Anda di halaman 1dari 40

JAMINAN MUTU PELAYANAN

RADIOLOGI

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 1250/MENKES/SK/XII/2009
TENTANG
PEDOMAN KENDALI MUTU (QUALITY CONTROL)
PERALATAN RADIODIAGNOSTIK

Tujuan umum:
meningkatkan mutu pelayanan radiodiagnostik
yang diselenggarakan oleh sarana pelayanan
kesehatan diseluruh Indonesia
Tujuan Khusus:
sebagai pedoman bagi sarana pelayanan kesehatan
dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan
radiodiagnostik.
sebagai acuan bagi sarana pelayanan kesehatan
dalam menyelenggarakan kendali mutu peralatan
radiodiagnostik

Peralatan imajing
radiodiagnostik

Keputusan Menteri Kesehatan No: 1014


tahun 1998
Peralatan diagnostik/ intervensi
menggunakan
radiasi pengion :
Alat sinar-x konvensional, Pesawat
Fluoroskopi / C-arm, Mammografi, CT Scan,
Cath Lab/ Angiografi.
Peralatan imajing diagnostik non radiasi
pengion :
USG, MRI

Peralatan dalam sistem


pelayanan imaging
radiodiagnostik
INPUT
Pasien
Peralatan
Prosedur/standar
Kebijakan/aturan
Staff radiologi
Fasilitas & pendukung
Infra stuktur

PROSES
Kinerja staff
Kinerja Peralatan
Pemeriksaan
Beban kerja
Pengembangan unit
kerja

OUTPUT
Diagnosa
Dosis
Radiasi
Downtime
Keuntunga
n
Kepuasan

Kualitas

Mengapa Manajemen Mutu


penting dalam bidang radiologi ?
1. Keyakinan terhadap Pelanggan

2. Pengurangan cacat produk dan


kerja ulang
3. Makin luasnya praktek radiologi
4. Magnitude paparan radiasi
5. Beban biaya dalam
penyelenggaraan pelayanan
radiologi

Makin Luasnya praktek


radiologi

Di Amerika Serikat saja dilakukan sekitar


260 330 juta tindakan radiologi dan
terus tumbuh sekitar 10 % pertahun.
Di Inggris dilakukan sekitar 41,5 juta
tindakan radiologi.
Di Australia dilakukan sekitar 17,3 juta
tindakan radiologi pertahun dengan
pertumbuhan sekitar 5% pertahun.
Indonesia ? peningkatan

Besarnya paparan radiasi

Di Amerika Serikat paparan radiasi yang


berasal dari pencitraan medis sebesar
50 % dari seluruh total paparan radiasi
latar belakang yang diterima seluruh
populasi.
DI inggris memberikan kontribusi sekitar
40% dari total paparan radiasi yang
diterima.

Beban biaya
Di AS menghabiskan sekitar lebih
dari 100 Milyar dollar pertahun
atau 3,5 % dari total pengeluaran
dana kesehatan nasional.
Di Inggris menghabiskan sekitar
lebih dari 2 Milyar dollar
pertahun.

Manajemen mutu
Manajemen

Suatu proses yang melibatkan kegiatan perencanaan,


pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian
yang dilakukan untuk mencapai sasaran perusahaan
melalui pemanfaatan faktor produksi yang
dimiliki(M.Fuad, etal. pengantar Business)
Seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, pengkoordinasian dan pengontrolan
daripada human and natural resource untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan terlebih dulu.
(Prof. Oey Liang Lee, Guru Besar Manajemen UI)

Mutu

sesuatu yang yang dapat disempurnakan dan memiliki nilai yang


bisa ditawarkan kepada konsumen(Masaaki Imai).
Kesesuaian dengan tujuan atau manfaatnya.(J.M.Juran)
Kesesuaian dengan kebutuhan yang meliputi availability, delivery,
reliability, maintainability dan cost effectiveness.(Crosby)
Suatu kondisi dinamis yang berkaitan dengan produk,
pelayanan,orang,proses dan lingkungan yang memenuhi atau
melebihi apa yang diharapkan.(David L.Goetsch dan Stanley
David)
Keseluruhan ciri dan karakteristik produk atau jasa yang
kemampuannya dapat memuaskan kebutuhan, baik yang
dinyatakan secara tegas maupun tersamar.(ISO 8402 & SNI 198402-1991)

Manajemen mutu :

Sebuah kegiatan perencanaan,


pengorganisasian, pengarahan dan
pengendalian yang luas dimana terdapat
didalamnya jaminan terhadap Mutu /Quality
Assurance dan peningkatan kualitas, yang
dilakukan lewat sebuah program untuk
menjalankan dan mengevaluasi sebuah Mutu/
Quality Control dengan menggunakan berbagai
metodologi dan teknik yang dilakukan secara
berkesinambungan..

