Anda di halaman 1dari 15

ANATOMI AKAR

1.
2.

Disusun Oleh :
Muhammad Zulfikar 12008113
Ria Wahyuningsih 12008122

Pengertian Akar
Akar merupakan bagian dari tumbuhan
yang ada di dalam tanah sebagai tempat
masuknya air dan mineral dari tanah menuju
seluruh bagian tumbuhan. Akar juga
berfungsi untuk melekatkan dan menopang
tubuh agar kokoh. Pada beberapa tumbuhan,
akar juga menjadi tempat menyimpan
cadangan makanan, misalnya pada ketela
pohon.

Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada


Dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga
membentuk akar tunggang. Pada Monokotil, akar
lembaga mati, kemudian pada pangkal batang
akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran
hampir sama sehingga membentuk akar serabut.
Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi
oleh tudung akar atau kaliptra, yang fungsinya
melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah,
sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir
amylum, dinamakan kolumela.

Sifat-Sifat Akar

Bagian tumbuhan yang umumnya terdapat di


dalam tanah.
Arah tumbuh ke pusat bumi(geotrop)
Tidak berbuku maupun beruas sehingga tidak
mendukung tumbuhnya daun.
Bentuknya seringkali meruncing, hingga lebih
mudah untuk menembus tanah.
Warna tidak hijau tetapi kekuningan atau keputihputihan

Fungsi Akar

Memperkokoh tegaknya tanaman


Untuk melekatkan tumbuhan pada media (tanah) karena
akar memiliki kemampuan untuk menerobos lapisan tanah.
Menyerap garam, mineral, dan air, melalui bulu2 akar, air
masuk ke dalam tubuh tumbuhan
Alat respirasi, misalnya tumbuhan bakau
Pada beberapa tanaman, akar digunakan sebagai tempat
penyimpanan cadangan makanan, contohnya pada ubi,
kentang, wortel
Alat perkembangbiakan vegetatif
Tempat tumbuhnya tunas Pada tumbuhan sukun, dari bagian
akar dapat tumbuh tunas yang akan tumbuh menjadi
individu baru.

1.

2.

Berdasarkan asalnya, akartumbuhan dibagi dalam 2


kategori yaitu :
Akar primer ( akar normal ) merupakan akar yang
tumbuh sejak tumbuhan masih berupa embrio dan
biasanya ada selama tumbuhan itu hidup. Akar primer
berfungsi untuk menegakkan tumbuhan agar bisa
berdiri tegak diatas tanah serta untuk penyerapan air
dan bahan-bahan anorganik dari tanah.
Akar liar merupakan akar yang muncul dari batang,
daun dan jaringan lain. Akar liar ini berfungsi seperti
akar primer apabila akar ini mencapai tanah. Serta
sebagai organ untuk merayap atau sebagai organ
penopang.

Anatomi Akar
Apabila akar primer dipotong membujur maka dari potongan ini dapat
dijumpai adanya tudung akar, epidermis akar, korteks, endodermis,
dan stele.
1.Tudung akar
Tudung akar terdapat pada ujung akar yang tersusun oleh
sel-sel parenkim yang hidup dan terkadang mengandung zat pati.
Tudung akar berfungsi sebagai untuk melindungi promeristem akar
dan membantu penetrasi akar yang tumbuh kedalam tanah.
2. Epidermis
Epidermis akar dikenal jug sebagai epiblem atau lapisan pilifeous.
Sel-sel epidermis akar berdinding tipis dan biasanya tidak
mengandung kutikula. Rambut akar epidermis berfungsi sebagai
absorbsi dan untuk pegangan akar pada tanah. Epidermis biasanya
banyak dijumpai pada tumbuhan muda.

3. Korteks
Korteks akar terletak dibawah epidermis. Korteks akar
biasanya tersusun oleh sel-sel parenkim yang kadang
mengandung karbohidrat dan kadang juga mengandung
kristal. Lapisan terluar korteks kadang berdeferensiasi
menjadi lapisan eksodermis yang dinding selnya
mengalami penebalan dengan zat suberin, sedangkan
lapisan terdalam dari korteks biasanya berdeferensiasi
menjadi endodermis.
4. Endodermis
Endodermis tersusun oleh satu lapis sel yang berbeda
secara fisiologi, struktur dan fungsi dengan lapisan sel
sekitarnya. Berdasarkan perkembangan dinding selnya,
endodermis dapat dibedakan menjadi :
a.

b.

c.

Endodermis primer yang mengalami penebalan berupa


titik-titik caspary dari suberin dan kutin.
Endodermis sekunder apabila penebalannya berupa pita
caspary dari zat lignin.
Endodermis tersier apabila penebalannya membentuk
huruf U yang mengandung lapisan suberin dan selulosa

5. Stele
Lapisan sel terluar dari stele adalah perisikel/
perikambium sehingga letaknya langsung berada
disebelah dalam dari lapisan endodermis dan di
sebelah luar dari berkas pengangkut.

Karakteristik Akar
Secara umum, karakteristik akar adalah :
1.

Mempunyai tendensi untuk tumbuh kebawah


kesamping daripada untuk tumbuh keatas.

2.

Tidak dijumpai adanya klorofil

3.

Tidak dijumpai adanya daun dan tunas

4.

5.

6.

atau

Pada akar primer, floem, dan xilem tersusun dalam


radius yang berbeda.
Ujung akar mempunyai zona pertumbuhan yang pendek,
dan
Dijumpai adanya rambut akar didaerah dekat ujung akar.

Akar
mempunyai
anatomi
yang
lebih
sederhana dari pada anatomi batang,dan
mempunyai
keragaman
yang
rendah
dibandingkan batang.
Hal ini sebagai akibat dari adanya lingkungan
yang relatif seragam didalam tanah.

Berikut ini karakter anatomi dari akar tumbuhan


dicotyledoneae dan monocotyledoneae:
a. Karakter anatomi yang penting dari akar
tumbuhan
dicotyledoneae adalah :
1.
Berkas xilem bervariasi dari atas sampai bawah
2.
Perisikel mengadakan aktivitas membentuk
cabang akar dan meristem sekunder (kambium
dan felogen)
3.
Kambium akan muncul sebagai meristem
sekunder.
4.
Tidak dijumpai adanya parenkim sentral.

b. Karakter anatomi yang penting dari akar


1.
2.

3.
4.

tumbuhan monocotyledoneae :
Berkas xilem biasanya polyarch.
Perisekel
mengadakan
aktivitas
membentuk akar cabang saja.
Tidak dijumpai adanya kambium.
Parenkim pusat berkembang dengan baik
atau
kadang
berkembang
menjadi
sklerenkim.

Anda mungkin juga menyukai