Anda di halaman 1dari 22

IDENTIFIKASI GUGUS

FUNGSIONAL

Lisa andina
M.Sc., Apt.

Tujuan:
Identifikasi secara sistematik gugus fungsional pada

senyawa organik
Memahami dan dapat melakukan uji penegasan setelah

melakukan identifikassi gugus fungsi

Pendahuluan
Sebagian

besar senyawa organik dan senyawa

biokimiawi tersusun dari unsur karbon, hidrogen dan


beberapa unsur lain (seperti oksigen, nitrogen dan
belerang).
Perbedaan susunan atom dan ikatan, yang dikenal

sebagai gugus fungsi bertanggung jawab pada


reaktivitas dari suatu kelompok senyawa organik

Uji berdasarkan sifat fisika


Penentuan titik leleh dan titik didih
Uji solubilitas (kelarutan)
Kelarutan senyawa organik dalam air, asam encer, atau basa

encer memberikan petunjuk yang berguna mengenai ada maupun


tdak adanya beberapa gugus fungsi.

Prosedur:

Ikuti

skema,

dilakukan

setiap

uji

menggunakan

sampel baru.

Masukkan kurang lebih 25


mg

atau

sampel

tetes

larutan

unknown

pada

tabung

Jika perlu haluskan kristal


sebelumnya.

Tambahkan

sekitar

mL

larutan dan campurkan.

Larutan jernih menunjukkan


senyawa tersebut
dalam
ditambahkan

larutan

larut
yang

Uji kimia
Untuk

masing-masing

uji

kimia

sampel

unknown

setidaknya digunakan 3 sampel:


Sampel unknown yang ingin diketahui
Sampel yang mengandung gugus fungsi yang diuji (kontrol positif)
Sampel yang tidak mengandung gugus fungsi (kontrol negatif)

Dengan menggunakan ketiga sampel tersebut secara

bersamaan akan memberikan hasil yang lebih akurat

Identifikasi alkohol
Prosedur:
Prosedur:
Masukkan
Masukkan satu tetes
tetes sampel kedalam

Reagen Jones: Suspensi dari 25 g chromat anhydrida (CrO3)


dalam 25 mL Asam Sulfat Pekat dituang perlahan sambil diaduk
dalam 75 mL air.

tabung
tabung dan tambahkan 2 tetes reagen
Jones
Jones (Jika sampel dalam
dalam bentuk padat,
padat,
larutkan
larutkan 50 mg sampel
sampel ke dalam aseton)
Aduk
Aduk campuran
campuran sampel dan
dan reagen
selama
selama 5 detik dan catat perubahan
warna
warna yang
yang terjadi
Alkohol
Alkohol primer dan
dan alkohol
alkohol sekunder
teroksidasi
teroksidasi oleh reagen Jones
Perubahan
Perubahan warna
warna dari
dari orange ke
ke biru atau
atau
hijau
hijau menunjukkan
menunjukkan adanya alkohol primer
atau
atau alkohol sekunder
Alkohol
Alkohol tersier tidak
tidak teroksidasi
teroksidasi (tdk
(tdk terjadi
perubahan
perubahan warna)

Catatan:
amina dapat bereaksi dengan reagen Jones dan menyebabkan terjadinya endapan coklat
tua-hitam dengan pemanasan

Catatan:
Amina akan bereaksi
dengan reagen lucas
memberikan endapan
putih melalui pemanasan

Prosedur:
Tambahkan 2 tetes sampel ke dalam tabung kemudian tambahkan 10 tetes reagen

lucas
Aduk campuran tersebut dan catat berapa waktu yang dibutuhkan untuk
membentuk larutan berkabut dan terpisah menjadi 2 lapisan.
Jika alkohol tersier maka larutan berkabut dan 2 lapisan akan segera terbentuk
Jika alkohol sekunder akan membutuhkan waktu 5-10 menit
Jika alkohol primer maka reaksi akan berlangsung sangat lambat bahkan larutan
berkabut akan sangat sukar untuk diamati

Identifikasi fenol dan enol

Prosedur:
Tambahkan 1 tetes sampel ke dalam tabung yang berisi 1 mL 1% ferri klorida.
Jika terbentuk warna merah, ungu atau biru menunjukkan adanya fenol atau enol

