Anda di halaman 1dari 40

ANALISIS FINANSIAL DAN ANALISIS EKONOMI

ANALISIS FINANSIAL
PROYEK

Orang yang menanam


investasi dalam proyek

Private return

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN


DALAM ANALISI FINANSIAL

Jangka waktu mendapatkan return


Contoh : Proyek yang menguntungkan setelah
jangka waktu 10 tahun
Pengusaha
Negara

?
Yes

ANALISIS EKONOMI

PROYEK

Perekonomian secara
keseluruhan

Social return atau


Economic return

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN


DALAM ANALISI EKONOMI

Harga
Harga

Bunga
Bunga

Pajak
Pajak

Subsidi
Subsidi

Harga
Harga

HARGA PASAR

Keseimbangan antara penawaran dan permintaan

Dalam kenyataan tidak ada pasar yang bersaing


sempurna, sehingga harga pasar tidak mencerminkan
nilai yang sempurna
HARGA BAYANGAN

Bunga
Bunga

Dalam analisis finansial


Biaya proyek
harus dihitung

Dalam analisis ekonomi


Tidak dihitung sebagai
biaya proyek

Bunga yang diterima akan dimanfaatkan kembali untuk


membiayai kegiatan lain dalam masyarakat

Pajak
Pajak

Dalam analisis finansial


Biaya proyek
harus dihitung

Dalam analisis ekonomi


Tidak dihitung sebagai
biaya proyek

Pajak bagian pendapatan negara, akan dikeluarkan kembali


Untuk membiayai kegiatan lain dlm masyarakat merupakan
transfer of payment

Subsidi
Subsidi

Dalam analisis finansial


Menambah profit
harus dihitung

Dalam analisis ekonomi


Tidak dihitung sebagai
profit proyek

HAL LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM


ANALISIS EKONOMI
Sunk Costs
Biaya-biaya yang dikeluarkan jauh sebelum rencana investasi
itu diputuskan

Depresiasi/Penyusutan

Bukan pengeluaran riil

Tidak dihitung sebagai


biaya proyek

SHADOW PRICES (HARGA BAYANGAN)


Harga bayangan merupakan suatu harga yang nilainya
tidak sama dengan harga pasar
(bisa lebih besar atau lebih kecil)
Harga pasar tidak mencerminkan social opportunity cost

HARGA BAYANGAN

Mencerminkan nilai sosial


yang sesungguhnya

HARGA BAYANGAN

Penyesuaian harga pasar


Karena mengukur biaya
opportunity

PENYEBAB TERJADINYA HARGA BAYANGAN


Perubahan dlm perekonomian yg terlalu cepat, shg mekanisme pasar
tidak sempat mengikuti. Dengan demikian mengakibatkan harga tidak
seimbang yg terjadi tidak mencerminkan biaya atau hasil
yg sesungguhnya
Proyek yg terlalu besar dan tidak kelihatan menyebabkan perubahan di
dalam harga pasar, baik untuk harga input maupun output, shg tidak dpt
diperoleh suatu harga pasar yg dapat dipakai untuk mengukur nilainya
Unsur-unsur monopolistis di dlm pasar adanya pajak dan subsidi pada
akhirnya menyebabkan harga pasar menyimpang dari ukuran sebenarnya
baik dalam hal biaya maupun hasil sosial
Berbagai macam input dan output karena sebab-sebab teknis,
administratif atau sosial, maka menyebabkan tidak dapat dijual atau
dibeli dng cara biasa. Efek-efek ekstern semacam ini memerlukan
penilaian menurut harga bayangan

PENENTUAN HARGA BAYANGAN


TENAGA KERJA
Shadow price dikembangkan tahun 1950 an, perhatian banyak ekonom
dipusatkan pada masalah pengangguran di negara berkembang

Tidak berproduksi maka


shadow wage (upah) sama dengan nol
Pengangur

Mempekerjakan seorang pengangur, tidak mengorbankan


produksi apapun di tempat lain jadi shadow price
tenaga penganggur sama dengan nol

Apakah produktifitas marginalnya nol ?

Mengapa menganggur?

PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN

Menarik

Kota

Desa

Pindah ke kota, meninggalkan


pekerjaan di desa

Opportunity cost
pekerjaan yg ditinggal

Tahap selanjutnya teori shadow wage bahwa


Opportunity cost dalam penggunaan
tenaga tak terdidik tidak dibatasi pada
produk marginal saja

Tambahan konsumsi bila penganggur


dipekerjakan di proyek

Shadow wage

Opportunity costs + Associated costs

CONTOH 1:

Disuatu daerah miskin dimana terdapat tingkat pengangguran yang tinggi


produktifitas tenaga kerja per tahun adalah US$ 7000. Seandainya
daerah tersebut dibangun proyek dimana tenaga kerja tak terdidik
dimanfaatkan dari daerah yang bersangkutan.

