Anda di halaman 1dari 17

KOMPLEMEN

dr. Ni Wayan Lisa Suasti

SEKOLAH TINGGI FARMASI BHAKTI


PERTIWI PALEMBANG
2015

KOMPLEMEN
Komplemen adalah sebuah system yang
terdiri atas sejumlah protein yang
berperan dalam pertahanan terhadap
benda asing
System imun spesifik dan nonspesifik
Merupakan salah satu system enzim
serum yang berfungsi dalam inflamasi,
opsonisasi dan lisis membrna patogen.
Terdapat 20 jenis protein yang diketahui
berperan dalam system komplemen.

Salah satu komponen sistem imun non


spesifik dan spesifik humoral yang berada
dalam kondisi tidak aktif yang dapat
diaktifkan berbagai bahan seperti toksin
bakteri.
Aktivasi komplemen mengakibatkan
lepasnya sejumlah mediator yang punya
aktivitas biologi dan beberapa dapat
menyebabkan kerusakan jaringan.

Reseptor Komplemen
Tempat pengikatan komplemen dengan sel-sel yang
berperan memfagositosis antigen (terdapat pada
permukaan sel-sel fagost)
Contoh reseptor dan letak:
CR1: fagosit dan eritrosit
CR2: sel B dan sel dendritik folikuler
CR3: fagosit mononuklier,neutrofil dan sel NK
(integrin)
CR4: makrofag jaringan

RESEPTOR
NO

JENIS

FUNGSI
Eliminasi antigen.

Ditemukan pada makrofag mengikat


C1q pada jaringan kolagen.iminasi
antigen

fagositosis

Bagian dari kompleks co-reseptor sel B


dan ditemukan pada sel dendritik
falikular

C1qR

CR2

CR3

Memudahkan fagositosis Merupakan integrin pada fagosit


kompleks
imun
dan mononuclear, neutrofil dan sel NK
migrasi
monosit
ke
jaringan
Fungsi sama dengan C3

CR4

KETERANGAN

Merupakan
integrin
terutama
diekspresikan di magrofag jaringan

INTERAKSI LIGAN
NO

RESEPTOR

LIGAN FRAGMEN
KOMPLEMEN

CR1

C3b & iC4bc

CR2

C3b

CR3

iC3b

CR4

C3b

C3a/C4a-R

C5a-R

TIPE SEL RESEPTOR

FUNGSI INTERAKSI SEL-LIGAN

Fagosit
Eritrosit

Mengenai antigen dengan bantuan


opsonin
Klirens kompleks imun dalam sirkulasi

Sel B

Infeksi EBV

Fagosit

Adhesi selular.
Mengenal antigen
opsonin

Fagosit

Mengenal
opsonin

Sel mast & basofil

Degranulasi yang melepaskan histamin


dan mediator inflamasi lain

Sel mast & basofil


Sel endotel
fagosit

Degranulasi yang melepaskan histamin


dan mediator inflamasi lain
Meningkatkan permeabilitas
Vskular
kemotaksis

C3a/C4a

C5a

antigen

dengan

bantuan

dengan

bantuan

Klasifikasi komplemen berdasarkan


fungsi

Anafilotoksin
Kemotaksin
Adherens imun
opsonin

Anafilotoksin
Bahan dengan berat molekul kecil yang dapat
menimbulkan degranulasi sel mast atau basofil
Komplemen yang berperan : C3a, C5a dan C4a

Kemotaksin
Bahan-bahan yang dapat menarik dan
mengerahkan sel fagosit
Komplemen yang berperan : C3a, C5a, C5-7

Adherens Imun
Komplemen yang aktif akibat adanya partikel
antigen yang melekat di permukaan dilapisi
Antibodi sehingga memudahkan antigen untuk
difagositosis
Komplemen yang berperan : C3b

Opsonin
Opsonisasi :
proses pelapisan antigen oleh antibodi dan atau
komplemen sehingga lebih mudah dan cepat
dikenali dan dimakan oleh fagosit
Komplemen yang berperan: C3b

Aktifasi komplemer
Jalur klasik
Jalur lektin
Jalur alternatif.

Jalur Klasik
C1 yang dicetuskan oleh kompleks imun antibodi dan
antigen (IgM dan IgG) IgM yang memilki sebanyak
lima fragmen crystallizable (Fc) mudah diikat oleh C1.
mengaktifkan C3. (melibatkan 9 komplemen
protein utama yaitu C1-C9)
Lipid A dari endotoksin, protease, kristal urat,
polinukleotide, membran virus tertentu & C-Reactive
Protein (CRP) dapat mengaktifkan komplemen melalui
jalur klasik

Jalur Lektin
Lektin merupakan protein larut yang mengenal dan
mengikat residu arang yang merupakan bagian dinding
sel mikroba. Mannan Binding Lectin (MBL) adalah
kolektin yang dapat diikat melalui bagian lektin hidrat
arang kuman. Setelah MBL diikat kuman, MBL segera
mengaktifkan C3.
Ikatan antara polisakarida mikroba dengan lektin dalam
sirkulasi MBL mengaktifkan kompleks enzim C1r-C1s
atau serin esterase yang lain Kemudian tahap jalur
aktifasi sama dengan jalur klasik melalui C3

Jalur Alternatif
Bakteri, jamur, virus, parasit, zat
kontras, agregat IgA, IgG dan faktor
nefritik dapat mengaktifkan komplemen
melalui jalur ini. Aktivasi spontan C3
ini terjadi pada permukaan sel kuman.
Dengan aktivasi C3, kaskade
komplemen yang mirip pada sistem
klasik berlangsung.

JALUR AKTIVASI

TERIMA KASIH