Anda di halaman 1dari 15

Kehamilan Ektopik

Terganggu
(KET)

Kehamilan ektopik adalah suatu


kehamilan di mana sel telur yang
dibuahi berimplantasi dan tumbuh di
luar endometrium kavum uteri.
Kehamilan ektopik dapat mengalami
abortus atau ruptur pada dinding
tuba dan peristiwa ini disebut
sebagai kehamilan ektopik
terganggu.

Lokasi dan sublokasi

Jumlah (persentase)

Tuba Fallopi :
-ampulla tuba
-isthmus tuba
-interstitial tuba

98 %
-93 %
-4 %
-2 %

Kehamilan ektopik servikal

0,1 %

Kehamilan ovarial

0,5 %

Kehamilan abdominal

0,03 %

Kehamilan interstisial

0,01 %

Epidemiologi
153 kehamilan ektopik diantara 4.007
persalinan ATAU 1/26 persalinan
85-90% kasus kehamilan ektopik
didapatkan pada multigravida
berumur antara 20-40 tahun dengan
umur rata-rata 30 tahun

Etiologi
Dasarnya disebabkan oleh segala hal yang
menghambat perjalanan zigot menuju kavum uteri
Faktor mekanis :riwayat operasi tuba, salpingitis,
perlekatan tuba akibat operasi non-ginekologis seperti
apendektomi, salpingitis isthmica nodosum
(penonjolan-penonjolan kecil ke dalam lumen tuba
yang menyerupai divertikula), dan AKDR
Faktor fungsional :perubahan motilitas tuba yang
berhubungan dengan faktor hormonal dan defek fase
luteal

Faktor Resiko
1. Faktor riwayat kehamilan ektopik
sebelumnya
2. Faktor penggunaan kontrasepsi
spiral dan pil progesteron
3. Faktor kerusakan dari saluran tuba
4. Faktor uterus
5. Faktor ovum

PATOGENESIS

Ovum yang telah dibuahi


di tuba

kolumner
hasil konsepsi berimplantasi
pada ujung atau sisi jonjot
endosalping
Perkembangan hasil konsepsi
selanjutnya dibatasi oleh
kurangnya vaskularisasi

hasil konsepsi mati secara dini

direabsorbsi

BERNIDA
SI

interkolumner
hasil konsepsi bernidasi
antar 2 jonjot endosalping
tempat nidasi tertutup maka
hasil konsepsi dipisahkan
dari lumen tuba oleh lapisan
jaringan

pembentukan desidua di
tuba tidak sempurna
vili korialis menembus
endosalping dan masuk ke
dalam lapisan otot-otot tuba
dengan merusak jaringan
dan pembuluh darah

GAMBARAN KLINIK
nyeri abdomen
- Nyeri yang diakibatkan ruptur tuba berintensitas
tinggi dan terjadi secara tiba-tiba
- Nyeri akibat abortus tuba tidak sehebat nyeri
akibat ruptur tuba, dan tidak terus-menerus.
keterlambatan menstruasi
perdarahan per vaginam
Sebagian penderita tidak mengeluhkan
keterlambatan haid karena kematian janin terjadi
sebelum haid berikutnya

DIAGNOSIS
1. Anamnesis
. Haid biasanya terlambat untuk beberapa waktu dan
kadang-kadang terdapat gejala subjektif kehamilan muda.
Nyeri perut bagian bawah, nyeri bahu, tenesmus.
Perdarahan pervaginam terjadi setelah nyeri perut bagian
bawah.
2.Pemeriksaan Umum
. penderita tampak kesakitan dan pucat, pada perdarahan
dalam rongga perut tanda-tanda syok dapat ditemukan.

3.Pemeriksaan Ginekologi
Tanda-tanda kehamilan muda mungkin ditemukan.
Pergerakan serviks menyebabkan nyeri. Bila uterus
diraba, maka akan teraba sedikit membesar dan
kadang-kadang teraba tumor di samping uterus
dengan batas yang sukar ditentukan. Kavum douglasi
menonjol dan nyeri raba menunjukkan adanya
hematokel retrouterina.Suhu kadang naik sehingga
menyulitkan perbedaan dengan infeksi pelvik.

4.Pemeriksaan Laboratorium dan


Penunjang
Hemoglobin, hematokrit, dan hitung leukosit
Gonadotropin korionik (hCG Urin)
-hCG serum
Kuldosentesis
Ultrasonograf
Laparoskopi
Laparatomi

PENATALAKSANAAN
lokasi kehamilan dan tampilan klinis
kehamilan ektopik yang belum
terganggu dari kehamilan ektopik
terganggu

Penatalaksanaan Ekspektasi
Penatalaksanaan Medis
-Methotrexate
-Actinomycin
-Larutan Glukosa Hiperosmolar
Penatalaksanaan Bedah
-Salpingostomi
-Salpingotomi
-Salpingektomi
-Evakuasi Fimbrae dan Fimbraektomi

PROGNOSIS
Ibu yang pernah mengalami kehamilan
ektopik terganggu, mempunyai resiko
10% untuk terjadinya kehamilan ektopik
terganggu berulang.
Ibu yang sudah mengalami kehamilan
ektopik terganggu sebanyak dua kali
terdapat kemungkinan 50% mengalami
kehamilan ektopik terganggu berulang .