Anda di halaman 1dari 12

BONDING AGENTS

1. AdhesiveGenerasiPertama (1960)

Pengembanganpermukaanaktifkomonomer NPGGMA
Secarateoritis,
komonomerinibisaterikatdengankalsiumpadaperm
ukaangigiuntukmenghasilkanikatan kimia tahanair
terhadapresin kalsium dentin
Bondstrength 2 sampai 3 MPa

Kelemahan:
Menghasilkanhasilklinis yang buruk
Contoh: cervident (SS white), cosmic bond

2. Adhesive GenerasiKedua (Akhir 1970)

Fosfat ester dentin bonding agent mengandungfenil


P dan HEMA dalametanol
Mekanismekerjanyadidasarkanpadainteraksiantarak
utubgugusfosfatberubahnegatifdalam resin
danberubahpositif Ca padalapisansmear(noda)
Bond strength 5 sampai 6 MPa
Kelemahan
Longgar, melekatke lapisan noda danhidrofobikalam
Contoh: scothbond (3M dental). Clearfil bond system

3. Adhesive GenerasiKetiga (1980)

Bahangenerasiketiga yang
dirancanguntuktidakmenghilangkanseluruhlapisans
mear(noda)
melainkanuntukmemodifikasidanmemungkinkanpe
netrasi monomer asam, sepertifenil-P danpenta
Adhesive
generasiketigamemperkenalkanetsaasamuntukmen
ghilangkanlapisansmear(noda) dandemineralisasi
dentin dan monomer bifunctionaldidalampelarut
yang dirancanguntukmenembus dentin oleh
monomer dandari monomer adhesive.

Adhesive resin terisi penuh atau


terisi sebagian yang mengandung
beberapa komponen primer
(misalnya HEMA) dalam upaya untuk
meningkatkan bond strength
Bond strength 3 sampai 8 MPa
Contoh : scotchbond 2. Tenure,
Universal bond 2, Coltene ART

4. Adhesive GenerasiKeempat (AkhirTahun


1990)

Ketika bonding resin digunakanuntuk


dentin. Mereka akan menembus
intertubular dentin membentuk resin
dentin zona interdifusi atau lapisan
hybrid
Mereka memiliki kemampuan untuk
bond (berikatan)sekuat-kuatnya pada
dentin seperti pada enamel (total etch)

Kemampuan untuk berikatan untuk


melembabkan dentin (ikatan
basah/wet bonding)
Multiple substrat berikatan dengan
metal, amalgam,porcelain dan
indirect composite
Bond strength 13-30 mpa
Contoh : all bond 2, optibond FL dan
ScotchBond multipurpose

5. Adhesive Generasi Kelima


Pada dasarnya dibedakan menjadi
sistem: 'satu langkah (one-step)' atau
'satu-botol (one-bottle)'. Dasar ini
sedikit keliru karena produk ini
diterapkan dalam dua langkah (ETSA +
primer dan perekat/adhesive) dalam
satu botol .
Kekuatan ikatannya (bond strength)
adalah 3 sampai 25 Mpa

Kelemahan
Mereka kekurangan banyak
komponen yang diperlukan untuk
melakukan bonding multisubstrat
Diperlukan multiple coats dari agen
ini
Contoh : prime dan bond, bond
tunggal. Optibond Solo dan OptiBond
Solo Plus

6. Adhesive Generasi Keenam


Diperkenalkan pada akhir tahun 1990 dan awal
tahun 2005:
Mereka melarutkan lapisan noda saat
diaplikasikan dan tidak memerlukan
pembilasan.
Meminimalkan sensitivitas pasca operasi
karena mereka tidak mengekspos tubulus
dentin.
Bond strength dengan enamel dan dentin
superfisial biasanya lebih besar dari dentin
yang dalam (deep dentin).

Tipe I
Self-etching/Etsa

Tipe II
primer

dan Self-etching (etsa) adhesive

adhesive
Memilikikomponen

liquid-I- Dua botol atau unit dosis mengandung

acidic primer liquid-2-adhesive, asam primer dan perekat/adhesive yang


yang terpisahpadagigi

mula-mula dicampur dan kemudian


diaplikasikan

Umumnya kompatibel dengan Tidakkompatibeldenganself-cure


self-cured composite

composite

Contoh : clearfil SE bond, Contoh : Xeno-III Adper Prompt LPOP


adhese

one-up bond

Kekuatan ikatan (bond strength) dentin dan enamel lebih rendah


daripada generasi keempat dan generasi kelima.

7. Adhesive Generasi Ketujuh

Diperkenalkan pada akhir tahun 2002


Self-etchingadhesive
Tidak memerlukan pencampuran
Tidak kompatibel dengan self-cured
compositecore atau semen resin
Botol tunggal yang mengandung adhesive
asam
Contoh : iBond
Kekuatan ikatan (bond strength) dan marginal
sealing sama dengan sistem generasi keenam

Anda mungkin juga menyukai