Anda di halaman 1dari 15

KONTRASEPSI ORAL

dr.H.Syahril Aziz, DAFK., Sp.FK., M.Kes.


dr. Leilani FY, SpFK., M.Kes.
BAGIAN FARMAKOLOGI
FK UNSRI

2009

Kontrasepsi adalah pencegahan kehamilan dengan


mencegah terjadinya konsepsi.

Jenis-jenis kontrasepsi :
1. kontrasepsi suntikan
2. kontrasepsi oral
3. kontrasepsi intravaginal
4. kontrasepsi kondom
5. kontrasepsi operasi
6. kontrasepsi dalam rahim (AKDR)
7. kontrasepsi konvensional.
Kontrasepsi oral mengandung estrogen dan

progestin atau gabungan estrogen dan


progestin.

ADA 4 JENIS PREPARAT:


1. Pil kombinasi : ESTROGEN + PROGESTIN.
2. Sekuensial: pemberian estrogen disusul
dengan
pemberian estrogen dan
progestin.
3. Progestin tunggal terus menerus.
4. Trifasik, terdiri dari 3 fase pemberian :
Fase I : 6 tablet yang masing-masing
tablet
mengandung 30 ug EE (etinil
estradiol) +
50 ug LNG( levonorgesterol).

EFEK FARMAKOLOGIS
1.MEKANISME KERJA
2.EFEK SECARA UMUM
3.EFEK EXTRA GENITALIS :

3.1. EFEK PADA SSP


3.2. EFEK PADA FUNGSI ENDOKRIN
3.3. EFEK HEMATOLOGIS
3.4. EFEK PADA HATI
3.5. EFEK PADA METABOLISME LIPID
3.6. EFEK PADA METABOLKISME
KARBOHIDRAT
3.7. EFEK PADA KARDIOVASKULER
3.8. EFEK PADA KULIT

1. MEKANISME KERJA
TERUTAMA MENCEGAH OVULASI
JUGA MENIMBULKAN :
- PERUBAHAN MUKUS SERVIKS
- PERUBAHAN ENDOMETRIUM
- PERUBAHAN MOTILITAS TUBA DAN
SEKRESINYA.

2. EFEK SECARA UMUM.


Pemakaian sediaan kombinasi atau sekuensial

yang lama akan menekan fungsi ovarium.


Pola menstruasi dapat berubah.
Dapat menimbulkan amenore bila obat
dihentikan
Mukus menjadi kental, kurang banyak serta
banyak mengandung sel mati.
Stimulasi mamae, mamae membesar, laktasi
tertekan,

3. EFEK EXTRA GENITALIS


3.1. EFEK PADA SSP.
Estrogen menurunkan nilai ambang

eksitibilitas otak sedangan progestin


cenderung meningkat kan.
Menghambat sekresi hormon gonadotropin
3.2. EFEK PADA FUNGSI ENDOKRIN.
Estrogen meningkatkan alfa globulin dan

mengikat hidrokortisol.
Estrogen meningkatkan aktifitas plasma
renin.

3.3. EFEK HEMATOLOGIS


Thromboembolik
Perubahan waktu perdarahan dan

pembekuan darah.
Peningkatan faktor VII, VIII, IX dan X.
Kadar Fe dalam serum meningkat.
Anemia defisiensi asam folat.

3.4. EFEK PADA HATI


Hati memegang peranan penting dalam

inaktivasi dan konversi pil KB menjadi


konyugasi yang larut dalam air.
Perubahan metabolisme hati.
Aliran empedu berkurang.
3.5. EFEK PADA METABOLISME LIPID.
Estrogen meningkatkan alfa lipoprotein

dan menurunkan beta lipo protein.

3.6. EFEK PADA METABOLKISME


KARBOHIDRAT
Mengurangi absorpsi karbohidrat.
Penurunan toleransi gula dalam tubuh.
Progestron mengganggu aktifitas insulin.

3.7. EFEK PADA KARDIOVASKULER.


Terjadi peningkatan tekanan darah

karena terjadi peningkatan renin plasma.


Penyempitan vena.

3.8. EFEK PADA KULIT.


Meningkatkan pigmen pada kulit.
Dapat menyebabkan kloasma kulit.
Menurunkan produksi sebum.

PENGGUNAAN KLINIK
- DIPILIH PREPARAT DGN. HORMON YG.PALING
KECIL
- KEGAGALAN 0,5 -- 1% (PREPARAT KOMBINASI)
- ESTROGEN TINGGI
PERDARAHAN
MUAL
MASTALGIA
- DERIVAT 19 NORTESTOSTERON
- PERDARAHAN
- EFEK ANABOLIK
- EFEK ANDROGENIK

KONTRAINDIKASI ;
TROMBOFLEBITIS
- FENOMENA TROMBOEMBOLIK
- KELAINAN SEREBROVASKULER
- PERDARAHAN PER VAGINAM YG. BELUM DIKETAHUI
-

SEBABNYA
- TUMOR PAYUDARA / NEOPLASMA LAIN,
YG.ESTROGEN
DEPENDEN
- DAPAT MEMPERBURUK PASIEN DENGAN PENYAKITPENYAKIT: HATI , ASTHMA , D.M. HIPERTENSI,
SERANGAN KONVULSI, EKSEM, MIGREN, NEURITIS
OPTIK, NEURITIS RETROLOBULER.
- PAYAH JANTUNG
- KECENDERUNGAN FIBROID KELOID
- REMAJA : PENUTUPAN EPIPHYSE BELUM LENGKAP

EFEK SAMPING
A. RINGAN : - MUAL , MASTALGIA, PERDARAHAN
- PERUBAHAN SERUM PROTEIN
- PERUBAHAN PSIKOLOGIS
- SAKIT KEPALA, MIGRAIN
- LIBIDO ATAU AMENOREA
- WITHDRAWAL BLEEDING.
B. SEDANG (LEBIH MENGGANGGU)
PERLU STOP PILL
- PERDARAHAN HEBAT TERUTAMA YANG SEKUENSIAL.
- BERAT BADAN BERTAMBAH
- PIGMENTASI KULIT
- ACNE
- HIRSUTISME
- INFEKSI VAGINA
- AMENORRHOE.
C. HEBAT/BERAT :
- IKTERUS
- KELAINAN VASKULER
- DEPRESI
- HIPERTENSI

Terima kasih atas perhatian anda


semua,
semoga sukses dalam
menempuh pendidikan ini.