Anda di halaman 1dari 26

PENARIKAN

BATANG, KAWAT, DAN TABUNG


Disusun Oleh :
Hijrah Aji Saputra (121910101099)
Arif Rahman Hakim

(121910101100)

Muhammad Rozak

(121910101101)

M. Yuda Pratama (121910101102)


Agung Suseno
M. Ghozali

(121910101103)

(121910101110)

PENDAHULUAN
Cold drawing merupakan proses pembentukan pada keadaan dingin
secara plastis dari metal sepanjang sumbunya. Cold drawing adalah
proses pembentukan logam dimana sepotong logam dimasukkan
melalui cetakan, sehingga mengurangi ukuran penampang bagian
asli.
Cold drawing digunakan dalam pembuatan kabel tembaga dan kabel
listrik rumah tangga serta struktur baja dan pipa industri. Proses cold
drawing menghasilkan common item sehari-hari, seperti klip kertas,
senar gitar dan pipa air. Aplikasi lain termasuk bagian untuk
berbagai alat musik dan komponen listrik serta tabung hidrolik dan
pipa.

JENIS COLD DRAWING


Ada tiga jenis utama cold drawing:
Tube drawing : mengurangi diameter dalam (ID) dan diameter luar (OD), sedangkan
peningkatan panjang pipa dan ketebalan dinding pipa tetap konstan.
Bar drawing : mengurangi penampang logam asli, dengan meningkatkan panjang.
Sedangkan Lebar atau tinggi logam aslinya mungkin tetap konstan, meskipun biasanya
kedua dimensi dikurangi.
Wire drawing : mengurangi diameter luar (OD) komposisi kawat sambil meningkatkan
panjang, sedangkan Volume kawat tetap konstan. Wire drawing biasanya memerlukan
beberapa tahapan untuk mengurangi kawat dengan ukuran yang diinginkan. Dies yang
digunakan pada wire drawing biasanya dibuat dari tungsten carbide atau berlian.

Operasi penarikan adalah proses pengurangan penampang benda kerja dengan cara
penarikan logam melalui cetakan oleh gaya tarik yang bekerja pada bagian luar cetakan.

CONTOH PRODUK
Contoh produk penarikan kawat :
kabel listrik
kawat pagar
gantungan baju/kawat jemuran
kereta belanja
batang kawat untuk membuat : jarum, sekrup, rivet, per, dan lain-lain.
Contoh produk penarikan batang :
Batang produk setengah jadi yang kemudian dimesin atau melalui proses-proses
lainnya.

PENARIKAN BATANG DAN KAWAT


Prinsip penarikan batang dan kawat umumnya sama, walaupun
perlalatan yang digunakan berbeda untuk setiap ukuran produk.
Batang dan tabung yang tidak dapat digulung, diproduksi pada
mesin Tarik. Batang ditusuk dengan penusuk dimasukkan ke
cetakan dan dijepitkan pada kepala Tarik. Kepala Tarik digerakkan
oleh rantai atau dengan mekanisme hidraulis. Mesin Tarik
mempunyai gaya Tarik 300.000 lb, panjang tarikan 100 ft, dan
kecepatan penarikan berkisar Antara 30 300 ft/menit.

Proses penarikan kawat umumnya dilakukan pada temperatur


rendah atau temperature ruang, sehingga pembentukan ini disebut
sebagaicolddrawing. Pada proses penarikan terjadi deformasi yang
cukup besar, sehingga sering terjadi peningkatan temperatur yang
relatif besar. Dengan demikian pada proses penarikan kawat
digunakan pelumas yang mampu mengurangi dan tahan terhadap
pengaruh panas yang timbul akibat gesekan. Selain itu pelumas juga
berfungsi sebagai media pendingin. Air merupakan media pendingin
yang biasa digunakan untuk mengurangi efek panas yang
ditimbulkan selama proses deformasi.

Skematika cetakan untukwiredrawingditunjukan pada Gambar.


