Anda di halaman 1dari 24

AIR LIMBAH

Oleh : Kelompok Genap II B

Pengertian Air Limbah


Air limbah atau air buangan
adalah sisa air yang dibuang yang
berasal dari rumah tangga, industri
maupun tempat-tempat umum
lainnya, dan pada umumnya
mengandung bahan - bahan atau
zat - zat yang dapat membahayakan
bagi kesehatan manusia serta
menggangu lingkungan hidup

Sumber Air Limbah


Air buangan yang bersumber dari rumah tangga
(domestic wastes water) yaitu air limbah yang
berasal dari pemukiman penduduk.
Air limbah rumah tangga terdiri dari 3 fraksi
penting, yaitu :
Tinja (faeces)
Air seni (urine)
Grey water,

Air buangan industri (industrial


wastes water) yang berasal dari
berbagai jenis industri akibat proses
produksi.
Air buangan kotapraja (municipal
wastes water) yaitu air buangan yang
berasal dari daerah perkantoran,
perdagangan, hotel, restoran,
tempat-tempat umum, tempat-tempat
ibadah, dan sebagainya.

Volume air limbah yang


dihasilkan pada suatu masyarakat
dipengaruhi oleh beberapa faktor,
antara lain:
Kebiasaan manusia
Penggunaan system pembuangan
kombinasi atau terpisah
Waktu

Komposisi air Limbah


Air limbah domestik terdiri dari air
limbah manusia (urin dan tinja) dan air
limbah cuci yang berupa air limbah yang
dihasilkan dari air bekas mandi, cucian
perkakas dapur, cucian pakaian, makanan
dan lain-lain.

Karakteristik Tipe Air Limbah


Domestik

Makin tinggi konsentrasi materialmaterial organik yang terkandung


dalam air limbah, makin besar nilai
dari BOD5 atau COD.

Karakteristik Air Limbah


Karakteristik limbah secara umum adalah
sebagai berikut:

1. Berukuran kecil (mikro)


2. Dinamis (dapat berpindah)
3. Penyebaran berdampak luas4. Berdampak
jangka panjang

Karakteristik fisik
Zat padat
Bau
Suhu air limbah biasanya lebih tinggi dari pada suhu
lingkungan di sekitarnya.
Sering kali air limbah memiliki karakteristik warna
tertentu, tergantung dari kandungan pada limbahnya
Kekeruhan air limbah cenderung terlihat keruh.

Karakteristik kimia
Bahan organik
BOD (Biologycal Oxygen Demand)
DO (Dissolved Oxygen)
COD (chemical Oxygen Demand)
pH(Puissance d'Hydrogen Scale)
Logam berat

Karakteristik Biologis
untuk mengukur kualitas air
terutama untuk diminum. Parameter
yang digunakan adalah banyaknya
mikroorganisme yang terkandung.

Sifat Fisik Air Limbah


Adapun sifat fisik yang penting adalah
kandungan zat padat sebagai efek estetika
dan kejernihan serta bau dan warna dan
juga temperatur.
Jumlah endapan pada contoh air
merupakan sisa penguapan dari contoh air
limbah pada suhu 103 - ao5 derajat Celcius.

Parameter Air Limbah


Parameter yang digunakan untuk mengukur
kadar bahan pencemar antara lain :

BOD (Biochemical Oxygent Demand)


BOD adalah ukuran kandungan oksigen
terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk
menguraikan bahan organik yang ada di dalam air.

COD (Chemical Oxygent Demand)


COD merupakan jumlah oksigen yang
diperlukan agar bahan buangan yang ada di dalam
air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia.

TSS (Total Suspended Solid)


Zat yang tersuspensi biasanya terdiri dari zat
organik dan anorganik yang melayang-layang
dalam air, secara fisika zat ini sebagai penyebab
kekeruhan pada air

MPN Coliform
Untuk mengetahui jumlah Coliform didalam
contoh biasanya digunakan metode MPN (Most
Probable Number) dengan cara fermentasi tabung
ganda.

DO ( Dissolved Oxygen )
DO adalah kadar oksigen terlarut dalam air.
Penurunan DO dapat diakibatkan oleh
pencemaran air yang mengandung bahan organik
sehingga menyebabkan organisme air terganggu.

pH

Nilai pH limbah adalah ukuran keasaman atau


kebasaan limbah. Air yang tidak tercemar memiliki
nilai pH antara 6,5 7,5.

Purifikasi Air Limbah


Purifikasi alami (self purification)
adalah kemampuan alam untuk
membersihkan pencemar melalui
proses-proses kimia-fisik-biologi yang
berlangsung secara alami dalam badan air

Pengolahan Air Limbah


Air limbah sebelum dilepas ke pembuangan akhir harus
menjalani pengolahan terlebih dahulu. Untuk dapat
melaksanakan pengolahan air limbah yang efektif diperlukan
rencana pengolahan yang baik. Pengolahan air limbah dapat
dilakukan secara alamiah maupun dengan bantuan peralatan.
Pengolahan air limbah secara alamiah biasanya dilakukan
dengan bantuan kolam stabilisasi sedangkan pengolahan air
dengan bantuan peralatan misalnya dilakukan pada Instalasi
Pengolahan Air Limbah/ IPAL (Waste Water Treatment Plant /
WWTP).

Tujuan Pengolahan Air Limbah


Mencegah pencemaran pada
sumber air rumah tangga.
Melindungi hewan dan tanaman
yang hidup didalam air.
Menghindari pencemaran tanah
permukaan.
Menghilangkan tempat
berkembangbiaknya bibit dan vektor
penyakit.

Syarat Sistem Pengolahan Air


Limbah
1.

Tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber-sumber air

minum.
2.

Tidak mengakibatkan pencemaran air permukaan.

3.

Tidak menimbulkan pencemaran pada flora dan fauna yang hidup

di air di dalam penggunaannya sehari-hari.


4.

Tidak dihinggapi oleh vektor atau serangga yang mengakibatkan

penyakit.
5.

Tidak terbuka dan harus tertutup.

6.

Tidak menimbulkan bau atau aroma tidak sedap.

Dampak Pembuangan Air Limbah

Gangguan Kesehatan

Penurunan Kualitas Lingkungan


Gangguan Terhadap Keindahan
Gangguan terhadap kerusakan
benda