Anda di halaman 1dari 12

RETARDASI MENTAL

OLEH
IMAM MARDANI

PENDAHULUAN

Retardasi mental bukanlah suatu penyakit,


melainkan akibat suatu proses patologis di
otak yang ditandai adanya keterbatasan
fungsi adaptif dan intelektual. Penyebab
retardasi mental sering tidak teridentifikasi,
dan akibat-akibatnya terlihat jelas pada
seseorang dalam bentuk kesulitan secara
intelektual dan keterampilan hidup.

DEFINISI

Retardasi Mental adalah suatu keadaan


perkembangan jiwa yang terhenti atau tidak
lengkap, yang terutama ditandai oleh
terjadinya hendaya keterampilan selama
masa perkembangan, sehingga berpengaruh
pada tingkat kecerdasan secara menyeluruh,
misalnya kemampuan kognitif, bahasa,
motorik, dan sosial. Retardasi mental dapat
terjadi dengan atau tanpa gangguan jiwa
atau gangguan fisik lainnya

ETIOLOGI

Infeksi atau intoksikasi


Sebab fisik
Gangguan metabolisme, pertumbuhan atau gizi
Penyakit otak
Kelainan kromosom
Prematuritas

MANIFESTASI KLINIS

Keterlambatan bahasa, termasuk bahasa ekspresif (bicara) dan bahasa


reseptif (pemahaman).Perkembangan vokal bayi dengan retardasi
mental, menunjukkan keterlambatan 2 bulan dari yang seharusnya,
dalam masa perkembangan.
Motorik halus, penundaan yang signifikan dalam kegiatan seperti makan
sendiri, toilet, dan berpakaian.
Delay kognitif, memiliki kesulitan dengan memori, pemecahan masalah
dan penalaran logis. Ini dapat dinyatakan awal dengan kesulitan
preakademik atau kesulitan mengikuti arah (terutama arah multi).
Penundaan sosial, menampilkan kurangnya minat dalam mainan yang
sesuai dengan usia dan keterlambatan dalam bermain imajinatif dan
bermain timbal balik dengan rekan-rekan seusianya.
Motorik kasar, keterlambatan perkembangan motorik kasar jarang
bersama dengan kognitif, bahasa, dan motorik halus
Gangguan perilaku, perilaku yang terkait dapat mencakup agresi,
mencederai diri, pembangkangan, kurangnya perhatian, hiperaktif,
gangguan tidur, dan perilaku stereotipik.

PENEGAKAN DIAGNOSIS

Anamnesis
Wawancara Psikiatrik
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Penunjang

Kriteria Diagnostik DSM-IV-TR Retardasi Mental (Sadock, 2014)


Fungsi intelektual secara signifikan dibawah rerata, IQ kira-kira 70
atau kurang pada tes IQ yang diberikan secara individual untuk bayi,
penilaian klinis berupa fungsi intelektual yang secara signifikan
dibawah rerata
Defisit atau hendaya yang terjadi bersamaan di dalam fungsi adaptif
saat ini dalam sedikitnya dua area berikut ini : komunikasi,
perawatan diri, kehidupan di rumah, keterampilan
sosial/interpersonal, penggunaan sumber komunitas, pengarahan
diri, keterampilan akademik fungsional, bekerja, bersantai,
kesehatan, dan kemanan.
Onset sebelum usia 18 tahun. Kode didasarkan pada derajat
keparahan yang mencerminkan tingkat hendaya intelektual :
Retardasi

mental ringan : tingkat IQ 50-55 hingga kira-kira 70


Retardasi mental sedang
: tingkat IQ 35-40 sampai 50-55
Retardasi mental berat : tingkat IQ 20-25 sampai 35-40
Retardasi mental sangat berat : tingkat IQ dibawah 20 atau 25
Retardasi mental, keparahan tidak dirinci : ketika terdapat anggapan kuat
adanya retardasi mental tetapi intelegensi orang tersebut tidak dapat diuji
dengan standar

