Anda di halaman 1dari 44

REFERAT

KUSTA
Mentari
(030.10.178)
Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti
SMF Kulit dan Kelamin RSUD Kardinah
Tegal, Jawa Tengah
Pembimbing: dr. Sri Primawati Indraswari,
Sp.KK, MM

Pembahasan
PENDAHULUAN

Departemen Kesehatan RI. Buku Pedoman Nasional Pemberantasan


Penyakit Kusta Cetakan XVIII. Jakarta.Direktorial Jendral Pengendalian

Pembahasan
PENDAHULUAN
(2)

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan
PENDAHULUAN
(3)

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit Kulit
dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia. 2011;p 73-8

Pembahasan
PENDAHULUAN
(4)

EPIDEMIOLOGI

WHO. Weekly Epidemiological Report. 2013. Available at:


http://www.who.int/wer/2012/wer8734.pdf?ua=1 . Accessed on 29th April 2015.

PENDAHULUAN
Pembahasan
(5)
Data Kementrian Kesehatan menyebutkan pada
tahun 2012 dilaporkan terdapat 16.123 kasus baru
kusta, terdiri dari kasus tipe Multi Basiler sebanyak
13.268 kasus dan tipe Pausi Basiler sebanyak 2.855
kasus dengan Newly Case Detection Rate (NCDR)
sebesar 6,6 per 100.000 penduduk. NCDR tahun
2012 relatif lebih kecil dibandingkan 5 tahun
sebelumnya
Kementrian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2012. 2013. Available
at: http://www.depkes.go.id/downloads/Profil
%20Kesehatan_2012%20(4%20Sept%202013).pdf Accessed on 29th April
2015

Pembahasan

EPIDEMIOLOGI

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit Kulit
dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(2)

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia. 2011;p 73-8

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(3)
WHO Weekly Epidemiological Report mengenai kusta
tahun 2013:

WHO.
Weekly
Epidemiological
Report.
2013.
Available
http://www.who.int/wer/2012/wer8734.pdf?ua=1 . Accessed on 29th April 2015

at:

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(4)

Departemen Kesehatan RI. Pusat Informasi Kementerian Kesehatan RI


Kusta. 2015 Available at :
http://www.depkes.go.id/downloads/infodatin_kusta_2015).pdf . Accessed
th

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(5)

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(6)

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(7)

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(8)

Gambar 1. Distribusi penyakit kusta multi basiler dan pausi


basiler berdasarkan jenis kelamin

Pembahasan
EPIDEMIOLOGI
(9)

Gambar 2. Distribusi penyakit kusta multi basiler dan pausi


basiler berdasarkan usia

Pembahasan
ETIOLOGI

Mycobacterium Leprae
pada pewarnaan ZiehlNeelsen
Prakash Chaitra dan Bhat R.M. Leprosy: An overview of pathophysiology.
2013. Available at :http://www.hindawi.com/journals/ipid/2012/181089/.
Accessed on 29th April 2015.

Pembahasan
PATOGENESIS

Sudigdo Adi. Imunologi Penyakit Kusta dalam Imunodermatologi Bagi


Pemula. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 2000 : p 627

Pembahasan
PATOGENESIS(2)

Sudigdo Adi. Imunologi Penyakit Kusta dalam Imunodermatologi Bagi


Pemula. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 2000 : p 627

Pembahasan
PATOGENESIS(3)

Sudigdo Adi. Imunologi Penyakit Kusta dalam Imunodermatologi Bagi


Pemula. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 2000 : p 627

Pembahasan
PATOGENESIS(4)

Sudigdo Adi. Imunologi Penyakit Kusta dalam Imunodermatologi Bagi


Pemula. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. 2000 : p 627

Pembahasan
KLASIFIKASI

Ridley dan Jopling yang mengelompokkan


penyakit kusta menjadi 5 kelompok
berdasarkan gambaran klinis, bakteriologis,
histopatologis, dan imunologis, yaitu :

Bordeline Lepromatous (BL)


Tipe Lepramatosa (LL)
WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at
http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April

Pembahasan (1)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April
2015.

Pembahasan (2)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April
2015.

Pembahasan (3)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April
2015.

Pembahasan (4)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April

Pembahasan (5)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April

Pembahasan (6)
KLASIFIKASI

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April

Pembahasan
KLASIFIKASI(7)

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April

Pembahasan (8)
KLASIFIKASI
Klasifikasi Internasional
Madrid :

Tuberkuloid (T)

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan (9)
KLASIFIKASI
Klasifikasi WHO:

Pausibasilar (PB)
Multibasilar (MB)

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan
KLASIFIKASI(10)

Pausibasilar (PB)

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan
KLASIFIKASI(11)

Multibasilar
(MB)

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan
DAGNOSIS
PB
DIAGNOSIS MENURUT
Lesi
kulit
- 1-5 lesi
WHO
(makula

datar,

papul -

yang meninggi, nodus)

MB

Hipopigmentasi/ eritema
Distribusi

yang

>5 lesi

Distribusi yang simetris

tidak -

simetris
-

Hilangnya

sensasi

kurang jelas

Hilangnya sensasi yang


jelas

Kerusakan saraf

Hanya satu cabang saraf

Banyak cabang saraf

(menyebabkan hilangnya
sensasi/kelemahan otot
yang

dipersarafi

oleh

saraf yang terkena)


WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at
http://www.who.int/lep/classification/en/index.html. Accessed on 29th April
2015

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Tanda-tanda utama atau tanda kardinal (cardinal


signs), yaitu:

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Tanda-tanda utama atau tanda kardinal (cardinal


signs), yaitu:

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Gangguan fungsi saraf ini bisa berupa:

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Tanda-tanda utama atau tanda kardinal (cardinal


signs), yaitu:

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th
April 2015

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Gejala-gejala umum pada reaksi kusta :

WHO. Leprosy elimination : classification of leprosy. 2013. Available at


http://www.who.int/lep/classification/en/index.html.
Accessed on 29th

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Fisik
Lesi Tuberculoid
leprosy, soliter,
anesthetic, annular

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Fisik
Lesi Kulit pada
Tuberculoid Leprosy

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Fisik
Borderline
Tuberculoid Leprosy,
gambaran anular
inkomplit dengan
papul satelit

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Fisik

Lesi Kulit pada


Borderline BB
Leprosy
Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit
Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan (1)
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Fisik
Lesi Kulit pada
Lepromatous Leprosy

Kosasih A, Wisnu I M, Daili E S, Menaldi. Kusta . In: Buku Ilmu Penyakit


Kulit dan Kelamin. 6th ed. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

Pembahasan