Konstruksi tempat masuknya logam ke cetakan dibuat sedemikian
rupa, sehingga kawat yang masuk cetakan akan menarik pelumas
bersama dengan masuknya batang kawat. Bentuk lonceng dibuat
agar dapat meningkatkan tekanan hidrostatis dan memindahkan
aliran pelumas.
Reduction angle adalah bagian dari cetakan di mana terjadi reduksi
diameter. Pada daerah bearing tidak terjadi reduksi diameter, namun
menambah gesekan pada permukaan kawat. Fungsi utama daerah
permukaan
bantalan
adalah
untuk
memastikan
diameter
danroundnesskawat sesuai dengan targetnya. Tirus belakang
(backrelief) padadies memungkinkan kawat untuk mengembang
sedikit, setelah kawat keluar dari cetakan.

BATAS REDUKSI PADAWIRE DRAWING


Pada umumnya reduksi penampang untuk setiap tahap diestidak
lebih dari 30 35%. Untuk mendapatkan diameter akhir dengan
total lebih besar dari 35 %, maka diperlukan reduksi ganda atau
bertahap untuk mencapai reduksi target. Diameter kawat berkurang
setelah melalui dies tertentu, sedangkan kecepatan dan panjang
kawat bertambah. Jadi kecepatan setiap blok ataucapstanharus
bertambah besar agar tidak terjadi slip antara kawat dan blok. Hal
ini dapat dicapai bila kecepatan setiap blok diatur dengan
memasang motor tersendiri. Bila kecepatan kawat dan kecepatan
blok tidak sesuai, maka kawat akan menggeser pada blok sewaktu
berputar. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gesekan berlebihan
yang menimbulkan panas yang akan menimbulkan masalah.

BATAS TEMPERATURWIRE DRAWING


Peningkatan temperatur pada operasiwiredrawingmerupakan hal yang
umum terjadi. Meskipun penarikan batang kawat biasanya dilakukan pada
kondisi dingin. Deformasi plastik dan gesekan akan menaikkan temperatur
kawat hingga beberapa puluh derajat celcius. Sebagian panas akan
dilepaskan pada pendingin blok dandies. Namun, karena panas yang
diserap blok dan cetakan relatif kecil, maka kenaikan temperatur menjadi
relatif besar. Selama proses deformasi, temperatur kawat tidak boleh
melebihi dari 160 celcius. Temperatur yang terlalu tinggi dapat merubah
sifat-sifat metalurgis kawat.

KOMPONEN GAYA PROSES PENARIKAN


Dimana

:
Hb : diameter awal
Ha : diameter akhir
P : tekanan permukaan dari dinding permukaan

: tegangan Tarik

TEGANGAN TARIK DAPAT DIHITUNG


DARI :

Dimana

: tegangan alir
Aa : diameter awal
Ab : diameter akhir
B :

DELTA FACTOR
Delta Factor merupakan perbandingan antara diameter rata-rata terhadap
panjang daerah deformasi. Pada penarikan kawat besarnya nilaidelta factor
dapat ditentukan dengan persamaan berikut:

= Delta Faktor
D2 = diameter kawat
L = Panjang kontak permukaan kawat dan dies.
= setengah sudut reduksi, radian
r = reduksi area (%)

PENGARUHDELTA FACTORPADA PROSESWIRE


DRAWING
Daerah operasiwire drawingterbagi menjadi tiga bagian:
Wire drawingyang beroperasi pada Daerah aman memilikidelta
factorantara dua dan tiga. Operasi ini akan menghasilkan produk tanpa
cacat. Operasi akan berjalan lancar.
Operasiwire drawingdengan kondisidelta factorkurang daripada dua
berpotensi menimbulkan cacat pada permukan kawat.
Wire drawingyang beroperasi dengandelta factorlebih dari tiga
cenderung
menghasilkan
kawat
yang
memiliki
cacatcenter
burstatauchevron.Cacatchevrondapat menyebabkan kawat putus saat
prosesdrawing.Putus saatdrawingditandai dengan permukaan patahan
kawat yang membentukCup and Cone.