Komponen
Opportunity cost
Associated cost
-Biaya transport
-Tambahan makanan
dan pakaian
-Biaya latihan
Total

Biaya per tahun

Keterangan

7000

Nilai yg diterima bila


tidak bekerja di proyek

3000
1000

Biaya yang timbul untuk


seorang tenaga kerja

1000
12000

Walaupun proyek mengeluarkan biaya untuk tenaga kerja


sebesar US$ 37000 setahun, tetapi nilai ekonomis
yang sebenarnya adalah US$ 12000 inilah merupakan
biaya tenaga kerja yang dipergunakan dalam
analisis ekonomi yang merupakan harga bayangan,
32% dari biaya sebenarnya (financial cost) yaitu sebesar
US$ 37000

Misal dipasaran tenaga kerja US$ 1 per jam kerja maka


untuk kepentingan analisis ekonomi kita hitung 32% x US$ 1
= US$ 0,32

CONTOH 2:
Sebuah proyek pengembangan agribisnis hortikultura
mempekerjakan tenaga tek terdidik
Dari golongan ex buruh tani yang produk marginal waktu bekerja
di pedesaan diperkirakan sebesar Rp 20.000,- per hari. Upah
yang akan dibayar sebesar Rp 30.000,-, dimana Rp 25.000,- merupakan
nilai konsumsi dan sisanya Rp 5.000,- merupakan unsur pajak. Simpanan
dihitung bernilai sosial 50% lebih tinggi daripada konsumsi.
Kenaikan konsumsi = 25.000 20.000
= 5.000
dikalikan 0,50 = 2.500
Shadow wage

Produk marginal yg dilepas di desa + nilai sosial


Kenaikan konsumsi si kota
Rp 20.000,- + Rp 2.500,- = Rp 22.500,-

22.500/30.000 = 0,75

75% dari upah finansial

Misal proyek memerlukan investasi finansial sebesar Rp 1 M


present value benefit diperkirakan sebesar Rp 1,5 M. Present value
Biaya finansial pemeliharaan jalan Rp 600 juta
Analisis finansial
NPV Negatif

-1,0 + 1,5 0,6 = - 0,1 M

Analisis ekonomi
Misal upah tenaga tak terdidik merupakan 30% investasi dan 40%
dari biaya pemeliharaan
(30% x 1 M) + (40% x 0,6 M) = 300 jt + 240 jt = 540 jt
540 jt x 75% = 405 jt
NPV Positif

-1,0 + 1,5 0,6 + 0,135 = 0,035 M

TANAH
Biaya opportunitas tanah adalah nilai neto dari produksi
yang dikorbankan karena tanah dipakai dalam proyek
Opportunity cost dari tanah :
Nilai neto produksi yang hilang jika tanah yang dipakai itu
sebelumnya sudah menghasilkan
Nilai sewa tanah
Estimasi langsung tentang kemampuan tanah untuk berproduksi

VALUTA ASING
Penyesuaian neraca finansial menjadi neraca ekonomik
menyangkut penentuan premium yg tepat bagi valuta asing

Premium tidak cukup tercermin jika harga barang-barang


yang diperdagangkan itu dikonversi ke dalam ekivalen
mata uang negeri (domestic currency equivalent) atas
dasar nilai tukar resmi

PREMIUM VALUTA ASING

Suatu barang diimpor dng harga cif sebesar $ 10, nilainya dalam
rupiah sebesar Rp 89. 000. Kemudian Dikenakan bea masuk sebesar
20%. Selain itu katakanlah penjatahan izin mengimpor barang tersebut
dibawah tingkat permintaan efektif, sehingga pengimpor memperoleh
jatah menaikan harganya 30% lagi mengingat unsur kelangkaan
Harga pembelian pedagang dlm negeri dari pengimpor:
(1,3) x (1,2) x Rp 89.000 = Rp 138.840,$ 1 = Rp 13.884
56% diatas nilai tukar resmi Rp 8.900,-

Ada dua cara untuk memperhitungkan premium valuta asing


dalam analisis ekonomi :
Keterangan :
OER = nilai tukar resmi (the official exchange rate)
FX premium = nilai premium valuta asing
SER = nilai tukar bayangan (the shadow exchange rate)
StCF = faktor konversi baku (the standar conversion factor)

SER = OER X (1 + FX premium)


StCF =

1
1+ FX premium

Sehingga

SER = OER
StCF

dan

StCF = OER
SER

Jika OER = Rp 8.900,- = $ 1 dan FX premium = 8%


Maka SER = Rp 8.900,- x 1,08 = Rp 9.612,Diterapkan dalam semua barang yang diperdagangkan yg
ditemukan dalam neraca finansial

