Anda di halaman 1dari 40

ENLARGEMENT

GINGIVA
drg. Beta Widya Oktiani

Klasifikasi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

E. G karena peradangan
E. G HG
Kombinasi
E.G karena kondisi ttt / sistemik
E.G karena Neoplasma
E.G semu

Distribusi enlargement:
Lokal : terbatas pd gingiva satu atau sekelompok gigi
General : meliputi gingiva seluruh mulut
Marginal : sisi margin gingiva
Papilary : papila interdental
Diffuse : meliputi margin, attach dan papila
Discrete : spt tumor bs bertangkai atau tidak

Score enlargement
gingiva
0 : Tidak ada enlargement
1: Enlargement terjadi pd interdental papila
2: Enlargement meliputi papila dan margin
gingiva
3: Enlargement menutup mahkota atau lebih

Enlargement Gingiva

Peradangan
1. Kronis
. Gambaran klinis :

Tahap awal penggembungan kecil papila inter dental


dan atau margin ggv bertbh besar menutup
permukaan mahkota gigi. biasanya pelan tanpa sakit kec
ada komplikasi akut atau trauma.
.Etiologi :
Plak dan OH jelek (iritasi tumpatan atau alat ortho )

Enlargement gingiva krn


inflamasi kronis

2. Akut

Gingival abses :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Terlokalisir.
lesi berkembang cepat.
Terjadi mendadak.
Terbatas pada margin ggv. .
lesi biasanya hilang dg sendirinya
Etiologi : bakteri yg masuk
mel sikat gigi, apel, kulit lobster

Periodontal abses
Biasanya lebih luas
Telah tjd periodontitis sebelumnya
Perluasan infeksi poket ke jar perio
Biasanya akibat perluasan enlargement

gingiva, ttp juga melibatkan jar periodontal


Lesi harus dilakukan perawatan bahkan
kadang diperlukan dg bedah

Perluasan inflamasi poket ke lateral

terjadi jika drainase poket mengecil


Kompleks poket, abses tjd di bag
dalam yg tertutup dg permukaan
luar,
Kalkulus tertinggal saat skaling
Trauma gigi / kesalahan terapi endo

Gingival abses

( fasial )

(lingual )

Enlargement gingiva
HG
Gambaran Klinis :
Lokasi mulai inter dental fasial & lingual
Menutup sebag mahkota gigi oklusal
Uncomplicated inflamation ( mulberry )
Warna pucat, tidak ada tendensi perdarahan
Biasanya general
Dapat terjadi pd dg sedikit atau sedikit plak

Obat2 an yg menyebabkan
enlargement gingiva
1. Phenytoin :

Obat anti convulsant utk terapi epilepsi. Sering pd pasien


muda. keparahan enlargement sebanding dengan dosis
obat yg diminum
2. Cyclosporin:

Suatu agen imunosupresive utk menghindari adanya


penolakan terhadap transplantasi organ. Berpengaruh pd
respon seluler dan humoral imun respon. Dosis > 500
mg/hr membuat enlargement ggv

HG Pemakaian Obat
Antihipertensi

Drug-induced gingival enlargement


(cyclosporin)

3. Nifedipine

calsium chanel bloker, menurunkan hipertensi


dengan dilatasi pbl darah perifer
4. Idiophatic gingival fibromatosis :

suatu kondisi yg tidak diket penyebabnya


(gingivomatosis, elephantiasis , fibroma diffuse )

Enlargement yg berhub dg
penyakit / kondisi sistemik

Terjadi jika kondisi sistemik pasien


terpacu oleh iritasi lokal : hormonal
( kehamilan, pubertas, nutrisi ), def
vit C, alergi dan non spesifik

Enlargement pd kehamilan :

Terjadi pd marginal gingiva dan biasanya general. Bisa terjadi


singel atau multipel tumor. Ggv merah, mengkilat, lunak dan
halus. Sering terjadi perdarahan spontan. Biasa tjd 3 bl
kehamilan. Reduksi tjd setelah selesai kehamilan. Hilang
setelah iritasi lokal dihilangkan

Enlargement pd pubertas

Terjadi selama masa pubertas baik laki dan


perempuan. Sering pd perm fasial jarang lingual.
Setelah melewati pubertas enlargement berkurang
dan hilang bila iritasi lokal dihilangkan
Def vit C

Def vit C tidak menyebabkan enlargement, tp


menyebabkan hemorhagi, deg kolagen , odema jar
ikat plak.
def vit C + inflamasi enlargement

Epulis Gravidarum

Adult diabetic

patient:
blood glucose level 400
mg/100 ml.
Gingival inflammation,
spontaneous bleeding,
and edema

Adult diabetic patient


(blood glucose level
400 mg/100 ml)
after four days of
insulin therapy.

