Anda di halaman 1dari 43

MESIN KONVERSI

ENERGI

OLEH KELOMPOK 1:

MUHAMMAD FIKRI FIRDAUS


DHENI YOGAS PERWIRA
CHANDRA WAHYU SETIAWAN
ANDRI PURNOMO
SINGGIH KRISTANTO
M. WILDAN
WISNU SAPTO AJI

TURBIN UAP
Sistem turbin uap merupakan salah satu jenis mesin
panas yang mengkonversi sebagian panas yang
diterimanya menjadi kerja. Sebagian panas lainnya
dibuang ke lingkungan dengan temperatur yang lebih
rendah.

Dasar Termodinamika
Sistem turbin uap didasari
Siklus Rankine

Peningkatan efisiensi sistem turbin uap


peningkatan tekanan uap masuk
turbin
peningkatan temperatur uap masuk
turbin (superheating)
penurunan tekanan keluar turbin
(penurunan temperatur kondensasi;
dengan resiko kenaikan fraksi cairan
dalam uap keluar turbin)
pemanasan air umpan boiler
(regenerative process) dll
5

Siklus Rankine
SEDERHANA

Tentukan efisiensi sebuah sistem turbin


uap dgn kondisi aliran sebagai berikut:
uap masuk turbin : saturated steam P2
= 2000 kPa
uap masuk kondenser : P3 = 7,5 kPa.
air keluar kondenser : air jenuh P4 =
7,5 kPa
air masuk boiler: P1 = 2000 kPa

Dari contoh soal di atas, beberapa hal perlu


mendapat perhatian:
a.
b.
c.
d.

kerja pompa relatif sangat kecil dibandingkan terhadap


kerja hasil ekspansi di turbin (wp << w)
wp sering diabaikan, sehingga entalpi air sebelum dan
sesudah pompa dianggap sama
efisiensi siklus dipengaruhi oleh kondisi uap di titik
masuk turbin dan kondisi uap keluar turbin
jumlah cairan dalam uap keluar turbin tergantung
spesifikasi turbin masing-masing

10

Efek Kenaikan Temperatur


Uap thd Efisiensi Siklus

11

Kondisi masuk turbin superheated steam:


T3a = 500 C
(Td2000kPa = T3 = 212,4 C)
P3a = 2000 kPa
h3a = 3467,6 kJ/kg
s3a = 7,4317 kJ/(kg.K)
(1) kondisi 4a: P4a = 7,5 kPa (lihat contoh
sebelumnya)
s4a = s3a = 7,4317 kJ/(kg.K)
(ekspansi isentropik)
a). cair jenuh: sAa = 0,5764 kJ/(kg.K); hAa =
168,79 kJ/kg
b). uap jenuh: sBa = 8,2515 kJ/(kg.K); hBa =
2574,8 kJ/kg
xa = (s4a - sBa)/(sAa - sBa) = 0,1068
12
(kandungan air)
h4a = xa.hAa + (1 xa).hBa =

13

Efek Kenaikan Tekanan Uap


thd Efisiensi Siklus

14

Kondisi masuk turbin superheated


steam:
T3 = 500 C
P3 = 3000 kPa
h3 = 3456,5 kJ/kg
s3 = 7,2338 kJ/(kg.K)
(1) kondisi 4': P4' = 7,5 kP
(diketahui)
s4' = s3' = 7,2338 kJ/(kg.K)
(ekspansi isentropik)
a). cair jenuh: sA' = 0,5764 kJ/(kg.K);
hA' = 168,79 kJ/kg
b). uap jenuh: sB' = 8,2515 kJ/(kg.K);
15

