Anda di halaman 1dari 19

SEPSIS

Ayu Indah Lestari


Eka Widia
Monica Andriani
Kepanitraan Klinik FKK UMJ Dept. Of Surgery RSUD
CIANJUR

Definisi
Sindrome sepsis adalah keadaan SIRS dengan bukti
adanya infeksi, Infeksi bakteri gram (-) atau gram (+).
Syok sepsis adalah sepsis dengan syok sistemik.
SIRS merupakan respon inflamasi sistemik yang
memiliki 2 atau lebih kriteria :
Hipertermia > 380C atau hipotermia < 360C
Takikardia > 90 x/menit
Takipnea > 20 kali/menit atau PaCO2 <32 mmHg
Leukosit >12.000 atau < 4.000
Borley, Neil R. Surgery at a glance / Pierce A. Grace,.2nd ed.1999, 2002 by Blackwell
Science Ltda Blackwell Publishing Company Editorial Offices: Osney Mead, Oxford

Epidemiologi
Dari studi epidemiologis yang dilakukan Martin
et al (2003), menunjukkan bahwa di Amerika
Serikat dari tahun 1979 sampai dengan tahun
2000 (22 tahun) dilaporkan terdapat 10.319.418
kasus sepsis (merupakan 1.3% dari semua
kasus rawat inap). Jumlah pasien sepsis yang
dirawat setiap tahun meningkat dari 164.072
pada tahun 1979 menjadi 659.935 pada tahun
2000 (meningkat 13,7% per tahun).
Martin GS, Mannino, DM, Eaton S, Moss M. The Epidemiology of Sepsis in the
United States from 1979 through 2000. N Engl J Med 2003, 348; 1546-54.

Cidera / trauma
P
A
T
O
G
E
N
E
S
I
S

Membatasi lokalisir
kerusakan jaringan
trauma/cidera
Melibatkan sinyal-sinyal
intraseluler

COMMON
PATHWAY OF
INFLAMMATORY
RESPON

RESPON INFLAMSI

Aktivasi sist.
Kaskade inflamasi :
Komplemen,
koagulasi,
fibrinolisis, dan
kinin

Respon efektor sel


radang :
Endotel, leukosit,
monosit, makrofag,
sel mast

Melepaskan
mediator sitokin :
oxygen radikal,
histamin,
eikosanoid,
F.Koagulasi

Proliferasi bakteri
patogen dalam
jaringan
Intensitas trauma
Ringan

Berat

LIRS

SIRS

Respon
inflamasi hebat

Zat Kemokin

MODS

P
A
T
O
G
E
N
E
S
I
S

SIRS

4 Tahap
Patofisiologi
Perubahan
hemodinamik
dan Metabolik

Tahap A
(Transient
SIRS)

Stress (operasi berat,


trauma, penyakit)
Respon Normal

Penurunan ringan SVR

Peningkatan COP
Respon pe kebutuhan O2
(respon hipermetabolik)
Jika tidak terjadi komplikasi

RESPON SIRS
(Gambaran Respon Sistemik dan
Inflamasi)

Fry DE. Systemic


Inflamatory
Response and
Multiple Organ
Dysfunction
Syndrome : Biologic
Domino Effect. In :
Multiple Organ
Failure
Patophysiology,
Prevention and
Therapy. Baue AE,
Faist E, Fry DE
(Eds). SpringerVerlag, New York,
2000:23-29.

Tahap B
(Fase MODS)

Stress Berlebihan

Pe tajam SVR
Jantung terangsang :
pe COP
Keb. Ekspansi Cairan
menurun
-Serum laktat me
-Pe kadar billirubin
-Cairan lambung
kehitaman/ berdarah
-Kreatinin > 1,0 mg/dL

Tampak tanda awal MODS

Bila tidak tercapai dapat


terjadi HIPOTENSI
Selisih O2 arteri dan vena
menyempit

Peningkatan kadar laktat

Untuk mencukupi
tekanan preload
jantung
kristaloid

Pasien mengalami ketidak


stabilan hemodinamik

Hiperdinamik

Sindrom sepsis

Membutuhkan cairan
infus dan zat inotropik

Tahap C
(fase
dekompensasi)