INFLAMASI GINGIVA
Perubahan patologis gingiva
berhubungan dengan mikro organisme
sulkus gingiva
sintesis produk ( LPS, collagenase,
hyaluronidase, protease,chondroitin
sulfatase at endotoxin )
kerusakan epitel dan jar ikat,
konstituen antar sel
memperluas ruang antar sel
bakteri masuk

Tahap Gingivitis
Tahap

Waktu Pembuluh
darah

Epitel
Sel imun
sulkuler dan yg utama
junction

Kolagen

Tanda klinis

1.Initial
lesion

2-4 hr

Dilatasi PD
dan
vaskulitis

Infiltrasi
PMNs

PMNs

Kehilangan Aliran cair


perivasku
an ggv >
ler

2.Early
lesion

4-7 hr

Proliverasi
Spt thp 1
vaskuler PD pembentuk
an retepeg
area atropi

Lymposit

Kehilangan
perivaskule
r > diarea
infiltrasi

Erytema ,
perdarahan
pada
probing

3.Establi
shed
lesion

14-21
hr

Spt thp2
Spt thp 2
ditambah
lebh berkbg
stasis darah

Sel
plasma

Kerusakan
berlanjut

Perub
warna,
ukuran,tekst
ur

Gambaran klinis gingivitis


Kejadian dan durasi :
Akut : durasi singkat
Sub akut : leb ringan dr akut
Rekurent: kambuhan
Kronis : perlahan, durasi pjg, tdk sakit
kec ada komplikasi .

Perubahan warna gingiva


1. Gingivitis kronis :
.
.
2.
3.

warna gingiva normal :coral pink


Peningkatan vaskularisasi merah
Keratinisasi epitel merah kebiruan
Gingivitis akut : warna merah marginal, difus,
bernoda tgt kondisi akut
Logam : bismuth, arsen , merkuri, Pb, timah,
perak dll

Perubahan klinis konsistensi gingiva


pd Gingivitis kronis

1. Margin lunak membulat pada

penekanan
2. Konsistensi lunak dan gampang
pecah
3. Konsistensi jaringan keras

Perubahan histopatologis konsistensi gingiva pd


Gingivitis kronis

1. Infiltrasi cairan dan sel-sel dr eksudat inflamasi


2. Degenerasi jar ikat dan epitel.
3. Proliferasi epitel dan fibrosis dg inflamasi kronis yg

lama

Histopatologis Gingivitis
akut
1.Udema yg difus pd permulaan inflamasi akut, infiltrasi
lemak pd xantomatosis
2.Nekrosis dg pseudo membran yg berisi PMNs, sel epitel
yg degenerasi
3.Inter dan intra seluler udem dg degenersi nukleus &
sitoplasma,dg dinding ruptur

Perdarahan gingiva
Faktor lokal
1. Kronik / kambuhan : penyebab perdarahan

adalah inflamasi kronik, yg ditimbulkan trauma


mekanik
2. Akut : luka atau penyakit ggv akut, terjadi
spontan, mis trauma sikat gigi atau bd keras/
bhn kimia

Perdarahan gingiva
Faktor sistemik

- Dalam beberapa kelainan sistemik,


perdarahan gingiva dpt muncul tiba2
setelah ada iritasi.
- Tendensi perdarahan mungkin disebabkan
kegagalan mekanisme penjendalan, kelainan
darah ( hemofili, leukimia)

ANUG
Inflamasi yg berjalan cepat di papilla

interdental
Sifatnya darurat
Ciri khas Ulserasi Progresif
Faktor Kausatif : Ada mikroorganisme gram
negatif anaerob
ex : bacillus fusiformis, strepcoccus alpha,
spirochete

Faktor predisposisi
Lokal : kalkulus, karies, overhanging mahkota

DH : Pasien jrg ke drg, OHI jelek, plak >>


Sistemik : Bs trjd krn daya tahan host
MH : Perokok (aliran darah ), peminum berat,
stres psikologi, ISPA, kondisi imunosupresi
(HIV)
Tjd pd usia muda pertengahan, kebnyakan
laki2

ANUG
Gejala : nyeri tekan sdg - hebat

sakit saat makan / gosok gigi


sakit berdenyut, halitosis, bleeding
spontan
ulkus +, kawah, papila gingiva rusak
Komplikasi sistemik : demam, sakit kepala,
malaise, hilangnya nafsu makan,
limfadenopati regional bisa muncul / tdk

ANUG
Diagnosis Banding :
1. Gingivitis akut
2. Gingivostomatitis herpetik primer
3. Stomatitis Aptosa Rekuren
4. Gingivitis desquamatif

ANUG
Penambahan pemeriksaan darah

apabila disertai kelainan sistemik


Perawatan :
1. Mengendalikan fase akut
2. DHE plak
3. Eliminasi faktor lokal maupun
sistemik

Kunjungan I
SC & RP perlahan
Kontrol plak
AB 3x sehari (5 hari) : metronidazole,

amoxicylin
Analgesik
Prwtn di rumah : kumur dgn air garam hangat
/ obat kumur, makanan lunak, minum air yg
byk, hentikan bad habit

Kontrol
Bisa dilakukan beberapa kali bs kambuh
Cek OHI SC & RP
Bila jaringan gingiva tdk ada prbhn curigai

kelainan sistemik

TERIMA KASIH