Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN KASUS

KARBUNKEL
Disusun oleh :
Kunthi Rahmawati
H2A010029

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG


FAKULTAS KEDOKTERAN
RSUD TUGUREJO SEMARANG

IDENTITAS PENDERITA

Nama

: An.A

Usia

: 2 tahun

Jenis Kelamin

Alamat

: Tugurejo Timur VII RT 04/ RW V

Agama

: Islam

Suku

: Jawa

Pekerjaan

: Belum bekerja

No. CM

: 476033

Tanggal periksa : 22 May 2015

: Laki-laki

Anamnesis

Anamnesis dilakukan secara alloanamnesis pada tanggal 22 May 2015 Pukul 11.00 WIB
di Poli Kulit dan Kelamin RSUD Tugurejo Semarang.

Riwayat Penyakit Sekarang

Keluhan Utama

: Terdapat benjolan keluar nanah di seluruh tubuh tetapi

berpindah pindah.

Riwayat Penyakit Sekarang :

Lokasi

: Kepala, punggung, dan bawah ketiak

Onset

: 10 bulan

Kualitas

: Tidak menganggu aktivitas

Kuantitas

: Tidak menentu

Kronologis

Pada tanggal 22 May 2015, pasien datang dengan beberapa benjolan ditubuh
yang terus berpindah pindah, ibu dari pasien tersebut tidak mengetahui
penyebab pastinya karena muncul tiba-tiba. Keluhan tersebut dirasakan sejak
10 bulan yang lalu, pasien telah berobat di puskesmas dan diberi salep
gentamisin kemudian membaik pada benjolannya terlihat mengecil dalam
waktu 2 minggu, tetapi tetap muncul kembali ditempat lain. Anak tersebut
tidak pernah terlihat menggaruk atau mengeluh pada benjolannya, pada
sekitar benjolan terasa hangat dan setiap akan timbul benjolan baru ,maka
pasien demam satu hari ,kemudian mereda sendiri. Ibu pasien tidak memberi
makanan seperti telur, ikan, ayam dan mengganti susu sapidengan susu soya
namun tidak ada perbaikan dan tetap muncul ditempat lain.

Faktor memperberat

: -

Faktor memperingan

: Bila diberi salep gentamisin

Gejala penyerta

: Demam saat akan timbul benjolan

Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat sakit yang sama


terakhir

Riwayat alergi makanan : Disangkal

Riwayat alergi obat : Disangkal

: Diakui, pasien sudah mengalami keluhan yang

sama sejak 10 bulan

Riwayat Penyakit Keluarga

Riwayat sakit yang sama

: Disangkal

Riwayat alergi

: Disangkal

Riwayat alergi obat : Disangkal

Riwayat Sosial Ekonomi

Pasien tinggal satu rumah dengan kedua orangtuanya, biaya pengobatan ditanggung BPJS. Kesan
ekonomi cukup.

makanan

PEMERIKSAAN FISIK

Pemeriksaan dilakukan tanggal 22 May 2015 pukul 11.15 WIB :

Keadaan umum : Baik

Kesadaran

GCS : 15 (E 4, V 5, M 6)

Vital Sign

TD

Nadi : 98 kali/menit

RR

: 20 kali/menit

: afebris

BB

: 20 kg

TB

: 90 cm

: Compos Mentis

: Sulit dilakukan

Status Generalisata
Kulit

: Warna sawo matang, hidrasi cukup

Kepala

: Mesosephal

Mata

: Corpus alineum(-/-); konjungtiva: anemis (-/-),


hiperemis (-/-), ikterik (-/-);
Reflek cahaya (+/+); Edem palpebra (-/-);
Pupil isokor 3mm/3mm

Hidung

: Nafas cuping (-), deformitas (-), sekret (-),

Telinga

: Serumen (-/-), nyeri mastoid (-/-), Nyeri tragus (-/-), sekret (-/-)

Mulut

: Lembab (+), Sianosis (-), Stomatitis (-), hiperemis (-)

Leher

: Limfonodi(-), pembesaran tiroid (-), otot bantu pernafasan (-)

Status Dermatologi :

Lokasi : Punggung badan

UKK : Nodul eritema, Abses, krusta

Perabaan hangat

Ukuran 3 cm x 3 cm

Batas : Tegas

Bentuk Lesi : Teratur

Penyebaran dan lokalisasi :

Sirkumskrip, Generalisata


Lokasi : Kepala
UKK : Papul eritema
Ukuran 1 cm x 1 cm
Batas : Tegas
Bentuk lesi : Teratur
Penyebaran dan lokalisasi :
Sirkumskrip, Generalisata

Lokasi : Bawah ketiak kanan


UKK : Nodul eritema
Ukuran 2 cm x 2 cm
Batas : Tegas
Bentuk lesi : Teratur
Penyebaran dan lokalisasi :
Sirkumskrip, Generalisata

