Anda di halaman 1dari 19

INFEKSI SALURAN

PERNAPASAN AKUT
ACUTE RESPIRATORY INFECTION
dr. Inne Pratiwi Farissa

ISPA :

Faringitis Akut

Pneumonia

Pneumonia is a no 1 killer for infants


(Balita)

1/4 - 1/3 kematian pada balita


Mortalitas
Morbiditas
1
17
416
12.500
50.000

KLASIFIKASI PNEUMONIA
Anatomis

Gejala Pneumonia
Gejala infeksi umum :
Demam, sakit kepala, gelisah, malaise,
penurunan nafsu makan
Gejala gangguan pernapasan :
Napas cepat (takipneu)
Batuk, sesak napas, retraksi dada, napas
cuping hidung, air hunger, merintih, sianosis

Napas cepat

Frekuensi napas dihitung 1 menit penuh!

Napas sesak atau sulit

bernapas : adanya
tarikan dinding dada
bagian bawah kedalam
(chest indrawing)
sebagai manifestasi
kesulitan bernapas
sehingga otot napas
perlu bekerja ekstra

Jika dada anak itu tertarik ke dalam hanya pada saat

anak menangis atau diberi makan, berarti tidak


terdapat TDDK.
Jika yang tertarik ke dalam itu hanya jaringan lunak di
antara rusuk saat anak menarik napas (yang juga
disebut tarikan/retraksi interkostal), berarti tidak
terdapat TDDK.
Jika Saudara tidak yakin ada TDDK, periksalah lagi
dengan meminta ibu mengganti posisi anaknya
sehingga posisi anak tidak tertekuk di pinggangnya.
Sebaiknya anak dibaringkan di atas pangkuan ibunya.
Bila tak tampak pada posisi itu berarti tidak ada TDDK.

Pembagian anak dengan


batuk atau sulit bernapas
Anak

Anak < 2 bulan :

Penanganan ISPA
(DepKes)
Bukan Pneumonia :
Perawatan di rumah
Pengobatan Simptomatis

Pneumonia :
Perawatan di rumah
Diberikan antibiotik selama 3 hari, terapi

suporti
2 hari kontrol ulang, atau bila keadaan
memburuk

Pneumonia berat :
Dirujuk ke RS / Puskesmas perawatan
Beri 1 dosis antibiotik, terapi suportif

Dasar penatalaksanaan pneumonia :

pengobatan sesuai dengan antibiotik yang


sesuai dan tindakan suportif
Suportif : pemberian cairan iv, oksigen,
analgetik, antipiretik.
Antibiotik lini pertama : cotrimoxazole
Antibiotik lini ke dua : beta laktam,
kloramfenikol, gentamisin, amikasin,
sefalosporin

Terima kasih