Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN

KELUARGA

Oleh
Yuli Yuliani

Pengkajian

Data Umum
Nama kepala keluarga (KK) : Tn.E
Usia
: 55 Tahun
Pendidikan
: SD
Pekerjaan
: Buruh
Alamat
: RT 03/04 Dusun
Sukamaju
Desa Mulyasari,
Kecamatan Pataruman
Komposisi anggota keluarganya

No

Nama

Umur

L/P

Agama

Hub dengan KK

Pendidikan

Pekerjaan

Ny.Y

50 Tahun

Islam

Istri

SD

IRT

An.Y

20 Tahun

Islaam

Anak

SMA

Genogram
+

Keterangan:
Hubungan pernikahan

Perempuan
Laki-laki
Hubungan keluarga

Meninggal

Tipe keluarga
Keluarga inti, terdiri dari ayah,ibu dan anak.
Suku bangsa
Keluarga Tn.E berasal dari sunggu sunda, dan
tinggal dilingkungan orang-orang yang bersuku
sunda.
Agama
Keluarga Tn.E menganut agama islam, keluaga
melakukan shlat 5 waktu dan kadang berjamaah di
rumah ataupun di mushola. Keluarga Tn.E cukup
taat dan rajin mengikuti kegiatan keagamaan seperti
shalat jumat di mesjid, acara tahlilan atau yasinan.

Status sosial ekonomi keluarga


Saat ini Tn.E bekerja sebagai buruh bangunan, penghasilan
Tn.E perbulannya kurang lebih Rp. 1.500.000, sedangkan
Ny.Y tidak menghasilkan uang karena hanya bekerja sebagai
ibu rumah tangga dan An.Y juga tidak menghasilakn uang
karena masih sekolah. Dari penghasilan Tn.E digunakan untuk
kebutuhan sehari-hari dan ditabung sebagian untuk biaya
anaknya sekolah.
Aktifitas rekreasi keluarga
Keluarga Tn.E mengatakan jarang sekali berpergian ke tempat
rekreasi karena hanya sehari-harinya hanya pergi bekerja dan
kemudian istirahat di rumah. Keluarga Tn.E mengatakan
biasanya mengisi waktu luang dengan mengobrol dengan
tetangga disekitar tempat tinggal dan kadang-kadang semua
berkumpul untuk menonton TV ketika malam hari.

Riwayat dan Tahap Perkembangan keluarga


Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga berada pada tahaap perkembangan keluarga dengan anak dewaaa
muda, Tn.E mempunyai seorang anak pertama yang berumur 20 tahun.
Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Keluarga Tn.E belum bias melepaskan seorang anaknya untuk hidup
mandiri, karena seorang anaknya masih sekolah serta masalahnya masih
membutuhkan biaya untuk sekolahnya.
Riwayat keluarga inti
Tn.E mengatakan tidak mempunyai penyakit menular, Tn.E mengatakan
sekitar 6 bulan terakhir ini sering merasa linu dipersendian, kakinya merasa
senut-senut (nyeri) dan berat untuk berjalan, untuk pengobatan kadangkadang minum obat warung. Ny.Y mengatakan tidak mempunyai penyakit
keturunan dan tidak memiliki masalah kesehatan. Dan An.Y sudah
diimunisasi lengkap dan tidak memiliki masalah kesehatan.
Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Tn.E mengatakan ibunya mempunyai riwayat reumatik, dan Ny.Y
mengatakan tidak mempunyai keluarga riwayat penyakit menular.

Pengkajian Lingkungan

Karakteristik rumah
Rumah milik sendiri ukura 98 m2, jenis rumah permanen, lantai rumah
kramik. Rumah cukup bersih, Ny.Y membersihkan rumah setiap hari,
ventilasi ada, ada 4 jendela yaitu 1 dikamar tidur depan, 1 dikamar tidur
belakang, 1 diruang tamu dan 1 didapur. Dapur dan kamar mandi agak
pengap dan agak gelap. Sumber air yang digunakan dari sumur kualitas air
tidak berbau, tida berwarna, dan tidak berasa. Jarak septic tank dengan
sumber air yaitu 15 meter.

Keterangan:
KT 1 : Kamar Tidur Depan
KT 2 : Kamar tidur belakang
RT : Ruang Tamu
DP : Dapur
KM : Kamar Mandi

Sumur
Septic tank

S
KM
B
KT 1
RT
KT 2

DP

T
U

Karakteristik keluarga dan komunitas


Jarak rumah keluarga Tn.E berdekatan dengan keluarga. Huungan dengan
tetangga terjalin dengan baik. Sebagian besar tetangga bekerja sebagai
buruh bangunan dan pedagang. Mesjid dengan rumah Tn.E berjarak sekitar
50 meter dan jarak ke puskesmas sekitar 2 KM. Alat transportasi yang
digunakan dengan kendaraan sendiri yaitu sepeda motor.
Mobilitas geografi keluarga
Keluarga Tn.E mengatakan sudah lama menempati rumahnya sekitar 30
tahun dan tidak pernah berpindah pindah rumah semenjak menikah.
Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn.E mengatakan setiap hari raya idul fitri keluarga berkumpul
dirumah. Saudara-saudara Tn.E yang berada dekat dengan sekitar rumah
kadang-kadang berkunjung kerumah. Dan Ny. Rutin mengikuti kegiatan
seperti pengajian dilakukaan setiap hari selasa.
Sistem pendukung keluarga
Keluarga Tn.E mengatakan jika ada salah satu keluarga yang sakit, maka
anggota keluarga yang sakit untuk pergi pergi ke puskesmas atau praktek
dokter.

