Anda di halaman 1dari 26

OSTEOMYELITIS

PEMBIMBING
Dr. Hery Unggul W, Sp.B
GINA NOVITA
SARI
1320.221.126

DEFINISI
Osteomielitis (osteo berasal dari bahasa

yunani, yang berarti tulang, mielo-yang


berarti sumsum tulang, dan itis adalah
inflamasi) yang berarti suatu infeksi dari
tulang dan sumsum tulang.
dapat tetap terlokalisasi atau dapat
tersebar melalui tulang, melibatkan
sumsum, korteks, jaringan kanselosa dan
periosteum.

ETIOLOGI

KLASIFIKASI
Sistem tradisional

- membagi infeksi tulang berdasarkan durasi


gejala: akut, subakut, dan kronis
Sistem Waldyogel
- berdasarkan etiologi dan kronisitas:
hematogen, penyebaran secara kontinyu dan
kronis
Ciemy dan Mader
- berdasarkan luas anatomis dari infeksi dan
status fisiologis host dibandingkan dengan
kronisitas dan etiologi

JENIS OSTEOMYELITIS
Osteomyelitis hematogen akut
Osteomyelitis hematogen subakut
Osteomyelitis kronis

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

merupakan infeksi tulang dan sumsum tulang akut

yang disebabkan oleh bakteri piogenik dimana


mikro-organisme berasal dari focus di tempat lain
dan beredar melalui sirkulasi darah.
Kelainan ini sering ditemukan pada anak-anak
sering sekali mengenai metafisis tulang panjang
pada anak-anak, tersering pada femur dan diikuti
oleh tibia, humerus, radius, ulna, dan fibula

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT
Faktor predisposisi osteomyelitis akut :

a. Umur
b. Jenis kelamin,
c. Trauma
d. Lokasi; osteomielitis hematogen akut sering terjadi di
daerah
e. Nutrisi, lingkungan dan imunitas yang buruk serta
adanya fokus infeksi sebelumnya (seperti bisul,
tonsilitis)

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

Penyebaran ostemyelitis akut melalui dua cara yaitu :

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT
Pemeriksaan fisik

- Status lokalis :
Look : bengkak (+), merah (+)
Feel : Nyeri tekan (+)
Move : Pergerakan terbatas karena nyeri

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
AKUT
Pengobatan :
1.Bed rest
2.Analgetik
3.Pemberian cairan intra vena
4.Antibiotik
5.Drainase

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN
SUBAKUT
Gejala osteomielitis subakut lebih ringan oleh

karena organism penyebabnya kurang purulen dan


penderita lebih resisten.
Osteomielitis hematogen subakut biasanya di
sebabkan oleh Stafilokokus aureus dan umumnya
berlokasi di bagian distal femur dan proksimal
tibia.

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN SUBAKUT

OSTEOMYELITIS HEMATOGEN SUBAKUT


Diagnosis
- foto rontgen biasanya ditemukan kavitas

berdiameter 1-2 cm terutama pada daerah metafisis


dari tibia dan femur atau kadang-kadang pada
daerah diafisis tulang panjang.
Pengobatan

- Pemberian antibiotik selama 6 minggu

OSTEOMYELITIS KRONIK
merupakan lanjutan dari osteomielitis akut yang

tidak terdiagnosis atau tidak diobati dengan


baik.
dapat juga terjadi setelah fraktur terbuka atau
setelah tindakan operasi pada tulang.
Bakteri penyebab osteomielitis kronis terutama
oleh Stafilokokus aureus (75%), atau E. colli,
Proteus, atau Pseudomonas.
Stafilokokus epidermidis merupakan penyebab
utama osteomielitis kronis pada operasi-operasi
ortopedi yang menggunakan implant.

OSTEOMYELITIS KRONIK

OSTEOMYELITIS KRONIK
Pemeriksaan fisik :
- fistel/ sikatris bekas operasi dengan nyeri

tekan (+)

Pemeriksaan laboratorium
- Peningkatan LED, leukositosis, peningkatan

titer antibodi anti- stafilokokus

Pemeriksaan radiologis
- Foto polos
- Radio isotop scanning
- CT dan MRI

OSTEOMYELITIS KRONIK
Pengobatan
1.Pemberian antibiotik
2.Tindakan operatif

OSTEOMYELITIS KRONIK

PROGNOSIS
beragam tergantung dari berbagai macam

faktor seperti :
- virulensi bakteri
- imunitas host
- penatalaksanaan yang diberikan kepada
pasien. :

DAFTAR PUSTAKA
1. Rasjad, Chairuddin. Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi. Penerbit Yarsif Watampone.

2003. Halaman 132-141.


2. Skinner, Harry B, MD, PhD. Current Diagnosis and Treatment in Orthopedics, Fourth
Edition.
Chapter 8 : Orthopedic Infections. The McGraw Hill Companies, Inc. 2006.
3. Swiontkowski, Marc F, MD; Stovitz, Steven D, MD. Manual of Orthopaedics, 6th
Edition. Lipponcott Williams and Wilkins. 2001. Chapter 3 : Prevention and
Management of Acut
Musculoskeletal Infections.
5. Kumar, Vinay; Abbas, Abul K.; Fausto, Nelson; & Mitchell, Richard N. (2007). Robbins
Basic Pathology (8th ed.). Saunders Elsevier. pp. 810811a
6. Adam, Greenspan. Orthopedic Imaging: A Practical Approach, 4th Edition. Lippincott
Williams & Wilkins. USA. 2004.
7. Anonym, Osteomyelitis.2011.
Available from: http://www.mayoclinic.com/health/osteomyelitis/DS00759
8. Anonym, OSTEOMIELITIS : Perkembangan 10 tahun Terakhir. Available
from: http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_023_sendi_&_tulang.pdf
9. Daniel, Lew, et al. 2012. Review Article Current Concepts OSTEOMYELITIS
available
from : http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/nejm199704033361406