Kontrol 3 hari
Lokasi : Punggung badan

UKK : Nodul eritema, Abses

Ukuran 2 cm x 2 cm

Batas : Tegas

Bentuk lesi : Teratur

Penyebaran dan lokalisasi :

Sirkumskrip, Generalisata

Lokasi : Kepala
UKK
: Eritema
Batas
: Tegas
Bentuk lesi : Teratur
Penyebaran dan lokalisasi :
Sirkumskrip, Generalisata

Lokasi : Bawah ketiak kanan


UKK : Nodul eritema
Ukuran 1 cm x 2 cm
Batas : Tegas
Bentuk lesi : Teratur
Penyebaran dan lokalisasi :
Sirkumskrip, Generalisata

RESUME
Pasien datang dengan beberapa benjolan ditubuh yang terus berpindah
pindah, ibu dari pasien tersebut tidak mengetahui penyebab pastinya
karena muncul tiba-tiba. Keluhan tersebut dirasakan sejak 10 bulan yang
lalu, pasien telah berobat di puskesmas dan diberi salep gentamisin
kemudian membaik pada benjolannya terlihat mengecil dalam waktu 2
minggu, tetapi tetap muncul kembali ditempat lain.
Pada pemeriksaan fisik pasien didapatkan beberapa benjolan yaitu di
kepala dengan UKK papul eritema, bawah ketiak kanan dengan UKK nodul
eritema dan punggung badan dengan UKK nodul eritema, abses . Bentuk
lesi teratur, penyebaran sirkumsrip dan lokalisasi generalisata,.Demam (-),
gatal (-), nyeri (-),perabaan sekitar benjolan hangat (+),terdapat pus (+).
Alergi makanan dan obat obatan disangkal. Dikeluarga tidak ada yang
menderita penyakit serupa.

Diagnosis Banding :

Karbunkel

Furunkel

Furunkulosis

Diagnosis Sementara :

Karbunkel

Daftar Masalah

INITIAL PLAN

Initial Plan Diagnosis

Diagnosis S : -

Diagnosis O :
Pemeriksaan laboratorium darah rutin
Pemeriksaan pewarnaan gram
Pemeriksaan kultur bakteri

Initial Plan Terapi

Farmakologi

Topikal
R/ Bactoderm tube no I
sue

Sistemik
R/ Cefadroxil 250 mg no X
S 2 dd 1 tab
R/ Imunos
S 3 dd 1 tab

no XV

Initial Plan Monitoring : Initial Plan Edukasi


Menjelaskan kepada pasien mengenai penyakit yang diderita pasien.
Menjelaskan kepada pasien untuk mengoleskan obat secara teratur pada
daerah yang mengalami keluhan dan mengkonsumsi obat secara teratur.
Meminta pasien untuk kembali kontrol dalam waktu satu minggu.
PROGNOSIS
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad sanam

: dubia ad bonam

Quo ad fungsionam

: ad bonam

Quo ad cosmeticam

: dubia ad bonam

TINJAUAN PUSTAKA
Karbunkel merupakan beberapa furunkel yang
membentuk kelompok (cluster). Karbunkel memiliki
lesi inflamasi yang lebih luas, dasarnya dalam, dan
ditandai dengan nyeri yang luar biasa pada tempat
lesi yang biasanya ditemui pada tengkuk, punggung
atau paha. Penyebab dari furunkel atau karbunkel ini
biasanya bakteri Stafilokokus aureus.

Furunkel atau karbunkel dapat muncul dimana saja pada


kulit, tetapi terutama muncul pada wajah, leher, ketiak,
pantat atau paha area yang terdapat rambut dan
banyak mengeluarkan keringat atau mengalami gesekan.
Walaupun setiap orang memiliki potensi untuk terkena
furunkel atau karbunkel, beberapa orang dengan
diabetes, sistem imun yang lemah, jerawat atau problem
kulit lainnya memiliki resiko lebih tinggi.

Infeksi dimulai dengan adanya peradangan pada folikel rambut di kulit


disebut folikulitis, kemudian menyebar kejaringan sekitarnya.
Furunkel adalah peradangan pada folikel rambut dan jaringan
subkutan sekitarnya. Furunkel dapat terbentuk pada lebih dari satu
tempat. Jika lebih dari satu tempat disebut furunkulosis.
Karbunkel adalah satu kelompok beberapa folikel rambut yang
terinfeksi .

Manejemen penatalaksanaan furunkel dan karbunkel

Prognosis
Prognosis baik sepanjang faktor penyebab dapat
dihilangkan, dan prognosis menjadi kurang baik apabila
terjadi rekurensi.

TERIMAKASIH
WASSALAMUALAIKUM