Struktur keluarga

Pola komunikasi keluarga


Keluarga Tn.E dalam berkomunikasi sehari hari selalu menggunakan bahasa sunda.
Komunikasi antar keluarga lancer dan tidak ada konflik dalam keluarga. Pola
komunikasi yang digunakan adalah komunikasi terbuka, setiap anggota keluarga
bebas menyampaikan keluhan seperti Tn.E yang mengatakan bahwa sekitar 6 bulan
terakhir ini sering merasakan linu dipersendian, kakinya merasa senut-senut (nyeri)
dan berat untuk berjalan kepada keluarganya.

Struktur kekuatan keluarga


Keluarga Tn.E mengatakan kebersamaan sangat penting bagi keluarga dan apabila
ada permasalahan biasanya keluarga berembuk bersama-sama untuk mengambil
keputusan.

Struktur peran
Tn.E berperan sebagai kepala keluargaa dan seorang ayah, Ny.Y berperan sebaagai
seorang istri dan seorang ibu, An.Y berperan sebagai anak yang harus
mmenghormati kedua orang tua.

Nilai atau norma keluarga


Nilai dan norma yang dianut atau berlaku dalam keluarga menyesuaikan dengan nilai
dalam agama islam serta norma masyarakat yang disekitarnya. Ny.Y selalu
mengingatkan kepada An.Y untuk menghargai dan memperhatikan kondisi Tn.E.

Fungsi Keluarga

Fungsi afektif
Keluarga Tn.E mengatakan berusaha memelihara keharmonisan antar anggota keluarga saling
menyayangi dan menghormati. Ny.Y dan An. Y mengetahui keadaan yang diderita oleh Tn.E
dan membantu dengan sering mengingatkan agar tidak terlalu lelah

Fungsi sosialisasi
Keluarga Tn.E mengatakan pola pengasuhan yang diterapkan kepada anaknya adalah mendidik
jujur, sopan santun, hormat kepada orang tua dan saling mengasihi dan menyayangi, keluarga
berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain dan tetangga. Keluarga menanamkan hubungan
interaksi social pada anaknya dengan tetangga dan masyarakat yaitu dengan memberikan
kebebasan kepada anaknya untuk bergaul dengan tetangga dan masyarakat.

Fungsi perawatan kesehatan


Tn.E mengatakan bahwaa keluhan yang dirasakan tidak diketahui penyebabnya, namun
keluarga menganggap keluhan yang sering dirasakan biasa karena kelelaahaan setelah bekerja.
Tn.E mengatakan bahwa keluhan yang sering dirasakan yaitu linu dipersendian, kakinya senutsenut (nyeri) dan berat untuk berjalan.
Keluarga mengatakan dalam mengambil keputusan disesuaikan dengan keadaan masalah yang
dihadapi. Jika tidak terlalu parah maka hanya ditangani di rumah saja dengan memakan obat
warung,
Keluarga Tn.E mengatakan selalu membersihkan rumah setiap hari dan terlihat lingkungan
dalam rumah cukup bersih. Keluarga Tn.E mengatakan selalu membawa anggota keluarga yang
sakit kepelayanan kesehatan terdekat apabila sudah tidak bias ditangani sendiri oleh anggota

Fungsi reproduksi
Tn.E saat ini sudah berusia 55 tahun dan istrinya Ny.Y berusia 50
tahun, dan memiliki seorang anak perempuan yang berusia 20
tahun.
Fungsi ekonomi
Tn.E bekerja sebagai buruh bangunan, penghasilan Tn.E
perbulannya Rp. 1.500.000 cukup untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari seperti membeli beras, sauran dan lauk paukny. Tn.E
dan keluarga mengatakan tidak ada sumber dimasyarakat yang
dimanfaatkan oleh keluarga.
Stress dan Koping Keluarga
Stress keluarga jangka pendek
Keluarga Tn.E mengatakan selain masalah kesehatan keluarganya,
yang menjadi pikiran adalah kebutuhan biaya kehidupan seharihari dan biaya sekolah anaknya.

Stressor keluarga jangka panjang


Persiapan atau pemenuhan kebutuhan sehari-hari tua, selain itu
keluarga juga memikirkan keluhan yang sering dirasakan Tn.E
Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Jika ada masalah dalam keluarga biasanya di diskusikan dengan
keluaarga lainnya. Tn.E selalu mengambil keputusan, namun
terkadang Ny.Y juga mengambil keputusan.
Strategi koping yang digunakan
Bila ada masalah dalam keluarganya biasanya dibicarakan secara
bersama-sama untuk memecahkan masalah.
Strategi adaptasi disfungsional
Dalam menghadapi suatau permasalahn keluarganya Tn.E
biasanya mengkonsentrasikan pada baagaaimana cara pemecahan
masalah tersebut. Sehingga keluarga tidak terganggu dalam
melakukan pekerjaan sehari-hari.