Anda di halaman 1dari 14

LP KEMOTERAPI

DI SUSUN OLEH
NUR KHAIRIYAH
NIM: 2012610123

DEFINISI

Kemoterapi adalah pemberian


golongan obat-obatan tertentu
dengan tujuan menghambat
pertumbuhan sel kanker dan
bahkan ada yang dapat
membunuh sel kanker.

MEKANISME KERJA OBATOBAT KEMOTERAPI

1. CCDD (Cell Cycle Depending Drug

PEMILIHAN OBAT
KEMOTERAPI
Diberikan kepada penderita hendaknya
"5 tepat dan satu waspada" yaitu:
a)Tepat indikasi
b)Tepat jenis
c)Tepat dosis
d)Tepat waktu
e)Tepat cara
f)Waspada ESO (Efek Samping
Obat)

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI
Obat-obat kemoterapi
dapat diberikan
sebagai:
a. TERAPI UTAMA ;
Sebagai terapi
utama obat anti
kanker yang
diberikan pada
kanker yang
Khemosensitif dan
Kanker yang telah
menyebar jauh
( umumnya stadium
IV)

b.TERAPI TAMBAHAN
( ADJUVANT) Sebagai
terapi tambahan
khemoterapi diberikan
pada kanker lokal atau
lokoregional seperti
pada kanker :
- Mamma
- Serviks
- Kolon
-Lambung
-Paru

METODE PEMBERIAN
KEMOTERAPI.
Ada empat metode pemberian kemoterapi:
Sebagai pengobatan induksi; pengobatan primer
pada penderita dengan keganasan yang telah lanjut dan
tidak ada alternatif terapi lain yang diberikan
Sebagai pengobatan adjuvant; setelah dilakukan
pembedahan dan radioterapi
Sebagai pengobatan neoadjuvant; sebagai
pengobatan initial
Sebagai pengobatan setempat; langsung pada
daerah yang dikenai kanker

CARA PEMBERIAN
KHEMOTERAPI

INTRAVENA
INTRA ARTERI
PERFUSI REGIONAL
INTRA TUMORAL
INTRA CAVITAIR
TOPIKAL

INDIKASI PEMBERIAN
KEMOTERAPI
Ada 7 indikasi pemberian
khemoterapi,yaitu:
Untuk menyembuhkan kanker.
Memperpanjang hidup dan
remisi.
Memperpanjang interval bebas
kanker
Menghentikan progresi kanker.
Paliasi symptom.
Mengecilkan volume kanker.
Menghilangkan gejala para
neoplasma.

KONTRA INDIKASI
KHEMOTERAPI
1) Kontra lndikasi Absolut
Penyakit stadium terminal
Hamil trimester pertama kecuali akan digugurkan.
Septicemia
Koma.
2) Kontra lndikasi Relatif
Usia lanjut terutama untuk tumor yang tumbuhnya
lambat
dan
sensitivitasnya rendah.
Status penampilan yang sangat jelek
Ada gangguan fungsi organ vital yang berat
seperti: hati,
ginjal.
jantung, sumsum tulang dsb
Dementia
Penderita tidak dapat mengunjungi klinik secara

EFEK SAMPING KEMOTERAPI


1. Terhadap sumsum tulang: leukopeni , anemi,
trombositopenia.
2. Terhadap saluran cerna: mual, muntah, stomatitis,
gastritis, diare,ileus.
3. Terhadap kardiovaskuler: kardiomiopati, hipertensi,
dekompensasio cordis
4. Terhadap paru : fibrosis
5. Terhadap hepar : fibrosis.
6. Terhadap ginjal : nekrosis tubulus
7. Terhadap kulit: hiperpigmentasi, alopesia.
8. Terhadap syaraf: parestesi, neuropati, , tuli.
9. Terhadap pankreas : pankreatitis.
10. Terhadap uterus : perdarahan.
11. Terhadap kandung kemih: sistitis.

PEMANTAUAN
KHEMOTERAPI
a) Fisik penderita, terutama
status penampilan dan
toksisitas.
b) Radiologi, terutarna
keadaan
parunya.
c) Laboratorium, terutama
hemoglobin, leukosit dan
thrombosit

KOMPLIKASI KHEMOTERAPI
Segera:
Shock
Nyeri pada tempat suntikan
Arrhythmia
Dini
Mual/Muntah
Panas, reaksi hipersensitif
Panas

Next
Lambat ( beberapa hari )
Stomatitis
Nephrotoksis
Diarrhoea
Neuropathi
Alopecia
Depresi sumsum tulang
Lambat ( beberapa bulan )
Hiperpigmentasi kulit
Lesi organ