Anda di halaman 1dari 16

KESIAPAN PENINGKATAN

PERKEMBANGAN REMAJA

KELOMPOK VI

KESIAPAN PENINGKATAN
PERKEMBANGAN REMAJA

Pengertian Remaja
Istilah adolescence atau remaja berasal dari kata
latin adolescence (kata bendanya adolescent
yang berarti remaja) yang berarti tumbuh
menjadi dewasa artinya berangsur-angsur
menuju kematangan secara fisik, akal, kejiwaan
dan sosial serta emosional.
2. Tahap Perkembangan Remaja
Menurut Sarwono (2006) ada 3 tahap
perkembangan remaja :
1.

a. Remaja Awal (Early Adolescence)


Seorang remaja pada tahap ini berusia
10-12 thn masih heran akan
perubahan-perubahan yang terjadi
pada tubuhnya sendiri.
b. Remaja Madya (Middle Adolescence)
Tahap ini berusia 13-15 thn. Pada
tahap ini remaja sangat membutuhkan
kawan-kawan. Ia senag kalau banyak
teman yang menyukainya.
c. Remaja Akhir (Late Adolescence)
Tahap ini (16-19 thn) adalah masa
menuju ke periode dewasa.

Karakteristik Perkembangan
RemajanMenurut Wong (2009) :
a. Perkembangan Psikososial
Teori perkembangan psikososial menurut
Erikson dalam Wong (2009),
menganggap bahwa krisis
perkembangan pada masa remaja
menghasilkan terbentuknya identitas.
1. Identitas kelompok
Remaja menganggap bahwa memiliki
kelompok adalah hal yang penting
karena mereka merasa menjadi bagian
dari kelompok yg dapat memberi
mereka status.

2. Identitas Individual
Penentuan identitas dan bagiannya di
dunia merupakan hal yang penting dan
sesuatu yang menakutkan bagi
remaja.
3. Identitas peran seksual
Selama masa remaja awal, kelompok
teman sebaya mulai
mengomunikasikan beberapa
pengharapan trhdp hubungan
heterokseksual dan bersamaan dgn

1. Perubahan hormonal pada


pubertas
Pubertas terjadi sebagai akibat
peningkatan sekresi gonadotropin
releasing hormone(GnRH) dari
hipotalamus, diikuti oleh sekuens
perubahan sistem endokrin yang
kompleks yang melibatkan sistem
umpan balik negatif dan positif.
Selanjutnya, sekuens ini akan diikuti
dengan timbulnya tanda-tanda seks
sekunder, pacu tumbuh, dan kesiapan

Tahapan Pubertas pada Wanita


Dan Pria

2. Perubahan psikososial selama pubertas


Periode pertama disebut remaja awal atau early
adolescent, terjadi pada usia usia 12-14 tahun :
Krisis identitas,
Jiwa yang labil,
Meningkatnya kemampuan verbal untuk ekspresi
diri,
Pentingnya teman dekat/sahabat,
Berkurangnya rasa hormat terhadap orangtua,
kadang-kadang berlaku kasar,
Menunjukkan kesalahan orangtua,
Mencari orang lain yang disayangi selain orangtua,
Kecenderungan untuk berlaku kekanak-kanakan, dan
Terdapatnya pengaruh teman sebaya (peer group)
terhadap hobi dan cara berpakaian.

Periode selanjutnya adalah middle adolescent


trjd antara usia 15-17 tahun, yang ditandai dgn
terjadinya perubahan-perubahan sebagai berikut :
Mengeluh orangtua terlalu ikut campur dalam
kehidupannya,
Sangat memperhatikan penampilan,
Berusaha untuk mendapat teman baru,
Tidak atau kurang menghargai pendapat
orangtua,
Sering sedih/moody,
Mulai menulis buku harian,
Sangat memperhatikan kelompok main secara
selektif dan kompetitif, dan
Mulai mengalami periode sedih karena ingin
lepas dari orangtua.

Periode late adolescen tdimulai pada


usia 18 tahun Perubahan psikososial
yang ditemui antara lain :
Identitas diri menjadi lebih kuat,
Mampu memikirkan ide,
Mampu mengekspresikan perasaan
dengan kata-kata,
Lebih menghargai orang lain,
Lebih konsisten terhadap minatnya,
Bangga dengan hasil yang dicapai,
Selera humor lebih berkembang, dan
Emosi lebih stabil.

b. Perkembangan Kognitif
Teori perkembangan kognitif menurut Piaget
dalam Wong(2009), remaja tidak lagi dibatasi
dengan kenyataan dan aktual, yang
merupakan ciri periode berpikir konkret;
mereka jg memerhatikan terhadap
kemungkinan yg akan terjadi.
c. Perkembangan Moral
Teori perkembangan moral menurut Kohlberg
dalam Wong (2009), masa remaja akhir
dicirikan dengan suatu pertanyaan serius
mengenai nilai moral dan individu. Remaja
dapat dengan mudah mengambil peran lain.

3. Emosionalitas

Remaja awal bereaksi cepat dan emosional, remaja


akhir dapat mengendalikan emosinya sampai waktu dan
tempat untuk mengendalikan emosinya sampai waktu
dan tempat untuk mengekspresikan dirinya dapat
diterima masyarakat. Mrka masih tetap mengalami
peningkatan emosi, dan jika emosi itu diperlihatkan,
perilaku mereka menggambarkan perasaan tidak aman,
ketegangan, dan kebimbangan.
Remaja pada masa remaja akhir mampu menghadapi
masalah dengan tenang dan rasional, dan walaupun
masih mengalami periode depresi, perasaan mereka
lebih kuat dan mulai menunjukkan emosi yang lebih
matang.

d. Perkembangan Spiritual
Remaja mungkin menolak aktivitas
ibadah yang formal tetapi melakukan
ibadah secara individual dengan privasi
dalam kamar mereka sendiri. Mereka
mungkin memerlukan eksplorasi
terhadap konsep keberadaan Tuhan.
e. Perkembangan Sosial
Untuk memperoleh kematangan penuh,
remaja harus membebaskan diri mereka
dari dominasi keluarga dan menetapkan
sebuah identitas yang mandiri dari

4. Tugas Perkembangan Pada Masa


Remaja
Tugas-tugas perkembangan pada masa
remaja menurut (Hurlock, 2001) antara
lain :
a. Mencapai hubungan baru dan yang
lebih matang dengan teman sebaya
baik pria maupun wanita.
b. Mencapai peran sosial pria, dan
wanita
c. Menerima keadaan fisiknya dan
menggunakan tubuhnya secara efektif.

Masalah Masalah yg terjadi pada keluarga dengan


perkembangan anak usia remaja .
Masalah masalah Kesehatan :
Penyalahgunaan obat obatan dan alcohol
Keluarga berencana
Kehamilan yang tidak dikehendaki
Peran Perawat
Peran perawat pada tahap ini adalah mengarahkan
keluarga pada peningkatan dan pencegahan penyakit.
Guru tentang factor factor kesehatan
Guru dalam isu isu pemecahan masalah mengenai
alcohol
Facilitator keterampilan interpersonal
Konsultan
Pihak yang merujuk ke bagian RS