Anda di halaman 1dari 24

KANDIDIASIS

VAGINA
I D E WA M A D E R E N DY S A N J AYA
1002005009

OUTLINE

Pendahuluan
Tinjauan pustaka
Laporan kasus
Pembahasan
Ringkasan

PENDAHULUAN
Kandidiasis vulvovaginitis ialah penyakit jamur
candida yang mengenai mukosa vagina dan
vulva.
Penyebabnya yang tersering biasanya adalah
candida albicans. Nama lain dari penyakit ini
adalah kandidosis vulvovaginitis atau Mycotic
Vulvovaginitis.

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi
Epidemiologi
Etiologi
Penularanan
Patogenesis
Gambaran klinis
Diagnosis
Diagnosis banding
Peatalaksanaan
Prognosis

DEFINISI
Kandidiasis adalah suatu infeksi yang disebabkan
oleh jenis mikroorganisme yaitu jamur Candida,
terutama Candida albicans.
Infeksi selaput lendir seperti yang terjadi pada
mulut atau vagina, sering terjadi pada seseorang
yang memiliki sistem kekebalan normal, tetapi
infeksi ini lebih sering ditemukan atau merupakan
infeksi yang menetap pada penderita diabetes
atau AIDS dan pada wanita hamil

EPIDEMIOLOGI
Kandidiasis tidak dipengaruhi oleh iklim dan
geografis. Hal itu menunjukkan bahwa Candida
albicans sebagai penyebab kandidosis dapat
ditemukan di berbagai Negara

ETIOLOGI
Kandidiasis Vaginalis disebabkan oleh jamur
candida albicans. Selain di vagina dapat
menyerang organ lain yaitu kulit, mukosa oral,
bronkus, paru-paru, usus dll. Candida biasanya
tidak ditularkan melalui hubungan seksual

PENULARAN
Kandidiasis lebih sering ditemukan pada orang
yang sering berhubungan seks dengan penderita
yang mengalami kandidiasis vulvovaginal.

PATOGENESIS
Infeksi Kandida dapat terjadi, apabila ada faktor predisposisi
baik endogen maupun eksogen.
Faktor endogen : perubahan fisiologi, umur dan
imonologi. Perubahan fisiologi seperti kehamilan (karena
perubahan pH dalam vagina), kegemukan (karena banyak
keringat), endokrinopati (gangguan gula darah kulit), dan
penyakit kronik seperti tuberculosis, lupus eritematosus
dengan keadaan umum yang buruk
Faktor eksogen meliputi Faktor iklim, panas, dan kelembaban
menyebabkan respirasi meningkat, dan kebersihan kulit.

GAMBARAN KLINIS
Penyakit ini ciri-cirinya keputihan dengan cairan seperti susu,
terasa sangat gatal dan sudah berlangsung sebulan lebih, serta
ada lecet-lecet di sekitar alat kelamin karena bekas garukan
yang mungkin tidak disengaja.

DIAGNOSIS
Tidak ada gejala dan tanda klinis yang spesifik untuk
menegakkan diagnosis KVV. Gejala yang sering terjadi
adalah gatal (pruritus) dan duh vagina.
Karakteristik vagina seperti keju lunak berwarna putih
susu, mungkin bergumpal, dan tidak berbau. Rasa
nyeri pada vagina, iritasi dan sensasi terbakar pada
vulva, dispareuni, serta disuria juga dapat dikeluhkan.
Selain itu diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan
hasil pemeriksaan mikroscopis menggunakan sediaan
apus dari secret yang dihasilkan vagina.

DIAGNOSIS BANDING
Chlamydia
Vulvalitis
Vulva candidiasis
Gonorhea

PENATALAKSAAAN
obat topical dan sistemik.obat topical yang
digunakan Ketokenazol 2% dioleskan pada bagian
lesi di labia minora

Obat sistemik yang digunakan adalah flukonazol


1x150 mg (single dose)

PROGNOSIS
Prognosis dari kelainan ini adalah baik dengan
perawatan yang teliti dan rutin karena penyakit
jamur termasuk penyakit yang sulit untuk
disembuhkan,
karena
itu
membutuhkan
ketelatenan dan pengobatan yang relatif cukup
lama yaitu sekitar sebulan untuk d.apat
menyembuhkan penyakit ini secara tuntas

