Anda di halaman 1dari 4

Prinsip Kerja Cos Phi Meter

Oleh:
1.Hendy Kristanto (1310141017)
2.Aditia Rangganata Prajono (1310141018)

Pengukuran Cos phi berdasarkan pada dasar-dasar gerak listrik dapat


dianggap sebagai Pengukuran kumparan silang. Kumparan didalamnya
terdiri dari kumparan arus dan kumparan tegangan, prinsipnya seperti
Wattmeter.

Dalam proses pengukuran Cos phi , prinsip pengukuran bukanlah


dituntut hasil yang persis. Menurut petunjuk-petunjuk dari pembuat
atau yang memproduksi alat ukur, kesalahan yang diizinkan adalah
dua derajat, sudut skala penunjukan.

Pada kumparan S1 bekerja suatu gaya,


K1= C1.I1.I3.Cos
Q = C2.VI. Cos

Gaya pada kumparan S2 besarnya:


K2 = C3 . I2 I3. Cos (90 ) = C4.V.I sin

Kopel yang ditimbulkan oleh k1 adalah:


M1 = C5.V.I. cos sin

Kopel k2 adalah:
M2=C6.V.I.sin .cos Atau tg = C. tg

Akibatnya adalah dengan jarum yang dihubungkan dengan kumparankumparan yang dapat bergerak dan yang sikapnya selalu sesuai dengan
kumparan S2, memberi penunjukan yang langsung berbanding lurus dengan
phi. Kalau arus mendahului, Gambar diatas, kopel ditimbulkan oleh gaya I2
dari I3 karena itu kedua gaya kopel bekerja bersamasama, dimana kumparan
S2 dengan jarumnya berhenti di muka sudut negatif phi berarti di sebelah kiri
dari garis tengah yang tegak.