Anda di halaman 1dari 16

PERKOSAAN

MUHAMMAD HASBI

Pengertian perkosaan tidak sama setiap negara


dalam membahasnya
Salah satunya perkosaan adalah persetubuhan
tanpa seizin atau diluar kemauan korban
Menurut narayan reddy (india) menghubungkan
dengan ketentuan hukum yang berlaku di india
menyatakan laki laki dapat dituduh melakukan
perkosaan bila di lakukan:
1. Diluar kehendak perempuan
2. Tanpa persetujuannya
3. Dengan persetujuan perempuan bila dilakukan
dengan ancaman atau kematian terhadap
perempuan atau orang yang di sayanginya.
4. Menipu perempuan bahwa ia suaminya

5. Bila perempuan dalam keadaan


tidak sadar atau apa yang terjadi
pada dirinya seperti di bawah
pengaruh obat obatan
6. Dengan atau tanpa persetujuan bila
perempuan berumur di bawah 16
tahun

KETENTUAN HUKUM

Seorang dokter perlu mengetahui ketentuan


hukum yang berkaitan dengan tindak pidana
kekerasan pada manusia agar memahami
bantuan apa yang di perlukan penegak hukum
dari dokter
KUHP pasal 285
barang siapa yang dengan kekerasan atau dengan
ancaman kekerasan memaksa perempuan yang
bukan istrinya bersetubuh dengan dia karena
perkosaan ,dihukum dengan hukuman penjara
selama lamanya 12 tahun.

BANTUAN YANG DIHARAPKAN DARI DOKTER DALAM


KASUS PERKOSAAN

Menentukan adanya persetubuhan


Menetukan adanya tanda tanda
kekerasan
Menentukan perempuan disetubuhi
dalam keadaan pingsan atau tidak
berdaya.
Memperkirakan umur korban
Menentukan pantas tidaknya
perempuan dikawini

DALAM PEMERIKSAAN PERLU ADANYA

permintaan visum dari polisi yang


berwenang
Korban diantar oleh petugas penyidik
bersama dengan permintaan visum
sebab korban adalah corpus delicti.
Izin tertulis dari korban /keluarganya
Dokter didampingi perawat wanita

ANAMNESE

Data tentang umur


Status perkawinan
Tempat dan waktu kejadian(tanggal
dan jam)
Siklus haid
Posisi sewaktu di perkosa
Apakah korban melakukan perlawanan

PEMERIKSAAN UMUM

Pemeriksaan dilakukan menyeluruh :


alat kelamin korban,kesadaran,tekanan
darah,denyut nadi,sikap,wajah ,jalan
korban perlu di perhatikan.
Bila korban baru di perkosa,bisa
dijumpain darah atau sperma pada
tubuh korban terutama sekitar alat
kelamin.
Kemungkinan tetesan mani di pakaian

Robekan pada pakain korban perlu di


teliti
Luka luka akibat kekerasan yang
dialami korban seperti:luka
lecet,memar terutama pada
lengan,payudara,puting susu,pipi
dan bibir
Perhatikan juga ada tidaknya tanda
tanda mabuk atau pengaruh obatobatan.

PEMERIKSAAN KHUSUS

Pemeriksaan korban dilakukan dengan posisi


LITHOTOMI ( kedua kaki mengangkang)atau
knee chest position (menungging).
Penerangan yang cukup agar tidak salah
untuk melihat di daerah sekitarnya.
Lihat apakah ada rambut kemaluan yang
bergumpal bisa dijumpain sperma atau bila
perlu disisir untuk mendapatkan rambut
pubis pelaku.

Perhatikan kulit sekitar genitalianya


apakah ada becak bercak darah
akibat perkosaan dan juga apakah
ada cairan sperma
Perhatikan juga apakah alat genital
bagian luar kemungkinan
luka,bengkak kemerahan/meradang
dan pada perabaan terasa nyeri.

PEMERIKSAAN HIMEN

Himen (selaput dara) korban diperiksa


teliti dan dilakukan traksi libia pada
arah mendatar dengan jari.
Lubang himen pada anak anak di
bawah 5 tahun 5 mm,pada umur 9
tahun atau lebih besarnya 9mm.

Tidak semua perempuan mempunyai himen yang


utuh sewaktu di perkosa .
Ketebalan dan elastisannya juga berbeda
Lubang himen bisa berbentuk bulan sabit
(semilunaris),labiriformis (celah seperti bibir),
fimbriformis (bergelambir), cribriformis (berlubang
lubang kecil) ,corolliformis, biseptus, imperforatus
(tidak ada lubang), myrtiformis dan telah robek.
Dalam pemeriksaan himen mempunyai arti bila kita
jumpain robekan baru adanya bengkak
,berdarah,nyeri sentuh dan tanda inflamasi.
Jika perkosaan terjadi sudah lama,robekan himen
telah sembuh,sehingga sulit di buktikan telah tejadi
persetubuhan.

Pada alat kelamin perempuan


dilakukan pemeriksan untuk melihat
apakah ada atau tidaknya luka dan
spermatozoa
Diambil sekret dari fornik posterior
dengan swab atau dengan pipet dan
kemudian letak kan di object glass
lalu di lihat di mikroskop apakah ada
sperma.
Akibat persetubuhan bagi korban
harus kita lihat juga antara lain :
penyakit kelamin, hamil,gangguan

PEMERIKSAAN PELAKU

Pelaku dapat diperiksa secara


kedokteran forensik .
Pemeriksaan dilakukan adanya sel
epitel vagina yang melekat pada penis.
Dari hasil pemeriksaan ini hanya
membuktikan bahwa laki laki tersebut
baru bersetubuh

TERIMA KASIH