Anda di halaman 1dari 21

Cara Penggunaan

Sediaan Suppositoria
Dandy Nuari Putra
RennyOvula
Rizki
dan
Amaliah
Muhammad
Ramadhani

Praktek Kerja Profesi Apoteker


RS Dustira Cimahi
Juni 2015

Apa itu Obat ?

Obat adalah bahan atau paduan


bahan, termasuk produk biologi yang
digunakan untuk mempengaruhi atau
menyelidiki sistem fisiologi atau
keadaan patologi dalam rangka
penetapan diagnosis, pencegahan,
penyembuhan, pemulihan,
peningkatan kesehatan dan
kontrasepsi untuk manusia (Permenkes
RI No. 58/2014)

Pendahuluan
Cara penggunaan obat
yang benar
menentukkan
keberhasilan
pengobatan

Sediaan Farmasi
Serbuk
Tablet
Kapsul
Obat Tetes
Salep
Gel
Pasta
Lotion
Krim
SUPPOSITORIA
OVULA
dan lainnya..

SUPPOSITORIA
Suppositoria adalah suatu bentuk sediaan
obat padat yang umumnya dimaksudkan
untuk dimasukkan kedalam rectum/anus.

Suppositoria terdiri dari


zat aktif (obat)
basis

OVULA
Ovula adalah sediaan padat, umumnya
berbentuk seperti telur, mudah
meleleh pada suhu tubuh, dapat
melarut dan digunakan sebagai obat
luar khusus untuk vagina.
Ovula terdiri dari:
zat aktif (obat)
basis

Alasan menggunakan
sediaan suppositoria dan
ovula

Untuk pasien yang tidak bisa


mengkonsumsi obat secara oral
(digunakan dengan melalui mulut).
Untuk zat aktif yang mengiritasi
lambung.
Untuk menghindari kerusakan obat
oleh enzim pencernaan.

Beberapa contoh
sediaan suppositoria dan
ovula

Bisakodil Suppo
Paracetamol Suppo
Barium sulfat Suppo
Baractan Suppo
Metronidazol Suppo/Ovula
Flagystatin Ovula
Albothyl Ovula

1. Gunakan sarung tangan.


2. Buka kemasan pembungkus suppositoria.
3. Bagian ujung suppositoria yang berbentuk
lonjong dibasahi dengan air agar licin atau tetesi
sedikit dengan air
4. Atur posisi tubuh dengan cara berbaring
menyamping menghadap ke sebelah kiri.
5. Angkat kaki bagian kanan dengan menekuk ke
arah perut.

6. Angkat bagian atas anus/dubur untuk


menjangkau daerah rectum.

7. Masukkan suppositoria dengan menekan dan


ditahan dengan jari telunjuk sampai suppositoria
masuk.

8. Turunkan kaki kanan yang ditekuk.


9. Tahan posisi tubuh tetap berbaring selama 1015 menit agar suppo tidak terdorong keluar.

10.Buka sarung tangan yang digunakan.


11.Buang kemasan suppo yang sudah terpakai.
12.Cuci tangan kembali sampai bersih.

1. Gunakan sarung tangan.


2. Jika menggunakan aplikator, bersihkan aplikator
ovula terlebih dulu
3. Buka kemasan pembungkus ovula.

4. Letakkan ovula pada lubang yang terdapat pada


aplikator. Sisi ovula yang ditaruh pada aplikator
adalah sisi tumpul dari ovula.
5. Duduklah dengan satu tangan menopang berat
tubuh dan tangan lainnya memegang aplikator
yang sudah dipasangi ovula. Kedua kaki ditekuk
dengan posisi terbuka untuk mempermudah
penggunaan ovula.

6. Masukkan ujung lancip ovula dengan bantuan


aplikator ke lubang vagina. Setelah aplikator
berada di dalam vagina, tekan tombol pada
aplikator untuk melepaskan ovula.

7. Jika tidak menggunakan aplikator, masukkan ujung


lancip vagina kurang lebih sedalam jari telunjuk.

8. Rapatkan kedua kaki selama beberapa detik dan


tetaplah duduk selama 5-10 menit untuk
mencegah ovula keluar kembali.

9. Bersihkan aplikator dengan air hangat dan sabun,


keringkan dan jaga agar tetap bersih.

10.Buka sarung tangan yang digunakan.


11.Buang kemasan ovula yang sudah terpakai.
12.Cuci tangan kembali sampai bersih.

TERIMA KASIH