Secara relatif nilainya naik dibanding dng barang domestik

SER = OER x StCF

Diterapkan dalam semua barang yang tidak


diperdagangkan yg ditemukan dalam neraca finansial

Secara relatif nilainya lebih rendah

BARANG DAN JASA


Untuk barang dan jasa

Harga pasar internasional


Atau harga perbatasan (border price)

Pasar internasional dianggap mendekati pasar persaingan sempurna


dibandingkan pasar dalam negeri yang sering mendapatkan proteksi
(subsidi atau perlindungan)

Harga barang impor

Harga barang eksport

Harga import c.i.f


(Cost insurance and freight)
Harga eksport f.o.b
(free on board)

c.i.f

Lepas pelabuhan dikurangi segala jenis pajak seperti


(bea masuk, pajak penjualan import, dll)

f.o.b

Titik masuk pelabuhan eksport tidak termasuk


jasa pelabuhan

Unsur c.i.f

f.o.b pada pelabuhan eksport, biaya


pengangkutan (freight charges) sampai
pelabuhan import, biaya asuransi, dan biaya
pembongkaran dari kapal ke dermaga di
pelabuhan import

Yang bukan
unsur c.i.f

Bea dan subsidi import, pungutan/ongkos di


pelabuhan import berupa pajak, biaya penanganan,
biaya penyimpanan/pergudangan, agent fees, dll

Unsur f.o.b

Semua biaya hingga barang sampai diatas kapal,


tetapi masih di pelabuhan negara pengeksport
Biaya pemasaran dan pengangkutan lokal,
biaya/ongkos/pungutan lokal, termasuk pajak,
penyimpanan/pergudangan, biaya pemuatan, agent
fees, dll.

MODAL/KAPITAL

Harga bayangan

Biaya opportunity dari kapital

Discount rate sosial

MANFAAT/BENEFIT PROYEK

Manfaat langsung (direct benefit)

Kenaikan dalam nilai keluaran (output) fisik dari kegiatan proyek


Adanya perbaikan kualitas, penurunan biaya yang disebabkan
Mekanisasi, penurunan biaya pengengkutan, dll

Manfaat tidak langsung (indirect benefit)

Manfaat secara tidak langsung yang ditimbulkan proyek,


Adanya multiplier effect, manfaaat yg timbul dari pengaruh
Sekunder perubahan produktifitas tenaga kerja misalnya.

Manfaat yang tidak bisa dinyatakan dengan jelas


( intangible benefit)

Contoh : perbaikan lingkungan hidup. Perbaikan pemandangan,


perbaikan distribusi pendapatan, integrasi nasional,
pertahanan nasional, dll.

MENGUKUR JUMLAH BENEFIT


Hasil
produksi

B
C

D
E
0

Tahun ke 0

N
Tahun ke N

Waktu (tahun)

Misal, sebelum proyek intensifikasi pertanian dimulai,


sebidang tanah menghasilkan OA. Sesudah N tahun
proyek berjalan jumlah hasil tersebut bertambah NB
Seandainya intensifikasi tidak ada, maka setelah N tahun bidang
tanah tersebut tetap menghasilkan OA = ND, DB
merupakan hasail proyek
Seandainya intensifikasi tidak ada, hasil bidang tanah tersebut
bertambah juga misalnya NC berarti hasil proyek adalah
CB < DB
Seandainya intensifikasi tidak ada, hasil bidang tanah tersebut
menurun menjadi NE berarti hasil proyek EB>DB

Proyek pengembangan ternak di Syiria

Manfaat
neto

dengan proyek

Tanpa proyek

tahun

Tambahan manfaat neto

Proyek pelestarian laut, Guyana

Manfaat
neto
dengan proyek
Tambahan manfaat neto
Tanpa proyek
tahun

Di Guyana bagian pantai utara Amerika Selatan, padi dan tebu dihasilkan
di atas tanah liat dan tanah lumpur pinggir laut
tembok untuk menjaga erosi

Proyek pelapisan saluran, Pakistan

Manfaat
neto

dengan proyek

Tambahan manfaat neto


Tanpa proyek
tahun

Menghentikan proses penggaraman

Proyek irigasi Kemubu, Malaysia

Manfaat
neto

dengan proyek

Tambahan manfaat neto

Tanpa proyek

tahun

pompanisasi

Proyek kolonisasi tanah Alto Turi, Brazilia

Manfaat
neto

dengan proyek

Tambahan manfaat neto

Tanpa proyek

tahun

BIAYA PROYEK
Biaya angsuran hutang dan bunga
Depresi / penyusutan
Biaya bahan dan peralatan
Biaya tanah/lahan
Biaya modal kerja
Biaya bunga masa konstruksi
Biaya operasi dan pemeliharaan
Biaya pembaharuan dan penggantian
Sunk cost

Anda mungkin juga menyukai