Anda di halaman 1dari 22

Sejarah Kartografi

Dunia dan
Indonesia

Disusun oleh
Azra Qothrunnada Hazairin (1406558645)
Deddy Caesar (1406571703)
Ilham Awaldy (1406602665)
Muhammad Rifqi (1406558866)
Sabilla Astaniajanti (1406602406)

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Awal

Kartografi adalah pembelajaran dan praktik dalam


membuat peta. Perkembangan kartografi sendiri
telah mengalami banyak proses hingga
menghasilkan sebuah peta yang saat ini dapat
Anda nikmati.
Peta tertua di dunia saat ini masih menjadi
perdebatan, sebab tidak ada yang dapat
menjelaskan definisi peta secara jelas. Ada banyak
artefak kuno yang dianggap sebagai peta, seperti
lukisan tembok yang menggambarkan kota kuno
bangsa Anatolia pada 7000 SM.
Sabilla Astaniajanti

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Awal

Peta dunia pertama kali dibuat oleh


Bangsa Babilonia sekitar 500 SM,
berbentuk tablet dari bahan tanah
liat

Sabilla Astaniajanti

http://www.britishmuseum.org/e
xplore/highlights/highlight_objec
ts/me/m/map_of_the_world.aspx

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Awal

Perkembangan Peta sendiri saat ini sudah sangat pesat saat dibawa
oleh seorang fotografer asal Arab bernama Muhammad Al-Idrisi. Dia
membuat atlas jaman pertengahan dengan nama Tabula Rogeriana
pada tahun 1154 dengan menggabungkan pengetahuan Afrika,
lautan India, dan Asia yang didapat dari informasi pedagang Arab.
Saat itu, hasil karya Al-Idrisi menjadi peta dunia paling akurat
hingga 3 abad berikutnya. Bangsa Arab Islam kemudian memimpin
dalam dunia Geografi dan Kartografi pada abad pertengahan.
Tidak hanya itu, Al-Idrisi juga membuat peta dunia dengan
teknologi dan informasi yang didapatnya. Dalam peta tersebut
terdapat 7 benua lengkap dengan sungai, gunung, dataran, rute
perjalanan, hingga catatan ketinggian.

Muhammad Rifqi

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Awal

Pemetaan di Yunani dan Roma


mencapai kejayaannya oleh Ptolemy
(85-165 SM). Ia menciptakan sebuah
peta dengan garis lintang dan bujur,
serta menulis karya besar berjudul
Geographyke Hyphyghesis (Guide to
Geography)
Sabilla Astaniajanti

Peta Ptolemy

Muhammad Rifqi

http://www.mlahanas
.de/Greeks/PtolemyM
ap.htm

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Pertengahan

Peta dunia, khususnya peta-peta


daerah Eropa, di masa ini didominasi
oleh pengaruh dan cara pandang
agama
Peta yang berkembang pada masa
ini disebut dengan peta T-O
Peta pada jaman ini tidak
mengkhususkan utara di bagian atas
peta.
Muhammad Rifqi

Pietro Vesconte's World


Maps, 1321, Barat di atas

http://www.henrydavis.com/MAPS/LMwebpages
/228A.html

Deddy Caesar

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Renaissance

Pada abad 15, alat mencetak peta


semakin banyak tersedia. Peta pada
mulanya dicetak menggunakan
papan kayu yang sudah diukir
berupa peta. Percetakan dengan
menggunakan lempeng tembaga
yang diukir muncul pada abad 16
dan tetap menjadi standar
pembuatan peta hingga teknik
fotografis dikembangkanDeddy Caesar

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Renaissance

Kemajuan utama dalam pembuatan peta


mendapat perhatian sepanjang masa
eksplorasi pada abad 15 dan 16. Pembuat
peta mendapat jawaban dari Navigation
Chart yang menyajikan garis pantai, pulau,
sungai, pelabuhan dan simbol-simbol
pelayaran, termasuk garis-garis kompas dan
paduan navigasi lainnya. Peta/peta ini
membutuhkan biaya yang cukup tinggi, dan
hanya dimiliki oleh pemerintah sebagai
dokumen rahasia negara.
Deddy Caesar

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Renaissance

Gerardus Mercator dari Flandes


(Belgia) menjadi ahli pembuat peta
terkenal pada pertengahan abad 16.
Ia mengembangkan proyeksi silindris
yang semakin luas digunakan untuk
Navigation Chart dan Peta Global.
Berdasarkan proyeksi ini ia
menerbitkan sebuah peta pada
tahun 1569
Ilham Awaldy

Ilham Awaldy

Mercator World Map

http://www.socialstudi
esforkids.com/articles/
geography/mercatorpr
ojection.htm

Sejarah Kartografi Dunia


Periode Modern

Peta terus berkembang pada abad 17, 18 dan


19 secara lebih akurat dan nyata dengan
menggunakan metode-metode ilmiah
Pemetaan modern berdasarkan pada kombinasi
penginderaan jauh (Remote Sensing) dan
pengecekan lapangan (Ground Observation).
Geographic Information Systems (GIS) muncul
pada periode 1970 - 1980-an
Paradigma pembuatan peta diatas kertas mulai
tergeser oleh GIS, yang membuat gambaran
peta terlihat semakin nyata
Ilham Awaldy

Sejarah Kartografi Indonesia

Peta Timbanganten pada akhir abad


16 yang dibuat di atas kain
menggunakan tinta.

Azra Qothrunnada
Hazairin

The History of Cartography :


Cartography in Traditional East and
Southeast Asian Societies. Harley, J.B
and Woodward, David. 1994. Page
766

Azra Qothrunnada
Hazairin

Sejarah Kartografi Indonesia


Pada abad ke-16, diterbitkan peta
Jawa yang dikenal sebagaiJava
Insulayang diterbitkan oleh Johannes
Honter dari Kronstad pada 1561.

Azra Qothrunnada
Hazairin

Sejarah Kartografi Indonesia


Pada tahun 1826, terdapat sebuah
peta wilayah Kesultanan Pontianak di
Kalimantan yang digambar dengan
cara pemintalan pada bahan kain
putih dengan menggunakan tinta
indigo yang biasanya digunakan
untuk bahan pencelupan.
Azra Qothrunnada
Hazairin

Sejarah Kartografi Indonesia

Terdapat beberapa ratus toponimi


dengan Bahasa Melayu dengan
menggunakan bahasa Arab

Azra Qothrunnada
Hazairin

Azra Qothrunnada
Hazairin

The History of Cartography :


Cartography in Traditional East and
Southeast Asian Societies. Harley, J.B
and Woodward, David. 1994. Pg. 774

Azra Qothrunnada
Hazairin

The History of Cartography :


Cartography in Traditional East and
Southeast Asian Societies. Harley, J.B
and Woodward, David. 1994. Pg 775

Sumber
http://academic.emporia.edu/aberjame/map/h_ma
p/h_map.htm
Rachmat Kusmiadi, "A Brief History of Cartography
in Indonesia, paper presented at the Seventh
International Conference on the History of
Cartography, Washington D.C., 7-11 August 1977.
Harley, J.B and Woodward, David. 1994. The History
of Cartography : Cartography in Traditional East
and Southeast Asian Societies. London: The
University of Chicago Press.
http://article.wn.com/view/2013/07/09/TekMatis_Sej
arah_perkembangan_Kartografi_peta_dalam_Islam/