Anda di halaman 1dari 16

Amenore Sekunder

Kiki Rizki Dwiyanti


0908260019
dr. Ahmad Khuwailid Sp.OG

Haid
Haid

pada wanita adalah suatu


perdarahan rahim yang sifatnya
fisiologik (normal), sebagai akibat
perubahan hormonal yaitu estrogen
dan progesteron

Siklus

menstruasi normal pada manusia dapat


dibagi menjadi dua segmen :
siklus ovarium dan siklus uterus

siklus ovarium :
phase follikular dan phase luteal
siklus uterus :
Phase menstruasi, phase proliferasi, phase
sekresi

Definisi Amenore
Amenorea

adalah keadaan tidak


terjadinya menstruasi pada seorang
wanita. Hal tersebut normal terjadi
pada masa pubertas kehamilan dan
menyusui dan setelah menopouse

Amenorea terbagi 2 :
1. Amenorea primer adalah tidak terjadinya
menstruasi pada wanita usia 16 tahun dengan
tanda-tanda seks sekunder atau wanita usia 14
tahun tanpa ditemukan tanda-tanda seks
sekunder.
2. Amenorea sekunder adalah berhentinya haid
setelah menarche atau pernah haid tapi berhenti
berturut-turut selama 3 bulan,dapat pula diartikan
tidak haid selama 6 bulan pada wanita yang
sebelumnya haid teratur atau selama 12 bulan
pada wanita yang haidnya teratur, dan bukan
pada wanita hamil,menyusui,atau menopause

Penyebab Amenore
Sekunder

Kelainan
Kelainan
Kelainan
Kelainan

hipotalamus
hipofisis
ovarium
uterus

I. Kelainan Hipotalamus

Psikhogenik: Defisiensi/disfungsi GnRH


Gangguan Prolaktin Inhibiting Factor
(PIF) :hiperprolaktinemia.
Hipertiroidisme
Konsumsi obat-obatan (bisulfan,
klorambusil, siklofosfamid, fenotiazin,
pil kontrasepsi, hormon terapi)
Gangguan psikis:stress dan Cemas

II. Kelainan hipofisis


Tumor

hipofisis
Adenoma laktotrop: Amenorea
galaktorea atau hiperprolaktinemia
Sindrom Sheehan :tidak efisiennya
fungsi hipofisis
Penyakit cushing sindrom akibat
hipersekresi cortisol

III. Kelainan ovarium


Sindrom

ovarium Polysystic
kegagalan ovarium prematur

IV.Kelainan pada uterus


Asherman`s

syndrome

Gejala
Sakit

kepala
Galaktore (pembentukan air susu pada wanita yang tidak
hamil dan tidak sedang menyusui)
Gangguan penglihatan (pada tumor hipofisa)
Penambahan berat badan yang berarti
Vagina yang kering
Hirsutisme (pertumbuhan rambut yang berlebihan, yang
mengikuti pola pria)

Diagnosa
Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah :

Tes kehamilan

Progestin withdrawal

Biopsi endometrium

Kadar prolaktin

Kadar hormon (misalnya testosteron)

Tes fungsi tiroid

Kadar FSH (follicle stimulating hormone) LH (luteinizing


hormone), TSH (thyroid stimulating hormone)

CT scan kepala

PENATALAKSANAAN
Prinsip

dari penatalaksanaan dari


amenorea sekunder adalah induksi
ovulasi dan mengatasi kelainan yang
menyertai.

Kesimpulan
Gangguan

yang ada bisa terjadi pada


gangguan pada uterus, gangguan pada
ovarium, gangguan pada hipofisis anterior atau
pada gangguan pada sistem syaraf pusat
Amenore sekunder juga bisa disebabkan oleh
penyakit- penyakit tertentu
Penatalaksanaan amenore tergantung pada
penyebab dan keinginan pasien. Tetapi terbaik
diarahkan pada latar belakang penyebab

15