Tek. after load drastis


Kemampuan kompensasi jantung tidak
mampu mempertahankan tekanan arteri

SVR, COP normal


Hipotensi
Syok sepsis

Tahap D
(fase terminal )

Hipodinamik
COP rendah
Respon vasokonstriksi
otonom

Untuk
mempertahankan
tekanan darah

SVR jauh diatas


normal
Gangguan pemanfaatan O2
oleh jaringan perifer
Kadar laktat
Kematian 50-80%

Letargi

MOF

Fase

COP

SVR

Laktat

Transien

MODS

Dekompensasi

Terminal

LIRS
SIRS

MODS

SYNDROME
SEPSIS

SYOK
SEPSIS

MOF

Gejala klinis
Suhu

Hiperdinamik
(sindrom sepsis)
, Menggigil

Hipodinamik
(syok sepsis)
/

Kulit

Kering, hangat

Dingin

Jantung

Takikardi

Takikardi

Paru

Takipneu

Takipneu

Tekanan darah

Status mental

Berubah

Obtundansi

Produksi urin

Variabel

Oliguri

Laboratorium
Hiperdinamik
(sindrom sepsis)
Leukosit

Hipodinamik
(syok sepsis)
/ , shift to the left

Keasaman

Asidosis metabolik

Asidosis metabolik

Gula darah
Laktat

Hiper/Hipoglikemia
1,5 2,0 mM/L

Trombosit

> 2,0 mM/L


Trombositopenia

VO2

(A-V) O2

Normal /

Penatalaksanaan
Memperbaiki dan mempertahankan
perfusi yang adekuat
Mengontrol respon pasien terhadap
trauma
Mempertahankan saturasi oksigen arteri
Ekspansi cairan
Menghindari
terjadinya penyakit
Inotropikfokus lokal inflamasi sistemik
Mongontrol
iatrogenik

Transfusi
darahstress hormonal
Modifikasi
respon
Vasodilator
Mencegah
reaksi inflamasi yang berlebihan
Vasokonstriktor

REFERENSI

Baue AE. History of MOF and Definition of Organ Failure. In : Multiple Organ Failure
Patophysiology, Prevention and Therapy. Baue AE, Faist E, Fry DE (Eds). Springer-Verlag,
New York, 2000:3-11.
Fry DE. Systemic Inflamatory Response and Multiple Organ Dysfunction Syndrome : Biologic
Domino Effect. In : Multiple Organ Failure Patophysiology, Prevention and Therapy. Baue AE,
Faist E, Fry DE (Eds). Springer-Verlag, New York, 2000:23-29.
Fry DE. Microsirculatory Arrest Theory of SIRS and MODS. In : Multiple Organ Failure
Patophysiology, Prevention and Therapy. Baue AE, Faist E, Fry DE (Eds). Springer-Verlag,
New York, 2000:92-100.
Hotchkiss RS, Karl IE. The Pathophysiology and Treatment of Sepsis. N Engl J Med 2003,
348; 138-50.
Marshall JC. SIRS, MODS and the Brave New World Of ICU Acronyms : Have They Helped
us. In : Multiple Organ Failure Patophysiology, Prevention and Therapy. Baue AE, Faist E, Fry
DE (Eds). Springer-Verlag, New York, 2000:14-22.
Martin GS, Mannino, DM, Eaton S, Moss M. The Epidemiology of Sepsis in the United States
from 1979 through 2000. N Engl J Med 2003, 348; 1546-54.
Rivers E, Nguyen B, Havstad S et al. Early Goal-Directed Therapy in Treatment of Severe
Sepsis and Septic Shock. N Engl J Med 2001, 345; 1368-77.
Borley, Neil R. Surgery at a glance / Pierce A. Grace,.2nd ed.1999, 2002 by Blackwell
Science Ltda Blackwell Publishing Company Editorial Offices: Osney Mead, Oxford

terimakasih