Manajemen mutu dalam


sistem
KEBIJAKA
N MUTU

MUTU

SISTEM
MUTU

MANAJEME
N GLOBAL

MANAJEMEN
MUTU
ALAT MANAJEMEN MUTU

PERENCANAA
N MUTU

AUDIT
MUTU

JAMINAN
MUTU /QA

AUDIT
KLINIS

PENINGKATA
N MUTU

JAMINAN MUTU/QA DAN KENDALI


MUTU/QC SEBAGAI ALAT DALAM
PROSES MANAJEMEN MUTU
INPUT

PROSES

OUTPUT

Pasien

Proses
Pemeriksaan
Kinerja alat

Diagnosa &
Dosis

QA, QC

MUTU

JAMINAN MUTU/QA
QA Perencanaan dan kegiatan sistematis
sehingga dapat meyakinkan bahwa sebuah
fasilitas imajing radiodiagnostik akan
menghasilkan citra dengan mutu terbaik
secara konsisten dengan paparan yang
serendah mungkin bagi pasien maupun
personel. Kegiatan jaminan mutu melibatkan
teknik-teknik kendali mutu dan prosedur
pengaturan mutu.

Tujuan QA

Citra diagnostik dengan mutu terbaik


Nilai klinis yang adekuat
Radiasi minimal
Keamanan untuk semua pihak yang terlibat
Keefektifan beban biaya
Keefektifan penggunaan dan aplikasi
peralatan dan staf
Peningkatan pelayanan sehingga lebih
baik, lebih banyak dan lebih cepat.

Program Jaminan Mutu/Quality


Assurance Program
QAP Suatu yang terorganisasi yang
di rancang untuk memberikan
jaminan kualitas pada sebuah
fasilitas radiologi diagnostik. Sifat dan
luasnya program ini bervariasi
tergantung ukuran dan jenis dari
fasilitas itu sendiri, pemeriksaan yang
dapat dilakukan , dan faktor-faktor lain.

Peralatan imajing radiologi seharusnya


menghasilkan citra yang memenuhi kebutuhan
dokter spesialis radiologi atau interpreter lainnya
tanpa menimbulkan paparan radiasi yang tidak
perlu ke pasien.
Program jaminan mutu berperan penting atas
terciptanya mutu citra diagnostik yang konsisten
melalui upaya pengurangan perbedaan performa/
unjuk kerja pada peralatan imajing.
Aspek-aspek jaminan mutu sebuah program
jaminan mutu, tidak sepenuhnya berkaitan
langsung pada isi informasi

Kerangka kerja program QA


Kebutuhan Pencitraan
Spesifikasi Peralatan
Perbaikan dan
Perawatan

Pemasangan
Uji pemasangan

E
A
L

Toleransi

Uji-uji rutin

Pasien
Mutu citra

U
A

Operator
Dosis

Manajemen Klinis

S
I

ProgramJaminan mutu yang


bersifat menyeluruh seharusnya
mempunyai :
sebuah komite Jaminan mutu
kebijakan-kebijakan dan manual
prosedur

Sebuah tim Jaminan mutu


Audit mutu
Sumber-sumber lain yang diperlukan

Sebuah program jaminan mutu harus terdiri


dari :

(1) Pertanggung jawaban


(2) Spesifikasi pembelian
(3) Pengawasan dan pemeliharaan
(4) Standar mutu citra
(5) Evaluasi
(6) Pencatatan
(7) Petunjuk penggunaan
(8) Pelatihan
(9) Badan / komite
(10) Peninjauan kembali

Kendali Mutu/Quality
Control
Adalah serangkaian teknik yang
digunakan untuk memantau/ menguji
dan memelihara sebuah sistem
peralatan imajing sehingga berkaitan
langsung dengan peralatan.
Serangkaian uji standar.
Mendeteksi penyimpangan fungsi kinerja
optimal
Dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Program Kendali Mutu


Bagian dari program Jaminan Mutu (QA), menitik

beratkan aktifitas programnya pada teknik-teknik


yang diperlukan bagi pengawasan (monitoring),
perawatan dan pemeliharaan (maintenance)
elemen-elemen teknis dari suatu sistem peralatan
radiografi dan imejing yang mempengaruhi mutu
gambar (Papp, 1998).

Suatu program yang didisain untuk menyakinkan


bahwa seorang dokter spesialis radiologi
(Radiologist) hanya akan dihadapkan pada
pembacaan (interpretasi) gambar yang optimal
Bushong (2001).

Kendali mutu merupakan bagian


menyeluruh dan bagian yang paling
penting dalam aspek jaminan mutu yang
didasarkan atas :

Uji Kelayakan
Menetapkan unjuk kerja dasar/ baseline
performance
Mendiagnosa perubahan-perubahan
performa peralatan.
Verifikasi koreksi penyebab terjadinya
kerusakan

Siapa yang melakukan ?

