extensional regime,
marupakan jebakan yang bearasal dari Seal yang
berada diatas Mudstone dan memotong patahan
yang sejajar Mudstone. Kemudian, Rollover
anticline on thrust, adalah jebakan yang minyak
bumi berada pada Hanging Wall dan Footwall.
Lalu, Seal yang posisinya lateral pada diapir dan
menutup rapat jebakan yang berada diatasnya.

PERANGKAP KUBAH GARAM


Perangkap kubah garam, merupakan salah satu perangkap
yang penting untuk akumulasi minyak bumi. Lapisan garam
yang terdapat pada kedalaman tertentu, karena sifat garam
yang plastis sering menusuk ke dalam batuan sedimen yang
berada di atasnya dan membentuk semacam suatu tiang atau
suatu pilar, dan menyundul batuan sedimen yang ada
diatasnya, sehingga membentuk suatu kubah. Lapisan
tertusuk biasanya ikut terangkat dan seolah-olah membaji
terhadap kolom garam ini dan sering merupakan jebakan
minyak yang baik, sulit untuk disebut sebagai perangkap
patahan, tetapi sangat khas sebagai perangkap kubah garam.

PERANGKAP KOMBINASI

Kemudian perangkap yang selanjutnya adalah


perangkap kombinasi antara struktural dan stratigrafi.
Dimana pada perangkap jenis ini merupakan faktor
bersama dalam membatasi bergeraknya atau menjebak
minyak bumi. Dan, pada jenis perangkap ini, terdapat
leboh dari satu jenis perangkap yang membenuk
reservoar. Sebagai contohnya antiklin patahan,
terbentuk ketika patahan memotong tegak lurus pada
antiklin. Dan, pada perangkap ini kedua perangkapnya
tidak saling mengendalikan perangkap itu sendiri.

Perangkap kombinasi diantaranya adalah :


Kombinasi lipatan pembajian
Perangkap kombinasi lipatan pembajian dapat terjadi
karena di salah satu pihak batu pasir menyebar ke arah
yang luas dan di lain pihak tudung antiklin menutup
arah lainnya, tetapi dengan adanya lipatan maka
penyebaran daripada akumulasi akan terkonsentrasi
dalam bagian tertinggi dari perangkap tersebut.
Kombinasi lipatan patahan
Perangkap kombinasi lipatan patahan dapat terjadi
karena suatu kemiringan wilayah yang disebabkan oleh
adanya pelipatan yang membatasi gerak hidrokarbon ke
suatu arah dan di arah lain dibatasi oleh patahan.

PERANGKAP HIDRODINAMIK

Kemudian perangkap yang terakhir adalah perangkap


hidrodinamik. Perangkap ini sangat jarang karena
dipengaruhi oleh pergerakan air. Pergerakan air ini yang
mampu merubah ukuran pada akumulasi minyak bumi
atau dimana jebakan minyak bumi yang pada lokasi
tersebut dapat menyebabkan perpindahan. Kemudian
perangkap ini digambarkan pergerakan air yang biasanya
dari iar hujan, masuk kedalam reservoar formasi, dan
minyak bumi bermigrasi ke reservoar dan bertemu untuk
migrasi ke atas menuju permukaan melalui permukaan air.
Kemudian tergantung pada keseimbangan berat jenis
minyak, dan dapat menemukan sendiri, dan tidak dapat
bergerak ke reservoar permukaan karena tidak ada
jebakan minyak yang konvensional.

TEORI AKUMULASI KING


HUBBERT (1953)

King Hubbert (1953) meninjau prinsip akumulasi minyak


bumi dari segi kedudukan energi potensial, dan erat
hubungannya dengan perangkap hidrodinamik. Dalam hal
ini minyak bumi, baik dalam bentuk tetes tetes
maupun fasa yang menerus yang berada dalam
lingkungan air, akan akan selalu mencari batuan reservoir
yang terisolir dan secara local mempunyai potensial
terendah. Medan potensial dalam suatu reservoir yang
terisi air merupakan resultan dari dua gaya, yaitu (1)
gaya pelampungan (buoyancy), dan (2) gaya yang
disebabkan gradient hidrodinamik.

minyak dan gas bumi akan berakumulasi jika bidang


ekipotensial yang tegak lurus terhadap garis gaya resultan
gaya tadi menutup seluruhnya dari bawah suatu daerah
potensial rendah lokasi yang terisolir, misalnya suatu
antiklin, suatu pelengkungan ataupun struktur lainnya
dimana lapisan reservoir dan lapisan penyekat diatas
konkav kearah bawah.
Dengan konsepsi diatas, maka suatu akumulasi dapat
terjadi serta hilang atau terusir, dengan terdapatnya suatu
gradient hidrodinamik yang pada setiap saat geologi arah
serta besarnya ( vektornya dapat berubah ). Dalam
keadaan itu maka paling tidak posisi batas air minyak
atau air gas itu miring. Akumulasi minyak dan gas
bumi merupakan suatu keseimbangan yang dinamis.

Terima Kasih