Identifikasi aldehid dan keton

Prosedur:
Tambahkan 2 tetes sampel ke dalam tabung dan tambahkan 7-8 tetes 2,4 DNP. (jika dalam

bentuk padat larutkan dalam 10 tetes etanol)


Aduk larutan dan amati perubahan warna yang terjadi
Terbentuknya endapan berwarna merah-kuning menunjukkan adanya aldehid atau keton

Catatan:
Amina akan memberikan positif palsu

Prosedur:
Tambahkan 2 tetes sampel ke

dalam tabung dan tambahkan


beberapa tetes reagen Jones
Endapan hijau garam kromat
(III) menunjukkan hasil positif
Aldehid alifatik dan aromatik
membentuk endapan setelah 30
detik dan 30-90 detik

Catatan:
Alkohol primer dan sekunder juga
bereaksi dengan reagen Jones
Amina bereaksi dengan reagen Jones
membentuk endapan berwarna coklat
tua-hitam dengan pemanasan

Reaksi untuk membedakan


aldehid dan keton

Prosedur:
Tambahkan 10 tetes 5% perak nitrat dan 1 tetes 10% NaOH ke dalam tabung
Sambil diaduk tambahkan 1 tetes amonia, tambahkan lagi jika perlu (penambahan tidak

melebihi 3 tetes amonia)


Tambahkan 1 tetes sampel, aduk, kemudian tunggu 10 menit
Aldehid akan menghasilkan cermin perak
Keton tidak mrnghasilkan cermin perak

Reaksi untuk membedakan keton dan metil keton

Prosedur:
Tambahkan 2 tetes sampel (jika sampel padat larutkan dalam dioksan) ke dalam

tabung, tambahkan 5 tetes 10% NaOH,aduk.


Tambahkan reagen Iod.
Terbentuknya endapan kuning menunjukkan adanya gugus fungsi metil keton
Catatan:
Adanya metil alkohol seperti 2 propanol, 2 butanol dan etanol juga memberikan hasil positif

Identifikasi ester

Prosedur:
Tambahkan 1 tetes sampel ke dalam tabung. (jika sampel padat, 40 mg sampel larutkan

dalam beberapa tetes 95% etaanol)


Tambahkan 1 mL 0,5 M hydroxilamine HCl dalam 95% etanol dan 0,2 mL 6 M NaOH.
Panaskan larutan di atas waterbath, dinginkan, tambahkan 2 mL 1 M HCl, jika larutan
keruh tambahkan 2 mL 95% etanol
Tambahkan 1 tetes 5% ferri klorida kemudian aduk.
Terbentuknya warna burgundy atau magenta menunjukkan hasil positif.

Identifikasi Amina

Prosedur:
Tambahkan 8 tetes 10% tembaga sulfat ke dalam tabung
Tambahkan 1 tetes sampel (atau beberapa kristal sampel)
Terbentuknya warna biru-hijau atau endapan biru-hijau menunjukkan adanya

amina

Prosedur:
Tambahkan 0,1 mL sampel ke dalam

25 mL erlenmeyer
Tambah 0,2 mL benzensulfonil klorida
Aduk selama 1 menit dan tambah 5
mL 10% NaOH, aduk selama 5 menit
Larutan basa diuji dengan kertas
lakmus
Hangatkan larutan diatas waterbath,
kemudian dinginkan dan amati
apakah terbentuk endapan atau
residu minyak pada larutan
Jika
tidak
terdapat
endapan
tambahkan
larutan
10%
HCL,
endapan yang terbentuk dalam
suasana asam menunjukkan adanya
amin primer
Jika terbentuk endapan, pisahkan
endapan dan uji kelarutannnya dalam
10% HCl
Jika
Jika endapan
endapan tidak
tidak larut,
larut, maka
maka senyawa
senyawa

tersebut
tersebut adalah amin
amin sekunder
sekunder
Jika
Jika endapan
endapan larut,
larut, maka
maka amin tersier

Identifikasi amida

Identifikasi asam karboksilat

Identifikasi asam karboksilat

tugas
Buat ringkasan catatan berupa tabel:

No.

Gugus fungsi

Uji kimia

hasil

1.

Alkohol primer

Reagen jones

Larutan biru/hijau

Reaksi apa saja yang memberikan hasil positif pada senyawa obat

berikut ini? Jelaskan!

1. asetosal

3. kokain
2. kloramfenikol

TERIMA KASIH