Anda di halaman 1dari 13

OSTEOARTRITIS

Oleh:
Irawati Eka Putri, S. Ked

Pembimbing:
dr. Haidar Nasution

KEPANITRAAN KLINIK DEPARTEMEN REHABILITASI MEDIK


FK UNSRI/ RSUP MOH. HOESIN PALEMBANG

2015

Osteoartritis (OA)

penyakit sendi degeneratif yang


Definisi :
menyebabkan kerusakan kartilago
sendi, terutama sendi vertebrata,
lutut, panggul dan pergelangan
kaki

bersifat progresif
kronik

Faktor Risiko
Usia > 60 tahun

Wanita,
usia > 50 tahun
atau menopause

Obesitas

Pekerjaan berat
dengan
menggunakan satu
sendi terus
menerus

Penegakan
Diagnosis

Anamnesis

Keluhan nyeri sendi


Nyeri sendi khas pada pagi hari
nyeri saat beraktivitas atau jika ada beban yang
bertumpuh pada sendi yang terkena
Kekakuan dapat timbul setelah imobilitas, seperti
duduk lama atau setelah bangun tidur pagi
Hambatan gerak sendi
Perubahan gaya/ cara berjalan
Pembesaran sendi
Krepitasi

Pemeriksaan

fisik

LOOK

Deformitas sendi permanen


pembengkakan sendi yang asimetris
kemerahan

FEEL

Nyeri tekan
teraba hangat dari daerah sekitarnya
krepitasi

Hambatan gerak
MOVE perubahan gaya berjalan

Penunjang Radiologi Gambaran


yang khas pada foto polos adalah :

Pemeriksaan

Densitas

tulang normal atau meninggi.


Penyempitan ruang sendi yang
asimetris, karena hilangnya tulang
rawan sendi.
Sklerosis tulang subkondral.
Kista tulang pada permukaan sendi,
terutama subkondral.
Osteofit pada tepi sendi.

Diagnosis

Banding:

Gout arthritis
Rheumatoid arthritis

Penatalaksanaan
Pengelolaan

OA berdasarkan atas distribusi sendi


mana yang terkena dan berat ringannya sendi yang
terkena
Pengobatan bertujuan untuk mencegah progresivitas
dan meringankan gejala yang dikeluhkan
Modifikasi gaya hidup dengan cara

Istirahat teratur yang bertujuan mengurangi


penggunaan beban pada sendi.

Mengurangi berat badan.

Latihan statis dan memperkuat otot-otot.

Fisioterapi, yang berguna untuk mengurangi


nyeri,
menguatkan otot, dan menambah luas
pergerakan
sendi US, TENS, paraffin

Pengobatan

medikamentosa
1. analgesik topikal
2. NSAID (oral)

Non selective COX1


(diklofenat, ibuprofen, piroksikam,
mefenamat, metampiron)

Selective COX2 (meloksikam)

Komplikasi
Prognosis

: Deformitas permanen

: Umumnya tidak mengancam


jiwa, namun fungsi sering
terganggu dan sering
mengalami kekambuhan

KDU

: 3A

Kriteria

rujukan :
Bila ada komplikasi, termasuk komplikasi terapi
COX1
Bila ada komorbiditas

Terima Kasih