Anda di halaman 1dari 19

JOURNAL READING

LUMBOSACRAL TRANSITIONAL
VERTEBRAE: ASSOCIATION WITH
LOW BACK PAIN

Nama
NIM :

Oleh
: Dede Sofyan
2010730127
Pembimbing : dr. Nunu Heryana, Sp. Rad

STASE RADIOLOGI RSU BANJAR


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2015

Judul : Lumbosacral Transitional


Vertebrae: Association with Low Back Pain
Nama Penulis : Lorenzo Nardo, Hamza
Alizai, Warapat Virayavanich, Felix Liu,
Alexandra Hernandez, John A. Lynch,
Michael C. Nevitt, Charles E. McCulloch,
Nancy E. Lane, Thomas M. Link
Nama/Edisi Jurnal/Tahun : Radiological
Society of North America/Volume 265:
Number 2/November 2012

LATAR BELAKANG

Nyeri punggung (back pain) merupakan


salah satu dari keluhan terbanyak yang
mendorong pasien mencari perawatan
kesehatan
Penelitian sebelumnya mengidentifikasi
bahwa transisi vertebra lumbosakral
(LSTV) merupakan penyebab potensial
back pain. Sedangkan untuk prevalensi
LSTV, subtipe, dan hubungannya
dengan back pain belum dipahami
secara baik

LATAR BELAKANG

LSTV adalah suatu anomali vertebra


dengan karakteristik morfologik
intermediate antara vertebra sacral dan
lumbar, dimana processus transversusnya
membesar dan berartikulasi dengan
sacrum atau ilium
LSTV dengan artikulasi beberapa derajat
didefinisikan sebagai sacralisasi segmen
lumbar terbawah atau lumbarisasi
segmen sacral teratas

LATAR BELAKANG

LSTV merupakan temuan yang umum


di masyarakat dengan prevalensi 5%30%
Mario Bertolotti pertama kali
menjelaskan karakteristik morfologi
LSTV dan hubungannya dengan LBP
pada tahun 1917, dan hubungan ini
disebut sebagai sindrom Bertolotti

TUJUAN

Menggambarkan prevalensi seluruh


subtipe LSTV pada 4796 pasien
Osteoarthritis Initiative (OAI)
Menentukan hubungan subtipe LSTV
dengan LBP dan buttock pain

METODE

Populasi OAI terdiri dari 4796 peserta


yang direkrut atas dasar faktor risiko
mereka terkena OA lutut atau OA lutut
ringan sampai sedang
Sebanyak 4636 (97%) pasien dengan
diagnosis radiograf pelvis diteliti
Populasi penelitian terdiri dari 1919 lakilaki (41%) dan 2717 perempuan (58.5%)
dengan kisaran usia 45-79 tahun

METODE

Seluruh 4796 radiograf pelvis AP dibaca


oleh 2 ahli radiologi secara independen
dalam hal kualitas foto, perubahan
anatomi, dan terdapatnya LSTV
Dari 4796 radiograf, 160 di antaranya
memiliki kualitas buruk dan
dieksklusikan dari penelitian
Kasus LSTV dibagi menurut sistem
klasifikasi Castellvi

Klasifikasi Castellvi

Tipe
I

Tipe
II

KLASI
FIKAS
I
CAST
ELLVI
Tipe
III

Tipe
IV

METODE

Digunakan kuesioner untuk memberikan informasi


tentang frekuensi, keparahan, dan lokasi nyeri
Frekuensi nyeri punggung selama 30 hari terakhir
dikelompokkan menjadi tidak pernah, jarang,
beberapa waktu, hampir setiap waktu, dan setiap
saat
Keparahan nyeri punggung selama 30 hari terakhir
dikelompokkan menjadi tidak nyeri, nyeri ringan,
nyeri sedang, dan nyeri berat
Lokasi nyeri selama 30 hari terakhir dikelompokkan
menjadi LBP, buttock pain (tanpa LBP), upper atau
middle back pain (tanpa LBP atau buttock pain),
dan tidak nyeri di lokasi mana pun

METODE

Statistik deskriptif untuk data demografi


dibagi menjadi kelompok LSTV dan nonLSTV, juga masing-masing subtipe LSTV
dibandingkan dengan non-LSTV
Untuk perbandingan bivariat, variabel
kontinyu dibandingkan menggunakan
analisis variansi, dan variabel kategorik
dibandingkan dengan uji x2
Seluruh perhitungan statistik signifikan
bila P < .05

HASIL

HASIL

HASIL

DISKUSI

Penelitian ini menunjukkan bahwa


LSTV berhubungan dengan LBP dan
buttock pain, dengan tipe II dan IV
memiliki korelasi yang paling kuat
Tingginya tingkat keparahan dan
frekuensi LBP juga berhubungan
dengan tipe II dan IV

DISKUSI

Pada populasi OAI, prevalensi LSTV


pada pria hampir tiga kali lebih besar
dibandingkan wanita
Prevalensi LSTV berkisar antara 4%37%

DISKUSI

Hubungan antara LBP dan


subkelompok LSTV menunjukkan
bahwa LSTV tipe II dan IV berafiliasi
dengan adanya rasa nyeri, keparahan
rasa nyeri, dan frekuensi terjadinya
nyeri
Mekanisme patofisiologi rasa nyeri
yang berhubungan dengan LSTV
masih belum jelas

KESIMPULAN

Terdapat hubungan antara LSTV dan


tipe II dan IV dengan lumbar back
pain dan buttock pain
LSTV sebaiknya dipertimbangkan
sebagai diferensial diagnosis dari
back pain

SEKIAN
Wassalamualaikum Wr. Wb.