Anda di halaman 1dari 11

Depresi

Definisi
Depresi adalah suatu keadaan
gangguan keadaan tonus perasaan
yang secara umum ditandai oleh rasa
kesedihan, apati, pesimisme, dan
kesepian. Keadaan ini sering disebut
dengan istilah kesedihan (sadness),
murung (blue), dan kesengsaraan.5

Etiologi
Genetik

Bila kedua orangtua depresi 4x


resiko gangguan alam perasaan
sebelum usia 18 tahun
Sosial
Pola Asuh
Faktor Biologis lain

Faktor Risiko
Adanya

riwayat depresi pada


keluarga
Episode depresi sebelumnya
Konflik keluarga
Kelemahan dalam bidang akademik
Gangguan cemas atau
penyalahgunaan zat

Gejala dan Tanda


Gejala depresi anaklitik dapat mulai timbul pada
usia 6 bulan.
Cengeng dan perilaku menarik diri
Kehilangan bukan pertambahan berat badan
Insomnia pada beberapa kasus.
Kerentanan untuk kena infeksi atau gangguan
fisik lain bertambah.
Perlambatan dalam penambahan derajat
perkembangan psikologis dan intelektual yang
kemudian diikuti oleh kemunduran
perkembangan.
Ekspresi wajah yang membeku atau sedih
setelah 3 (tiga) bulan.
Hubungan dengan orang lain menjadi sulit.

Anaklitik lama
hospitalisme
Gejala hospitalisme adalah sebagai berikut : 2
Retardasi motorik yang bermakna.
Anak sangat pasif, mungkin berbaring terlentang
ditempat tidurnya, tidak berusaha tengkurap atau
mengambil posisi yang lain.
Ekspresi wajahnya kosong
Gangguan dalam koordinasi mata.
Gerakan badan spesifik meskipun telah diberi terapi
rehabilitasi.
Gerakan jari bizar yang mirip dengan gerakan
atenoid.
Kemunduran yang progresif dalam Development
Quotient sehingga pada akhir usia kedua DQ berada
pada taraf retardasi mental yang sedang atau berat.
Angka kematian cukup tinggi, 29,6% meninggal

Depresi < 3 tahun

Gangguan Mood : Kehilangan secara


berkepanjangan / Reaksi berduka cita
(202)
Gangguan Mood : Depresi Masa Bayi
dan Kanak-kanak Dini (203)
Gangguan Ekspresi Emosi Campuran
(204)

Depresi pada Dewasa


Kriteria diagnostik berdasarkan DSM-IV:
Alam perasaan terdepresi atau mudah
tersinggung atau
Hilangnya minat atau kesenangan disertai
sedikitnya 4 gejala berikut
Insomnia atau hipersomnia setiap hari.
Retardasi psikomotor atau agitasi
Kelelahan atau kehilangan tenaga setiap hari.
Rasa tidak berdaya atau rasa bersalah yang
tidak wajar.
Tidak mampu berfikir atau berkonsentrasi.
Pikiran akan kematian yang berulang (recurrent)

Tatalaksana
Psikoterapi:

Pengobatan populasi depresi pada umumnya bersifat


multimodal memperpendek episode depresi.
pengembangan emosi merupakan intervensi
psikoterapeutik yang harus dibangun.
Farmakoterapi:
Golongan antidepresi trisiklik : Amitriptilin,

Imipramin, dan Desipramin


Golongan obat yang bekerja spesifik menghambat
ambilan serotonin : fluoksetin dan setralin.
Litium Karbonat

Prognosis

tidak diobati dan terus berlangsung


dalam 7-12 depresi episode berulang
(recurrent) dengan gangguan sosial
yang persisten antar dua episode.
Usaha bunuh diri (suicide attempt) dan
bunuh diri (suicide) merupakan
komplikasi yang sering timbul.
Semakin muda usia mulainya depresi,
semakin buruk prognosisnya