Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 3

ELEKTROFORESIS

Disusun Oleh :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Devi Arinsarani 133020053


Emas Masturoh 133020056
Filmansyah Mulany 133020063
Tresna Eka Putri 133020064
Aprilio Boro 133020065
Novia Rizki Fauzy 133020066
Fandhi Rachmat 133020067
Ria Alamalia 133020068
Fathiya Luthfanni Sahifa 133020069
Muthia Sani133020070

ELEKTROFORESIS

PENGERTIAN

Elektroforesis adalah teknik pemisahan komponen


atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan
tingkat migrasinya. Prinsip kerja dari elektroforesis
adalah adanya pergerakan komponen bermuatan
positif (+) pada kutub negatif (-) serta komponen
bermuatan negatif (-) pada kutub positif (+).
Pegerakan yang terjadi disebut "elektrokinetik".

PRINSIP KERJA ELEKTROFORESIS


Prinsip kerja dari elektroforesis adalah adanya
pergerakan komponen bermuatan positif (+)
pada kutub negatif (-) serta komponen
bermuatan negatif (_) pada kutub positif (+).
Pergerakkan yang terjadi disebut
elektrokinetik. Hasil yang didapatkan dari
elektroforesis adalah elektroforegram yang
memeberikan informasi mengenai seberapa
cepat perpindahan komponen tm atau bisa
disebut kecepatan migrasi.

Prinsip Kerja Elektroforesis

JENIS-JENIS ELEKTROFORESIS
Elektroforesis

Kertas
Elektroforesis kertas adalah jenis elektroforesis
yang terdiri dari kertas sebagai fase diam dan
partikel bermuatan yang terlarut sebagai fase
gerak, terutama ialah ion-ion kompleks.

Elektroforesis

gel

Elektroforesi gel ialah elektroforesis yang menggunakan gel


sebagai fase diam untuk memisahkan molekul-molekul. Dalam
elektroforesis gel terdapat dua material dasar yang di sebut
fase diam dan fase gerak (eluen). Fase diam berfungsi
menyaring objek yang akan dipisah sementara fase gerak
berfungsi membawa objek yang akan dipisah.

Elektroforesis gel
Kanji

Prinsip Kerja Elektroforesis Gel

Elektroforesis

Kapiler
Elektroforesis kapiler adalah metode elektroforesis
yang dipakai untuk memisahkan asam amino,
protein, lipid, kharbohidrat, dan nukleotida dengan
resolusi tinggi yang dilakukan pada pipa kapiler
berisi buffer. Mediumnya terdiri dari :
1. Selulosa Asetat
2. Larutan Buffer

Elektro

osmotik flow
Jika kapiler pada elektroforesis diberi tegangan,
maka akan terjadi perpindahan muatan ke arah
kutub negatif (-). Perpindahan yang terjadi disebut
"electroosmotic flow (EOF)". Pergerakan elektrolit
yang tidak dipengaruhi oleh EOF disebut
"elektroforetik". Prinsip kerja EOF dapat dilihat pada
gambar berikut.

Komponen Utama Alat


Larutan

elektrolit: larutan pembawa komponen


umumnya buffer dengan pH tertentu.
Zat pendukung: tempat pemisahan terjadi.
Biasanya berupa kertas(selulosa asetat, selulosa
nitrat), gel kanji, gel polikrilamid, busa
poliuretan, agar-agar.
Elektroda: dengan anoda dan katoda yang
dihubungkan arus listrik

Elektroforesis dalam Bidang


Pangan

Elektroforesis

digunakan untuk menentukan


komposisi protein suatu produk makanan.
Contohnya, perbedaan yang terdapat didalam
komposisi protein dari pekatan kacang soya dan
pekatan wei yang dihasilkan melalui teknik
pemisahan .

Elektroforesis

juga digunakan untuk menentukan


ketulenan suatu ekstrak protein

Kekurangan dan Kelebihan


Elektroforesis
Kekurangan :
Sulit untuk analisa kuantitatif, kecuali dengan
elektroforesisi tidak berpendukung.
Sukar mendeteksi konsentrasi rendah
Sukar untuk senyawa tidak bermuatan
Kelebihan :
Mudah untuk molekul besar dan bermuatan.
Dapat digabungkan dengan kromatografi (lempeng tipis)
Lebih cepat dari kromatografi biasa
Alat dan teknik sederhana