Anda di halaman 1dari 6

Gigi Tiruan cekat

KUNJUNGAN I :
Cetak RA dan RB
( Membuat studi model RA dan RB & Foto rontgen OPG)
Cara Pencetakan
Sebelum mencetak, sendok cetak dicobakan ke dalam rongga mulut pasien.
1. Pencetakan Rahang Atas :
a. Pasien duduk dengan posisi sedemikian rupa sehingga kepala dan punggung
terletak pada satu garis lurus, dataran oklusal sejajar lantai. Mulut pasien setinggi
siku operator.
b. Operator berdiri di belakang samping kanan pasien.
c.
Sendok cetak rahang atas yang berisis adonan alginat dimasukkan kemulut
pasien dengan menempelkan bagian posterior lebih dahulu lalu sedikit demi
sedikit ke arah anterior sampai seluruh gigi terbenam alginat. Selanjutnya pasien
diinstruksikan mengucapkan U lalu dilakukan muscle triming di bagian bukal
dan labial.
d. Setelah alginat setting, sendok cetak dilepas.
2. Pencetakan Rahang Bawah :
a. Sama seperti pada rahang atas, tetapi posisi operator di sebelah kanan depan.
b. Lidah diangkat keatas.
Studi model ini dipergunakan untuk mempelajari :

Letak gigi abutment

Letak pontic

Letak retainer

Letak konektor

KUNJUNGAN II :
(Preparasi Gigi)
Preparasi abutment dengan full cast crown pada gigi 35 dan 37

Occusal/incisal reduction : Bagian oklusal/incisal dikurangi dengan


menggunakan tapered bur sebesar 1-1,5 mm

Buccal/lingual reduction : Bagian bukal dikurangi dengan silindris fissure bur


atau bur torpedo kemudian dibuat chamfer finish line pada daerah cementoenamel junction.

Proximak reduction : Menggunakan flat disc wheel bur makan sebelah atau
bur tapered yang tipis dan kecil dengan pemotongan sejajar antar dinding
proksimal sedikit menutup kearah incisal sebesar 5o.

Axial reduction : Tumpulkan sudut-sudut aksial dengan silindris tapered bur


terutama daerah gingival margin.

Penghalusan hasil preparasi : Menggunakan sand paper disc untuk


menghilangkan bagian yang tajam, runcing, tidak rata dan undercutundercut untuk memperoleh hasil preparasi yang halus.
Pembuatan mahkota sementara dan pontik sementara dengan acrilic putih SC,
guna mempertahankan agar posisi gigi tidak berubah.
Pencetakan work model
Penyesuaian warna

KUNJUNGAN III :
(Insersi GTC)

Sementasi retainer menggunakan SIK tipe I


(Luting agent)
Retainer menggunakan PFM (Porcelain
Fused Metal)

Kontrol dilakukan untuk mengoreksi adanya kesalahan yang mungkin terjadi


setelah pemakaian GTC, dengan cara:
Pemeriksaan subyektif
apakah terdapat keluhan berkaitan dengan GTC ?
apakah fungsi bicara terganggu ?
Pemeriksaan obyektif
Komplikasi setelah pemakaian GTC dapat berupa :
Terdapat suara akibat sentrik oklusi yang tinggi sehingga menimbulkan
suara pada bagian oklusal
Retensi yang kurang menyebabkan GTC tidak stabil
Kesukaran dalam mengunyah akibat oklusi yang tidak seimbang
Gigi tiruan goyang : perlu diperiksa oklusinya dengan kertas artikulating
paper
Saliva berlebihan : adanya stimulasi pada glandula salivarius karena gigi
tiruan, namun dapat hilang setelah beradaptasi

Terima Kasih