LAPORAN KASUS
Anamnesis
Keluhan utama
keputihan pada daerah vagina serta mengalami kegatalan dan rasa
nyeri sejak 2 minggu yang lalu
Pemeriksaan fisik
Pada pemeriksaan fisik mukosa, rambut, fungsi kelenjar
keringat,
kelenjar limfe, saraf didapatkan hasil dalam batas normal.
Pada pemeriksaan venerologi menggunakan spekulum untuk melihat
pada bagian serviks uteri terlihat adanya eritema, erosi dan secret yang
putih dan kental . Pada bagian mukosa vagina terlihat adanya eritema
dan secret yang putih dan kental

Pemeriksaan penunjang
pengecatan gram endoserviks didapatkan leukosit 1-2/lpb, basil
kokus
(+), dan diplokokus gram negative (-). Pengecatan gram mukosa
vagina
didapatkan leukosit 2- 5/lpb, basil kokus (+),blastospora (+).dan pseudohifa (+).
Pemeriksaan dengan larutan KOH 10 %
didapatkan
blastospora (+) dan
pesudohifa (+).
Diagnosis kerja
kandidiasis vagina

Penatalaksanaan
menggunakan obat sistemik dan topical. Sistemik flukonazol150mg dosis

tunggal. Sedangkan topical menggunakan Ketokenazol 2% dengan cara dioleskan


pada bagian lesi.

KIE disarankan sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual


sebelum dinyatakan sembuh atau menggunakan kondom.
Pasangan juga perlu diperiksa dan diobati apabila terbukti
menderita kandidiasis. Prognosis dari penyakit kandidiasis
vagina ini adalah baik

PEMBAHASAN
Kandidiasis Vaginalis merupakan suatu infeksi
yang disebabkan oleh jenis mikroorganisme yaitu
jamur Candida
Gambaran klinis kandidiasis vaginalis adalah
keluarnya kental berwarna putih berbau asam.
Pada pemeriksaan KOH 10 % pada secret vagina
mengeluarkan pseudohifadan blastospora pada
pemeriksaan kultur ditemukan Candida albican

Pemeriksaan penunjang pengecatan gram dan


pemeriksaan fisik berguna
Pada kasus pasien kandidiasis pemeriksaan
penunjang dilakukan untuk mengetahui apakah
ada spora pada bagian labia minora pasien yang
dimana Candida albicans
memperbanyak diri
dengan membentuk blastospora
dan pesudohifa

Penatalaksanaan :
-Topical : ketokenazol 2 %
Ketokenazol cream ini digunakan untuk
infeksi jamur di kulit tak berambut seperti
dermatofita
-Sistemik : flukonazol 1x150 mg (single dose)
Flukonazol ini digunakan karena secara invitro
flukonazol memperlihatkan aktivitas fungistatik
terhadap candida albican.

KIE
-kontrol ke poliklinik
-kewanitaan ini dalam keadaan bersih
-menggunakan pakaian dalam yang cukup
menyerap keringat atau terbuat dari jenis kain
katun
-tidak melakukan hubungan seksual

Prognosis baik dengan perawatan yang teliti


dan rutin karena penyakit jamur termasuk
penyakit yang sulit untuk disembuhkan,
karena itu membutuhkan ketelatenan dan
pengobatan yang relatif cukup lama yaitu
sekitar sebulan untuk dapat menyembuhkan
penyakit ini secara tuntas

RINGKASAN
Kandidiasis vagina adalah penyakit yang di sebabkan
oleh jamur terutama candida albicans
Gejala subjektif yang utama adalah gatal pada bagian
vulva dan pada yang berat terdapat rasa panas dan
nyeri
Pemeriksaan penunjang diperlukan untuk memastikan
diagnosis
Pengobatan dilakukan dengan 2 cara yaitu topical dan
sistemik
Penyakit ini memerlukan ketelatenan dan pengobatan
yang relative cukup lama yaitu sekitar sebulan untuk
dapat menyembuhkan penyakit ini secara tuntas

Anda mungkin juga menyukai