Anda di halaman 1dari 9

UTILITAS DAN

PENGOLAHAN
LIMBAH

UTILITAS
Unit utilitas PT. Petrokimia Gresik adalah unit
pendukung proses produksi yang ada di
Departemen Produksi secara langsung dan
sebagai pendukung di Pabrik I dan II serta anak
perusahaan secara tidak langsung.
Tugas pokok pabrik Utilitas , yaitu menyediakan :
1. Air
2. Listrik

3. Steam
4. Instrumen air

1. AIR
Air, meliputi beberapa macam spesifikasi,
yaitu :
a. Air proses (process water)
b. Air minum (drinking water)
c. Air hydrant (hydrant water)
d. Air demineralisasi (demineralized water)
e. Air pendingin (cooling water)
f. Service water

2. LISTRIK
Listrik, digunakan untuk penerangan, penggerak
motor listrik, pemanas (electric heater), power
intsrumentasi pabrik.
Kebutuhan power listrik total Pabrik II mencapai
19 MW.
Bagian Utilitas Pabrik II mengandalkan tiga
sumber tenaga listrik untuk pengadaannya,
yaitu :
a. Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang
menyuplai listrik sebesar 12 MW
b. Gas Turbine Generator (GTG) dari Pabrik I yang
memproduksi listrik sebesar 32 MW (kapasitas
design),

3. STEAM
Steam, digunakan untuk penggerak (driver)
pompa dan kompresor, alat penukar panas (heat
exchanger), traching / pemanas pipa atau bejana
Untuk melayani kebutuhan steam bagi seluruh UP
II, Utilitas II mempunyai 2 unit pembuat steam
dengan dua buah boiler pembuat steam tekanan
6-7 kg/cm2 atau low pressure steam (LPS), yaitu :
a. 02 B 911, kapasitas 10 ton/jam
b. 03 B 911, kapasitas 12 ton/jam
Kedua boiler berbahan bakar natural gas. Namun,
apabila pasokan natural gas mengalami
kemacetan, bahan bakarnya diganti solar.

4.UDARA TEKAN
Udara tekan digunakan untuk sarana
instrumentasi pabrik yaitu penggerak control
valve pneumatic.
Udara tekan yang berfungsi untuk
menggerakkan peralatan, mengoperasikan alatalat kontrol/kendali.
Instrument air biasanya digunakan untuk
mengoperasikan alat-alat yang masih bekerja
secara pneumatik.
Udara tekan disuplai dari enam buah kompresor
yang dimiliki Utilitas II.

PENGOLAHAN LIMBAH
PETROKIMIA GRESIK

PEMERIKSAAN DAN
PEMANTAUAN
Emisi :
1. Pemantauan Internal
2. Pemantauan Eksternal
Limbah Cair :
a. Pemantauan Lokal
b. Pemantauan Internal
C. Pemantauan Eksternal
Limbah Padat :
Dilakukan sesuai kebutuhan baik oleh Lab
Internal maupun Eksternal.

Secara umum kualitas buangan gas, cair dan padat


sebagai dampak proses produksi PT Petrokimia Gresik
telah memenuhi ketentuan yang ada.
a. Emisi :
Telah memenuhi baku mutu emisi ( Kep Gub 129/96 &
Kep Men-LH 133/2004)
b. Limbah Cair :
Telah memenuhi baku mutu air limbah untuk kompleks
industri pupuk.
c. Limbah Padat :
Buangan padat yang ada sebagian besar berupa
produk samping proses produksi pabrik asam fosfat
berupa Gypsum dan pabrik amonium sulfat (ZA)
berupa kapur.