Anda di halaman 1dari 13

SISTOLIK DAN DIASTOLIK

KELOMPOK 3

Gerakan jantung terdiri dari 2 jenis:


. SISTOLE (kontraksi dan pengosongan isi)
. DIASTOLE (relaksasi dan pengisian jantung)
Atrium dan ventrikel mengalami siklus sistole dan diastole yang
terpisah.
Satu siklus jantung terdiri dari satu sistole dan diastole dari kedua
atrium ditambah satu sistole dan diastole kedua ventrikel.

Suatu keadaan dimana jantung bagian ventrikel dalam keadaan


menguncup (kontraksi).
Kontraksi (sistole) ada dua yaitu:
. Kontraksi atrium
Salah satu fungsi atrium adalah sebagai pompa primer, yakni
menerima darah darivena-vena besar mengalir masuk ke dalam
atrium kemudian diteruskan ventrikel sebesar 25% bahkan
sebelum atrium berkontraksi

Kontraksi ventrikel
Katup mitral dan trikuspid menutup sehingga tekanan ventrikel meningkat.
Pada saat itulah katup aorta dan pulmonal terbuka sehingga darah dari
ventrikel kanan mengalir ke arteri pulmonal mengalir ke paru-paru kiri dan
kanan, sedangkan darah dari ventrikel kiri mengalir ke aorta kemudian
diedarkan ke seluruh tubuh.
Saat ventrikel berkontraksi, darah mendorong katup atrioventrikular menutup
dengan kuat. Selama kira-kira 0,05 detik, keempat katup menutup lagi. Periode
ini disebut kontraksi isovolumetri. Selama waktu ini serabut-serabut otot
jantung kontraksi dengan kuat (kontraksi isometri/sama panjang), tetapi belum
memendek karena sangat sulit menekan setiap cairan, termasuk darah.
Karena tidak ada jalur aliran bagi darah, volume ventrikel dipertahankan sama
(iso volumetri). Karena kontraksi ventrikel berlanjut, tekanan dalam ruang
jantung naik tajam.
.

Pengosongan Ventrikel Selama Sistolik


Periode kontraksi isometrik atau isovolemik adalah periode disaat
ventrikel mulai berkontraksi tekanan ventrikel meningkat Katup AV
menutup dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) terbuka.
Selama periode waktu ini akan terjadi kontraksi didalam ventrikel,
namun belum ada pengosongan.
Periode relaksasi isovolemik atau isometrik
Pada akhir sistolik ventrikel relaksasitekanan intraventrikuler
menurunkatup aorta dan katup pulmonal menutup

Volume Akhir Diastolik


Volume akhir diastolik adalah peningkatan volume disaat
fase diastol kira-kira 110-120 mililiter.
Volume isi sekuncup
Volume ventrikel mengosongkan isinya selama fase sistolik
kira-kira 70 mililiter.
Volume akhir diastolik
Volume akhir diastolik adalah volume yang masih tertinggal
didalam ventrikel sekitar 40-50 mililiter.

Lanjutan
Sewaktu sistolik (kontraksi) ventrikel, darah dipompakan ke dalam
sistem arteri Cardiac Output (CO) atau jumlah darah yang
dipompa setiap ventrikel dalam 1 menit. Cardiac Output
dipengaruhi heart rate (HR) dan stroke volume (SV).
Stroke volume (SV) adalah jumlah darah yang dipompa oleh
ventrikel pada setiap denyut. SV berkaitan dengan tekanan
kontraksi ventrikel atau perbedaan antara EDV dan ESV.
CO= HR X SV

Suatu keadaan dimana jantung mengembang atau relaksasi.


Pada saat diastol, katup mitralis dan trikuspidalis terbuka
sehingga darah dari atrium kiri masuk ke ventrikel kiri dan darah
dari atrium kanan masuk ke ventrikel kanan. Selanjutnya darah
yang ada di paru-paru kiri dan kanan masuk melalui vena
pulmonalis masuk ke atrium kiri dan darah dari seluruh tubuh
melalui vena kava masuk ke atrium kanan. Tahap diastol selama
0.5 detik
Pada akhir satu denyut jantung ketika ventrikel mulai relaksasi,
keempat ruang jantung ada dalam keadaan diastole (dilatasi). Ini
adalah awal dari periode relaksasi. Repolarisasi serabut-serabut
otot ventrikel mulai relaksasi. Karena ventrikel relaksasi, tekanan
di dalam ruang jatuh, darah mulai mengalir balik dari arteri
pulmonalis dan aorta ke ventrikel.

Lanjutan
Aliran darah ini mendorong balik katub semilunar, sehingga
katub ini menutup. Akibat penutupannya katup semilunar
menimbulkan benturan yan disebut dicrotic wave pada pangkal
lengkung aorta. Dengan menutupnya katub semilunar, ada sedikit
jarak waktu ketika volume darah ventrikel tidak berubah karena
kedua katub semilunar dan atrio ventrikular menutup. Perioda ini
disebut relaksasi isovolumetri. Karena ventrikel terus relaksasi,
ruang di bagian dalam meluas, karena tekanan dengan cepat
turun. Ketika tekanan ventrikel jatuh di bawah tekanan atria,
katub atrioventrikular membuka, dan ventrikel mulai menutup
kembali.

Lanjutan
Pengisian utama ventrikel terjadi tepat setelah katup
atrioventrikular membuka. Sepertiga pengisian waktu pengisian
ventrikel dikenal sebagai periode pengisian cepat ventrikel.
Sepertiga waktu kedua disebut diastasis, volumenya kecil. Sistole
atria terjadi pada sepertiga terakhir dari perioda pengisian
ventrikel. Pada akhir diastole ventrikel, adakira-kira 130 ml darah
dalam setiap ventrikel. Volume darah ini disebut volume akhir
diastolik (end diastolic volume = EDV). Karena sistole atria
hanya menyumbang 20 30%keseluruhan volume darah dalam
ventrikel, kontraksi atria bukan kebutuan mutlak aliran darah
pada laju normal jantung. Selama periode pengisian, katup
atrioventrikular membuka dan katup semilunar menutup.

Guyton,Arthur C.1997. Buku Ajar Fisiologi


Kedokteran.Jakarta: EGC