DELTA FACTORKURANG DARI DUA


Delta factoroptimum untuk proseswiredrawingadalah antara 2
sampai 3.Delta Factoryang terlalu rendah, kurang dari 2 akan
menyebabkan luas kontak antar mukawireroddan dies menjadi
besar, zona deformasi menjadi besar. Ini akan menimbulkan efek
gesekan menjadi besar pula. Pengaruh selanjutnya akan muncul
cacat
permukaan
seperti
goresan
(scratch),material
pickup.Terkadang di ikuti dengan munculnya panas yang berlebihan.
Panas berlebihan ini dapat berpengaruh terhadap sifat-sifat
metalurgis permukaan material.

DELTA FACTORLEBIH DARI TIGA


Delta Factoryang terlalu tinggi, lebih daripada 3 dapat
menyebabkan zona deformasi menjadi kecil. Daerah deformasi
menjadi sangat terbatas. Hal ini menyebabkan permukaan kawat
mendapatgaya tekanyang besar, sedangkan bagian tengah kawat
akan menerimagaya Tarik yang besar. Keadaan ini memberikan
kecenderungan terbentuknya cacatcenter burst, permukaankawat
yang lebih keras dan rendahnya keuletan. Sifat-sifat ini tidak cocok
untuk produk-produk yang dibentuk dengan melibatkan proses
puntir seperti pada ikatanspringatau prosescold headingpada
pembuatan kepala baut.

PROSES PROSES PENARIKAN TABUNG


Ada 3 jenis penarikan tabung
1. Pembenaman (sinking)
2. Penarikan sumbat (plug drawing)
3. Penarikan mandrill

A. PEMBENAMAN (SINKING)
B. PENARIKAN SUMBAT (PLUG DRAWING) TETAP
C. PENARIKAN SUMBAT (PLUG DRAWING) APUNG
D. PENARIKAN MANDRILL

PEMBENAMAN
Pada bagian dalam tabung yang tidak ditopang akan
mengalami penebalan pada dinding tabung.
Geseran yang besar pada bagian masuk dan keluarnya
cetakan menyebabkan regangan yang tinggi dan
deformasi pembatasnya lebih rendah dibandingkan
dengan pembuatan tabung lainnya.

PENARIKAN SUMBAT TETAP


Diameter dalam dan luar tabung dikontrol besarnya.
Metode sumbat menghasilkan ketelitian yang lebih baik
dibandingkan dengan metode pembenaman
Pengurangan luas jarang melebihi 30%

PENARIKAN SUMBAT TETAP


Diameter dalam dan luar tabung dikontrol besarnya.
Metode sumbat menghasilkan ketelitian yang lebih baik
dibandingkan dengan metode pembenaman
Pengurangan luas jarang melebihi 30%

PENARIKAN SUMBAT APUNG


Pada sumbat apung dapat menghasilkan reduksi luas
45% dan pengurangan luas yang sama.
Beban yang dibutuhkan lebih kecil dibandingkan dengan
sumbang tetap.
Keuntungannya mampu menarik dan menggulung tabung
yang panjang.

PENARIKAN MANDRILL
Gesekan pada penarikan tabung dapat diperkecil
Madrill terdiri dari tabung dan kawat/batang panjang
sepanjang tabung dan ditarik bersamaan dengan tabung.
Mandrill ditarik keluar dari tabung yang mengakibatkan
pembesaran dimensional tabung.

ANALISIS PENARIKAN TABUNG


Untuk penarikan tabung dengan metode sumbat :

Dimana :

U1 : koefisien gesek antara tabung dan permukaan cetakan


U2 : koefisien gesek antara tabung dan sumbat
: sudut setengah kerucut cetakan
: sudut setengah kerucut sumbat, untuk sumbat silindris = 0

TEGANGAN TEGANGAN SISA PADA BATANG, KAWAT DAN


TABUNG

Dua buah jenis pola tegangan sisa yang berbeda terdapat


pada penarikan dingin batang dan kawat
Untuk reduksi tiap laluan yang lebih kecil dari 1 %,
tegangan sisa bersifat kompresi pada permukaan
Tegangan tegangan radial pada sumbu adalah tegangan
tarik dan nol pada permukaan.