Anda di halaman 1dari 13

antidotum

senyawa yang
mengurangi atau
menghilangkan
toksisitas senyawa
yang diabsorpsi

berasal dari kata


antididonai, yang
berarti
"memberikan
perlawanan".

Antidotum :
penawar over dosis
atau dosis toksik
suatu obat

antitoksik : penawar
terhadap zat yang
beracun (toksik)
terhadap tubuh

VS

Mekanisme kerja antidotum

Formasi kompleks

Konversi metabolik

Mengubah sifat physicchemical alami dari


racun

Pencegahan formasi
toksik metabolit

Mengarahkan
pengembalian fungsi
untuk kembali normal
dengan memperbaiki
defek atau perubahan
fungsi yang dihasilkan
oleh efek racun

Klasifikasi antidotum

Klasifikasi
antidotum

Antidotum kimia : agen


yang mengubah sifat
kimia dari racun
Contohnya, sodium
thiosulphate yang
mengubah toxic cyanide
menjadi non-toxic
thiocyanate; sodium
calcium edetate chelates
digunakan untuk
keracunan logam berat.

Antidotum fisiologik :
berperan dengan
menghasilkan efek yang
berkebalikan dengan
racun
Contohnya, sodium nitrit
mengkonversi
hemoglobin ke
methemoglobin untuk
mengikat cyanide.

Antidotum mekanis :
mencegah absorpsi
racun oleh tubuh.
Contohnya, charcoal
mengabsorpsi racun
lebih dahulu
dibandingkan dinding
usus. Copper sulphate,
magnesium sulphate,
dan sodium
monohydrogen
phosphate
menonaktifkan dan
mengendapkan material
toksik menjadi garam
tidak larut.

Obat

Antidotumnya

Paracetamol (acetaminophen)

(N-acetylcysteine)

Anticoagulants, E.G., Warfarin

(Vitamin K)

Opioids

(Naloxone)

Iron dan logam berat lainnya

(Desferrioxamine, Deferasirox or
Deferiprone)

Benzodiazepines

(Flumazenil)

Ethylene Glycol

(Ethanol, Fomepizole or
Thiamine)

Methanol

(Ethanol or Fomepizole)

Cyanide

(Amyl Nitrite, Sodium Nitrite and


Sodium Thiosulfate)

Organophosphates

(Atropine and Pralidoxime)

Magnesium

(Calcium Gluconate)

Calcium Channel Blockers seperti


Verapamil, Diltiazem

(Calcium Gluconate)

Beta-Blockers seperti Propranolol,


Sotalol

(Calcium Gluconate and/or


Glucagon)

Isoniazid

(Pyridoxine)

Pengaruh bahan-bahan racun pada


tubuh
Bahan-bahan kimia beracun atau bahan-bahan racun
lainnya dapat menimbulkan gangguan-gangguan
kesehatan:
Jaringan darah
(pembuluh darah),
menimbulkan shock

1. Mempengaruhi
sistem sirkulasi
darah

banyak darah
mengalir ke jantung
atau terlalu banyak
darah dalam jantung
(kongesti jantung).
Irama detak jantung
tidak teratur (cardiac
arrhytrnias).

Jantung mendadak
berhenti (cardiac
arrest).

Rasa sakit

2.Mempengaruhi
sistem saraf pusat

Rangsangan sarap
sentral yang
berlebihan
(hyperexitability)
Depresi
(penekanan)
terhadap sarap
pusat
Gangguan atau
kelainan psikis
(kejiwaan)

rasa mual
(nausea)

3.Pengaruh
terhadap alat
pencernaan

muntah
rasa sakit
daerah
lambung
(abdominal
pain)
diare

4.Pengaruh
terhadap alat
ekresi

gangguan
pengeluaran air
kencing/ kencing
sedikit-sedikit
(urinary retention)
gejala kerusakan
ginjal

5. Kerusakan
pada hati
(hepar),

gangguan pada hati


(hepatic coma).

keseimbangan garam
(NaCl)

6.Pengaruh terhadap
keseimbangan air dalam
elektrolit dalam tubuh
(dehidrasi)

keseimbangan asam
dan basa (acidosis dan
alkalosis)
gangguan
keseimbangan
postasium dan kalsium
dalam darah

7. Luka bakar kimia pada kulit, membran mukosa pada


mulut/tenggorokan dan selaput lendir mata.

Leucovorin (Kalbe Farma)


Komposisi

Leucovorin Ca

INDIKASI

Overdosis asam Folat, anemia


megaloblastik

KONTRA INDIKASI

Anemia pernisiosa dan anemia


megaloblastik lainnya dimana
terdapat defisiensi vit B12.

EFEK SAMPING

Sensitisasi alergi

PERINGATAN DAN PERHATIAN

Tumor yang tergantung oleh folat

DOSIS

OD antagonis as.folat Maks IV 75mg


selama 12 jam, kemudian 12mg IM
selama 6 jam utk 4dosis. Dosis scr
umu dosis antagonis. Anemia
megaloblastik 1mg/hr IM.

Naloxone (Fahrenheit)
KOMPOSISI

Naloxone HCl.

INDIKASI

Pemulihan total atau sebagian dari depresi


opiate dan overdosis opiate akut
Hipersensitif terhadap nalokson hidroklorida
Hipotensi, hipertensi, takikardi dan fibrilasi

KONTRA INDIKASI

EFEK SAMPING

ventricular, dispnea, edema paru, hentil


jantung, kematian, koma dan ensenfalopati

PERINGATAN DAN PERHATIAN

pada penggunaan pasca operasi.


Pada bayi dari ibu yang diketahui atau
diduga menderita ketergantungan opiate,
dapat menimbulkan sindroma putus obat
akut
Bisulfit, Metabisulfit, Anion rantai panjang

INTERAKSI OBAT

atau dengan berat molekul tinggi, larutan

DOSIS

dengan pH basa.
Dewasa diduga/diketahui OD Opiat: 0.42mg i.v, dapat diulang dengan interval 23menit.

MEKANISME KERJA OBAT

Nalokson adalah antagonis opiat yang


utama yang tidak mempunyai atau
hanya sedikit mempunyai aktivitas
agonis.

Asam Folinat (CALCIUMLEVOFOLINAT EBEWE)


(Ferron/Ebewe)
KOMPOSISI

Folinic acid

INDIKASI

Antidotum untuk methotrexate.


Kompensasi trhdp aksi antagonis
asam folat pd obat sitostatik. Utk
terapi kombinasi dengan obat
sitistatik lain seperti 5-fluorouracil
pada tumor GI dan tumor kepala dan
leher.

KONTRA INDIKASI

Anemia pernisiosa atau anemia lain


karena defisiensi vit B12.

EFEK SAMPING

Reaksi alergi (jarang). Gangguan GI


pd dosis tinggi. Remisi hematologi
dengan progresi gangguan neurologik.

PERINGATAN DAN PERHATIAN

Kehamilan laktasi

INTERAKSI OBAT

Trimetropim, kitrimeksasol,
fluorourasi.

DOSIS

Pemberian via inj IV atau infuse IV.


Antidotum thp metotreksat Dosis
tergantung individu. Kombinasi dgn 5fluorourasil 100mg/m2 IV.

Anda mungkin juga menyukai