Seluruh anggota dalam fasilitas tersebut

Kepala Instalasi
Fisikawan Medis : supervisi dan konsultasi
Radiografer yang bertanggung jawab atas
kendali mutu

Harus yang telah dilatih


Mempunyai waktu yang cukup
Melakukan pengukuran setiap hari
Menyimpan catatan kendali mutu

Tanggung jawab

Tanggung jawab kepala instalasi

Fungsi-fungsi kendali mutu

Tanggung jawab pengguna

Peralatan bekerja dalam keadaan

seharusnya
aman
Menghasilkan mutu citra yang optimal

Memulai program kendali mutu


untuk peralatan
Tentukan jenis peralatan yang dibutuhkan
sebelum pembelian
Memilih peralatan dan menyiapkan spesifikasi
sesuai kebutuhan.
Biaya perbaikan selama siklus umur peralatan.
Sesuaikan spesifikasi alat: setelah
pemasangan.
Harus tersedia instruksi penggunaan yang
benar dan teknik-teknik saat terjadi masalah
bagi pengguna.

Tingkatan program kendali


mutu
Tingkat 1 : Noninvasif dan simpel
Program pengujian kinerja alat
(performance)
Bersifat sederhana dan tidak menyangkut
perbaikan
Dapat di kerjakan oleh Radiografer
Cth: Spinning top test > timer accuracy,
Wire mesh test > screen contact

Tingkat 2 : Noninvasif dan komplek

Bersifat lebih komplek tetapi belum


menyangkut perbaikan.
Sebaiknya di kerjakan oleh QCTechnologist (Radiografer
bersertifikasi dlm QC prosedur)
Peralatan uji yang dipakai lebih
canggih seperti: Multifunctional
meters, atau Computerized
Multifunction Unit

Tingkat 3: QCP-Invasive dan


komplek
Bersifat Sangat komplek, sudah menyangkut
perbaikan atau koreksi vital maupun
kalibrasi
Normalnya di kerjakan oleh Tenaga
berkualifikasi ENGINEERS atau FISIKAWAN
MEDIS

Jenis-jenis pengujian
T-1: QCP-Acceptance Testing
Program pengujian kinerja alat Baru sebelum
digunakan atau Setelah perbaikan
T-2: QCP-Routine Performance Evaluation
Program pengujian kinerja alat yang khusus
terhadap alat setelah digunakan selang
kurun waktu tertentu
T-3: QCP-Error Correction tests
Program pengujian kinerja alat yang sedang
mengalami malfungsi atau tidak bekerja
sebagaimana spesifikasinya

Contoh uji kendali mutu


peralatan

Uji kendali mutu pada pesawat sinar x


konvensional
X-Ray Tubes and Collimators , Filtrasi, X-ray Field
Alignment, Bucky Grid Motion and Centering.
lmage Receptor Alignment, X-ray Beam
Perpendicularity, Source-to-Image Distance Indicator
Accuracy, Focal Spot Size.
Visual Checks, Mechanical and Electrical Safety
Checks
X-ray Tube Heat Sensors, Off-focus Radiation, X-ray
Generator, Overload Protection, Peak Generating
Potential (kVp),Exposure Timers dan lain-lain.

Contoh uji kendali mutu pada pesawat


fluoroskopi :

Tabletop exposure rates.


Centering alignment.
Collimation.
kVp accuracy and reproducibility.
mA accuracy and reproducibility.
Exposure time accuracy and reproducibility.
Reproducibility of x-ray output.
Focal spot size consistency.
Half-value layer.
Representative entrance skin exposures.

Contoh uji kendali mutu pada CT


Scan :
Ketepatan/ presisi (noise).
Skala kontras/ contras scale.
Resolusi kontras tinggi dan
rendah / High and low contrast
resolution.
Alignment.
Representative entrance skin
exposures.

Contoh uji kendali mutu pada


USG :

Geometric Accuracy , Phantoms and


Test Objects, Depth Calibration
Accuracy, Horizontal Measurement
Accuracy, Compound Scan
Registration Accuracy, Externally
Referenced System Sensitivity,
Sensitivity and Maximum Depth
Visualization, Image Uniformity,
Spatial Resolution, Image Display
Characteristics dll..

Contoh uji kendali mutu untuk MRI :


Signal-to-Noise Ratio
Spatial Uniformity of the Signal
Geometric Distortion
Slice Geometry
High Contrast
Relaxation Times
Quality Assurance Phantoms for Magnetic
Resonance Imaging

Kesimpulan

Jaminan Mutu
pelayanan

mutu
i
l
a
Kend

Jaminan mutu
peralatan