16

Pemanasan Awal Air Umpan


Boiler

17

Basis hitungan: m1 = 1 kg
(m1 = m6 = m7 = m2 + m3)
(1) h5 = h4 + v4 .(P5 - P4)
= 168,79 + 1,008x10-3.(400 - 7,5) = 168,79 + 0,395 =
169,19 kJ/kg
(2) neraca entalpi contact heater:
m6.h6 = m2.h2 + m5.h5
609,9 = m2. 2507,3 + (1 - m2).169,19
m2 = 0,188
kg
(3)h7 = h6 + v6 .(P7 - P6) = 609,9 + 1,086.10-3.(2000 - 400) =
611,6 kJ/kg
(4) w = m1.(h2 - h1) + (m1 - m2).(h3 - h2)
(hasil ekspansi di
turbin)
w = (2507,3 - 2799,5) + (1 - 0,188).(1975,9 2507,3) = - 723,7
18
kJ/(kg m1)

19

Ekspansi dalam Turbin


Turbin merupakan salah satu bagian dalam siklus
Rankine.
Di dalam turbin, konversi energi termal uap
menjadi energi
mekanik melalui beberapa tahap,
misalnya:

steam lewatkan nosel, sehingga terjadi


penurunan tekanan dan kenaikan kecepatan
momentum steam keluar nosel digunakan untuk
menggerakkan sudu-turbin.
20

21

22

Kelompok atas dasar kondisi steam


ketika keluar turbin
a.

back pressure turbine


steam keluar masih bertekanan relatif
tinggi
turbin jenis ini banyak digunakan di
pabrik kimia

23

b.

condensing turbine
steam keluar = saturated steam atau bahkan
sebagian steam telah terkondensasi
jenis ini banyak digunakan di pembangkit
listrik

24

c.

extraction/induction turbine
gabungan back-pressure dan condensing
turbine dalam satu rumah casing
banyak digunakan dalam cogeneration

25

Rugi-rugi internal turbin

a. available work: entalpi steam yang mungkin


dikonversi menjadi kerja
b. stage work: entalpi steam yang terkonversi nyata
menjadi kerja
26

Rugi-rugi di dalam turbin satu tingkat :

nozzle reheat: rugi-rugi ketika steam


diekspansikan di nosel secara adiabatik takreversibel dan mengakibatkan kenaikan
temperatur steam (relatif terhadap temperatur
jika steam diekspansikan isentropik)

blade reheat: ugi-rugi gesekan aliran steam


ketika lewat sudu-gerak

windage losses: rugi-rugi gesekan ketika steam


meninggalkan sudu-gerak

stage reheat: jumlah semua rugi-rugi dalam satu


tahap ekspansi
27

Efisiensi Isentropik

dengan
h1= entalpi steam masuk
h2= entalpi steam keluar (nyata)
h2,s = entalpi steam keluar (jika ekspansi
isentropik,
s2s = s1

28

Rugi internal turbin banyak


tingkat

Reheat factor

29

Efisiensi isentropik turbin banyak tingkat

30

Konsumsi Steam Spesifik


Konsumsi Uap Spesifik (specific steam rate): konsumsi
steam per satuan waktu untuk menghasilkan satu
satuan daya.
w = he - hi
W = m . (he - hi)
dengan: w = energi/massa
W = daya, kW atau HP
m = laju massa steam, kg/jam
h
= entalpi spesifik steam, kJ/kg
subskrip: i = inlet dan e = exit
Konsumsi steam:

31

TSR (Theoretical Steam Rate):


Specific steam rate, jika ekspansi dilaksanakan secara
isentropik.
TSR = 1/ (hi - he)
TSR dapat dinyatakan dalam berbagai satuan:
Jika entalpi h dalam kJ/kg, maka TSR = 3600/(hi - he)
kg/kWh
Jika entalpi h dalam Btu/lb, maka TSR = 2545/(hi - he)
lb/HPh
ASR (Actual Steam Rate)
Specific steam rate, jika ekspansi dilaksanakan secara
adiabatik tak-reversibel.
ASR = TSR /
dengan = efisiensi isentropik
32