PENATALAKSANAAN

Pencegahan Primer
Meliputi tindakan yang dilakukan untuk
menghilangkan atau mengurangi keadaan yang
menimbulkan terjadinya gangguan yang terkait
dengan retardasi mental, caranya mencakup
edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan
kesadaran masyarakat umum akan retardasi mental.
Pencegahan Sekunder
Ketika suatu gangguan yang dikaitkan dengan
retardasi mental telah diidentifikasi, gangguan ini
harus diterapi untuk memperpendek perjalanan
penyakit dan meminimalkan gejala sisa atau
hendaya selanjutnya. Antara lain dengan cara:

Edukasi untuk anak

Terapi Perilaku, Kognitif, dan Psikodinamik


Edukasi Keluarga

Intervensi sosial

Farmakologi

PROGNOSIS
Pada sebagian besar kasus retardasi mental,
hendaya intelektual yang mendasari tidak
membaik, tetapi tingkat adaptasi orang yang
mengalaminya secara positif dapat
dipengaruhi oleh lingkungan yang mendukung
dan berkualitas baik. Pada umumnya orang
dengan retardasi mental ringan dan sedang
memiliki fleksibilitas tertinggi dalam
beradaptasi terhadap berbagai keadaan
lingkungan

KESIMPULAN

Retardasi Mental adalah suatu keadaan


perkembangan jiwa yang terhenti atau tidak
lengkap, yang terutama ditandai oleh terjadinya
hendaya keterampilan selama masa perkembangan,
sehingga berpengaruh pada tingkat kecerdasan
secara menyeluruh, misalnya kemampuan kognitif,
bahasa, motorik, dan sosial. Segala yang
berhubungan dengan pertumbuhan dan pematangan
otak dapat menyebabkan RM. Penegakan diagnosis
penting dalam anamnesis untuk menanyakan
riwayat kelahiran dan ibu selama hamil. Terapi yang
dapat dilakukan adalah kombinasi psikososial dan
farmakologi.

DAFTAR PUSTAKA

Arnatas. (2009). Mental Retardation : Definitions, Etiology, Epidemiology, and Diagnosis. Journal
of Sport and Health Research. Vol. 1. No. 2. [online]. Available from :
http://www.journalshr.com/index.php/issues/2009/36-vol-1-n2-september-december-2009/62-armatas
-v-2009-mental-retardation-definitions-etiology-epidemiology-and-diagnosis-j-sport-health-res12112-122
[Accessed : 2015, May 5] Brown JF, Brown MZ, Diabiasio P. (2013). Treating Individuals with
Intelectual Disabilities and Challenging Behaviors with Adapted Dialectical Behavior Therapy.
[online]. Available from : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3725667/ [Accessed :
2015, May 5]
Charlot L, et al. (2011).Non Psychiatric Health Problem among Psychiatrics Inpatients with
Intelectual Disabilities. [online]. Available from :
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3646333/ [Accessed : 2015, May 5]
Gallaso, et al. (2010). Idiopathic Mental Retardation and New Chromosomal Abnormalities. Italian
Journal of Pediatrics. [online]. Available from : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20152051
[Accessed : 2015, May 5] Maramis WF dan Maramis AA. (2009). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. 2nd
Ed. Surabaya : Pusat Penerbitan dan Percetakan.
Maslim. (2003). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa. Rujukan Ringkas dari PPDGJ-III. Jakarta : PT
Nuh Jaya.
Pruthi. (2013). Language Development in Children with Mental Retardation. Dynamical
Psychology. [online]. Available from :
http://goertzel.org/dynapsyc/2007/Language%20development.htm [Accessed : 2015, May 5]
Sadock BJ dan Sadock VA. (2014). Buku Ajar Psikiatri Klinis. 2nd Ed. Jakarta : Penerbit Buku
Kedokteran EGC.
Zeldin AS, et al. (2014). Intelectual Disability. [online]. Available from :
http://emedicine.medscape.com/article/1180709-overview [Accessed : 2015, May 5]