Anda di halaman 1dari 10

Chip Sample : percontoh yang diambil dari singkapan batubara

atau pemboran non-inti yang tidak diketahui orientasinya baik


lapisan penutup, floor maupun ketebalan.

Bulk Sample : adalah percontoh yang diambil secara


keseluruhan dari tebal lapisan yang ada tanpa membagi dalam
subbagian

Ply Sample : adalah percontoh yang diambil dari lapisan


batubara berdasarkan perbedaan litotype, lapisan pengotor
atau ketebalan secara sistemtis dari top sampai bottom.

Composite Sample : adalah percontoh yang diambil dari


masing-masing ply sample secara representatif untuk
kemudian dicampur menjadi satu sebelum dianalisis.

Sampling Batubara In situ : percontoh batubara yang diambil dari


singkapan, lapisan batubara yang terbuka mis. pada tambang terbuka
atau dari inti bor dan serbuk. Beberapa tipe sampling in situ antara
lain :
Grab sampling : pemercontohan tanpa memperhatikan orientasi material

yang diambil. Cara ini biasa digunakan untuk mengetahui rank batubara
secara umum melalui pengukuran Reflektansi Vitrinit.

Channel sampling : pemercontohan batubara secara sistematis pada arah

tegak lurus perlapisan. Pada umumnya satu sampel tiap 1 meter atau
tergantung perubahan litotype dengan berat minimal 15 kg. Jika diinginkan
hasil lebih rinci, maka pengambilan contoh dengan sistem channel ply.
Tebal ply biasanya min. 0.1 m dan maks. 1 m dengan berat sampel
minimum 2 kg.

Pillar sampling : cara ini biasanya dilakukan pada tambang bawah tanah.

Pengambilan contoh dengan membuat blok segiempat pada lapisan


batubara.

Core Sampling : metode ini paling banyak dilakukan pada tahap eksplorasi

rinci untuk tujuan pengembangan tambang. Sample diambil melalui


pemboran inti. Pembagian sample dalam bentuk ply sama seperti channel
sampling. Biasanya tiap ketebalan 0.25 m masing-masing pada top dan
bottom dijadikan ply tersendiri untuk mengetahui efek dilusi.

Cutting Sampling: metode


ini kurang akurat namun
berguna untuk mengetahui
karakteristik umum suatu
lapisan batubara. Sampel
ini diperoleh melalui
operasi pemboran non-inti.

Sampling

Batubara non-in situ


biasanya diambil pada stockpile, belt
coveyor, barge, atau truck.
Pengambilan dapat dilakukan baik
secara manual atau mekanik. Tiap
satu kali pengambilan disebut
increment yang dapat diambil baik
secara sistematis atau random.

Anda mungkin juga menyukai