Contoh
Turbin steam dengan kapasitas 2 MW digerakkan dengan
superheated steam (Pi = 2000 kPa, Ti = 500 C). Steam
keluar turbin pada keadaan jenuh (Pe = 7,5 kPa). Efisiensi
isentropik turbin 70%.
(1) Data termodinamika steam (dari steam table)
Pi = 2000 kPa dan Ti = 500 oC
hi = 3467,6 kJ/kg dan si = 7,4317 kJ/(kg.K)
(2) Pe = 7,5 kPa dan se = si = 7,4317 kJ/(kg.K)
campuran uap dan
cair.
uap: suap = 8,2515 kJ/(kg.K) ; huap = 2574,8 kJ/kg
cair: scair = 0,5762 kJ/(kg.K) ; hcair = 168,79 kJ/kg
fraksi uap: y = (7,4317-0,5764)/(8,2515-0,5764) = 0,893
he = 0,893 x 2574,8 + (1 - 0,893) x 168,79 =
2317,35 kJ/kg
(3) TSR = 3600/(3467,6 2317,35,8) = 3,13 kg/kWh
(4) ASR = 3,13/70% = 4,47 kg/kWh
(5) Konsumsi steam: m = W.ASR = 2000. 4,47 = 8940 33
kg/jam

34

Contoh Spesifikasi Turbin


Uap

35

Konsumsi Panas Spesifik (Heat Rate)


turbin untuk produksi energi listrik
a.
GHR (Gross Heat Rate, konsumsi panas spesifik bruto):

b.

NHR (Net Heat Rate, konsumsi panas spesifik netto):

Listrik netto setelah dikurangi dengan konsumsi listrik untuk


sistem
pembangkit listrik yang bersangkutan (pompa, blower,
penerangan dll).
36

c. PNHR (plant net heat


rate) :

(ef. boiler)
= efisiensi boiler
[%aux. power] = daya yang diserap oleh internal
power plant

37

Konsumsi panas spesifik dipengaruhi


berbagai faktor.
Penurunan tekanan kondensor akan menurunkan
NHR atau PNHR.

Temperatur uap masuk turbin mempengaruhi heat


rate.

Pemanasan awal udara pembakaran (air


preheating) sebelum masuk boiler dapat
mengurangi konsumsi panas spesifik sebesar 2%.
Air preheating ini dapat dilakukan dengan
memanfaatkan panas sensibel gas cerobong.

Hilang tekanan (pressure drop) di saluran uap


dapat meningkatkan heat rate.

Efisiensi turbin mempengahur heat rate.


Faktor di atas perlu mendapat perhatian dalam
program
penghematan energi.

38

Contoh Efek Tekanan


Kondensor thd Konsumsi
Sebuah turbin memiliki performance curve sebagai
Steam
berikut.

39

Perkirakan kenaikan konsumsi steam dan penurunan daya


turbin jika tekanan kondensernya naik dari 2,5 menjadi 4,5
inHg absolut.
Dari kurva karakteristik di atas:
NHR (2,5 inHg) = 7200 Btu/kWh = 7596 kJ/kWh
NHR (4,5 inHg) = 7750 Btu/kWh = 8177 kJ/kWh
(1) Jika daya turbin tetap, maka heat rate (konsumsi
steam) meningkat:
(NHR) = 8177 7596 = 581 kJ/kWh (7,6%)
(2) Jika laju uap dijaga konstan, maka kenaikan NHR
mengakibatkan penurunan daya keluar turbin):

(NKW) = - 0,0765/ (1 - 0,0765) = - 8,28%


40

Efek Tekanan Steam masuk


Turbin thd Konsumsi Steam
Sebuah turbin memiliki
performance curve sebagai
berikut.

41

Perkirakan kenaikan konsumsi panas spesifik pada


beban 600 MW, jika tekanan uap masuk turbin turun dari
3500 menjadi 2400 kPa.
Dari kurva karakteristik di atas
NHR
NHR

(3500
(2400

kPa)
kPa)

=
=

7450
7700

Btu/kWh =
Btu/kWh =

7860
8124

kJ/kWh
kJ/kWh

(NHR) = 250 Btu/kWh = 264 kJ/kWh (3,3%)


atau kenaikan laju steam (pemborosan) pada 600 MW =
360000 kg/jam
(ekspansi di turbin, h = 440 kJ/kg)

42

43