Anda di halaman 1dari 7

ASIDOSIS

METABOLIK

DEFINISI
Asidosis metabolik adalah keasaman darah
yang berlebihan, yang ditandai dengan
rendahnya kadar bikarbonat dalam darah.
Bila peningkatan keasaman melampaui
sistem penyangga pH, darah akan benarbenar menjadi asam. Seiring dengan
menurunnya pH darah, pernafasan menjadi
lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha
tubuh untuk menurunkan kelebihan asam
dalam darah dengan cara menurunkan
jumlah karbon dioksida.

ETIOLOGI
Penyebab mendasar asidosis metabolika adalah
penambahan asam terfiksasi (nonkarbonat), kegagalan
ginjal untuk mengekskresi beban asam harian, atau
kehilangan bikarbonat basa. Peyebab asidosis metabolik
umumnya dibagi dalam dua kelompok berdasarkan selisih
anion yang normal atau meningkat. Nilai normalnya
adalah 12. Apabila asidosis disebabkan oleh hilngnya
bikarbonat (seperti pada diare) maka selisih anion akan
normal. Sebaliknya jika asidosis metabolik disebabkan
oleh peningkatan produksi asam organik (seperti asam
laktat pada syok sirkulasi) atau retensi asam sulfas dan
asam fosfat (seperti pada gagal ginjal), maka kadar anion
tak terukur (selisih anion) akan meningkat.

PATOFISIOLOGI

Oleh karena itu asidosis metabilok dapat terjadi ketika kedua


Terdapat dua mekanisme utama bagi sel untuk mempertahankan
konsentrasi H+ yang konstan. Sistem penyangga dari CO2 HCO3berperan penting. Respon utama terhadap asidosis metabolik
adalah peningkatan ventilasi, hasilnya berupa peningkatan ekskresi
CO2 melalui proses difusi di paru. Namun hal ini mengakibatkan pH
darah menurun. Selain itu kelebihan H+ dapat dikeluarkan melalui
konversi ke CO2.
Mekanisme kedua untuk mempertahankan pH adalah dua respon
bertahap dari ginjal. Pertama, ion H+ diekskresikan dalam tubulus
proksimal, dimana ion H+ tersebut bergabung dengan HCO3- untuk
membentuk asam arang (H2CO3-). Pada perbatasan tubular sel,
asam arang diubah menjadi CO2 dan Air, lalu diabsorsi kembali.
Kedua, Bikarbonat dapat dibentuk kembali melalui proses reverse
dari sistem penyangga di paru (CO2 + H2O H2CO3 H+ +
HCO3-). respon kompensasi ini gagal atau tidak berjalan.

ANALISA GAS DARAH DAN


INTERPRESTASI
Metabolik asidosis dapat didiagnosis dengan langkah berikut :
1.Menentukan apakah pasien mengalami alkalemic atau academic berdasarkan
pH darah arteri (normal, 7,38 7,42). Darah dengan pH kurang dari 7,38 bersifat
asam.
2.Menentukan apakah gangguan primer penyebab acidemia adalah metabolik
atau asidosis. Nilai normal HCO3- dalam serum adalah 18 22 mEq/ L. Jika nilai
HCO3- serum kurang dari 18 mEq/L maka menunjukan asidosis metabolik primer.
3.Menentukan apakah asidosis yang terjadi gap atau nongap yan muncul. Selisih
anion dihitung sebagai Na+ - (HCO3- + Cl-) dan nilai normalnya adalah 122
mEq/L3.

4.Menentukan apakah sistem respirasi sudah mengkompensasi dalam


mengeluarkan dan mengurangi kadar CO2 (normal pCO2 36 44 mmHg).

PENATALAKSANAN
Indikasi korensi asidosis metabolik yang dilakukan harus tepat
agar tidak semakin membahayakan pasien. Langkah pertama
adalah menetapkan berat ringannya gangguan asidosis.
Gangguan disebut letal bila pH darah kurang dari 7 atau kadar
ion H lebih dari 100 nmol/L. Gangguan yang perlu mendapat
perhatian bila pH darah 7,1 7,3 atau kadar ion H antara 50
80 nmol/L.
Langkah kedua adalah menetapkan anion gap atau bila perlu
anion gap urin untuk mengetahui dugaan etiologi asidosis
metabolik.
Langkah ketiga adalah bila kita mencurigai adanya kemungkinan
asidosis laktat, hitung rasio delta anion gap dengan delta HCO3
(delta anion gap : anion gap pada saat pasien diperiksa
dikurangi dengan median anion gap normal; Delta HCO3 normal
dikurangi dengan kadar HCO3 pada saat pasien diperiksa). Bila
rasio lebih dari 1, asidosis disebabkan oleh asidosis laktat.

Pada asidosis metabolik bercampur dengan


asidosis respiratorik, tidak dalam ventilator,
koreksi harus dilakukan secara hati hati
atas pertimbangan depresi pernapasan.
Koreksi dilakukan dengan pemberian larutan
Na bikarbonat, setelah diketahui kebutuhan
bikarbinat pada pasien. Kebutuhan
bikarbonat adalah berapa banyak bikarbonat
yang akan diberikan untuk mencapai