Anda di halaman 1dari 23

PLANKTO

Putri Dwiyan Jayati (145080100111030)


Okki Putriani
(145080100111034)
Gema Ayu Rohani
(145080100111036)
Patricia O. A. Gultom (145080100111023)
Widy Tejo Jati A.
(145080100111021)

Definisi plankton
Plankton berasal dari bahasa
Yunani yang mempunyai arti
mengapung
Plankton adalah jenis
makanan ikan, berupa
organisme yang hidup
melayang-layang didalam air
tanpa mempunyai
kemampuan untuk melawan
gerakan air

Plankton
fitoplankton
organisme autotrof yaitu dapat
memenuhi kebutuhan hidupnya dengan
memanfaatkan nutrien anorganik
melalui proses fotosintesis atau
fotoautotrof dan sintesis kimia atau
kemoautotrof

zooplankton

hewan-hewan kecil yang berenang atau


mengapung di kolom air

Ukura
n
Sebara
n
vertika
l

Pengelomp
okkan
Plankton

Sebara
n
horizon
tal

Asal

Siklus
hidup

Berdasarkan Ukuran
Megaplankton
cm
Makroplankton
Mesoplankton
mm
Mikroplankton
m
Nanoplankton

: plankton dengan ukuran20-200


: plankton dengan ukuran 2-20 cm
: plankton dengan ukuran 0,2-20
: plankton dengan ukuran 20-200
: plankton dengan ukuran 2-20 m

Pikoplankton: plankton dengan ukuran kurang


dari 2 m

Berdasarkan Asal
Autogenik : plankton yang berasal
dari
perairan itu sendiri
Allogenik
: plankton yang berasal
dari
perairan lain

Berdasarkan siklus
hidupnya
Holoplank plankton yang seluruh hidup tidak pernah
ton
keluar dari sifatnya sebagai plankton.

Meroplank
ton

plankton yang mempunyai karakteristik


hanya sementara saja dari siklus hidupnya
bersifat sebagai plankton.

bukanlah plankton yang sejati ,dalam


keadaan normalnya hidup di dasar sebagai
Tikoplankt
bentos. karena gerak air menyebabkan ia
on
terlepas dari dasar dan terbawa arus
mengembara sementara sebagai plankton.

Sebaran
horizontal

Sebaran
vertikal

Plankton neritik

Epiplankto
n

Plankton
oseanik

Mesoplank
to
Hipoplankt
on

fitoplankton
memiliki pigmen-pigmen fotosintesis
autotrophic, prokariotik atau eukariotik alga
yang hidup dekat permukaan air
mikroorganisme nabati yang hidup melayanglayang , tidak mempunyai daya gerak
Ukurannya sangat kecil berukuran 2 200m
(1 m = 0,001mm)
menjadi sumber energi bagi seluruh biota laut
lewat mekanisme rantai makanan

klasifikasi phytoplankton
Chlorophyta (Green Algae) : klorofil-a dan klorofil-b
Cyanophyta (Blue Green Algae) :klorofil-a,
phycocianobilin, phycoerythrobilin
Chrysophyta/ Bacillariophyta : Klorofil-a, C1 dan
C2, fucoxanthin,
Pyrrophyta/Dinoflagellata : Klorofil-a, C2 dan
peridinin
Cryptophyta : klorofil-a, C2, phycocianobilin atau
phycoerythrobilin
Euglenophyta : klorofil-a dan klorofil-b
Rhodophyta (Red Alge) : klorofil-a,
phycoerythrobilin

Klasifikasi Zooplankton
Phylum Rotifera :
Menempel di objek yang ada dalam air, dengan mempergunakan jari
kaki.
Makanan rotifera berupa.
Mikroorganisme yang ada dalam air.
Phylum Arthropoda :
hewan yang memiliki ciri kaki beruas,
berbuku atau bersegmen.
Segmen tersebut juga berada pada tubuhnya
Phylum Copepoda :
Grup crustacea kecil yang dapat ditemui dilaut dan hampir semua
habitat air tawar dan mereka membentuk sumber tersebar protein di
samudra
Phylum Molusca :
Hewan yang mempunyai ukuran besara pada waktu dewasa, pada
waktu larva berupa bersifat plankton

Faktor
fisik
Faktor
pembat
as
plankto

Faktor
kimia

Cahaya : Laju pertumbuhan fitoplankton sangat


tergantung pada ketersediaan cahaya
didalam perairan
Suhu : Suhu air mempengaruhi kandungan
oksigen terlarut dalam air, perkembangan
plankton optimal terjadi dalam kisaran suhu
antara 25oc 30oc
Kekeruhan / kecerahan : apabila kekeruhan
tinggi maka cahaya matahari tidak dapat
menembus perairan dan menyebabkan
fitoplankton tidak dapat melakukan proses
fotosintesis
Pergerakan air : penyebab plankton dari satu
tempat ke tempat lainnya dan membantu
menyuplai bahan makanan yang dibutuhkan
plankton

Derajat Keasaman (ph) : Apabila derajat


keasaman tinggi apakah itu asam atau basa
menyebabkan proses fisiologis pada plankton
terganggu
Oksigen Terlarut : diperlukan bakteri untuk
dekomposisi. Dengan adanya proses dekomposisi
yang menyebabkan keadaan unsur hara tetap
tersedia di perairan dan menunjang
pertumbuhan plankton
Salinitas : berperanan penting dalam kehidupan
organisme, misalnya distribusi biota akuatik
Nutrisi : berperan penting untuk pertumbuhan
plankton, nutrisi yang paling penting dalam hal ini
adalah nitrat ( NO3 ) dan phosphat ( PO4 )

Manfaat Plankton
Fitoplankton memiliki kandungan zat
gizi yang sangat menentukan
pertumbuhan ikan. Plankton
merupakan pakan alami yang
merupakan sumber protein,
karbohidrat, lemak, vitamin, dan
mineral sehingga dapat memenuhi
kebutuhan nutrisi ikan

Plankton yang merugikan


Blooming
pertumbuhan plankton secara agresif yang dapat
menyebabkan masalah perairan

Red-tide
fenomena dimana permukaan laut berwarna merah
karena adanya blooming dari genera Gymnodinum
brevis, G. Sanguineus, dan Gonyaulax xantenella
(filum Pyrrophyta atau Dinoflagellata) dan bersifat
racun

Noctiluca

plankton holozoik dari filum pyrophyta


(Dinoflagellata) dan merupakan kompetitor makanan
bagi ikan. Noctiluca bersifat kosmopolit dan hanya
terdapat satu jenis yaitu N

What Jurnals Say.....


Danau Cusheon didominasi oleh
cyanophyta, sementara Danau
Elk didominasi oleh diatom
Hal
yang
mempengaruhi
keadaan
dari
kedua
danau
tersebut adalah musim dan
konsentrasi fosfor
Blooming
sangat
perlu
diperhatikan
pada
periode
musim gugur

Zona
epipelagis
merupakan
hunian utama dari plankton
berukuran
kecil,
di
wilayah
bagian barat daya laut pasifik
tidak ada terdapat fitoplankton
Planktonet
BJN
menangkap
plankton dengan hasil yang
buruk, maka dari itu sebaiknya
digunakan planktonet JuOM

Selama
musim
gugur-musim
semi,
suhu
dan
salinitas
homogen di semua kolom air
Sementara
itu,
konsentrasi
klorofil-a di kolom air rendah
sepanjang
bulan
NovemberJanuari
Produktivitas
primer
(keberadaan
plankton)
di
perairan akan meningkat apabila
kadar krorofil-a juga meningkat

DANKE SEHR