Anda di halaman 1dari 16

Mekanisme Kerja yang Berkaitan

dengan Gangguan Pada Jantung

Evinta Carlesa
102010074

Bagian-bagian Jantung

Dinding Jantung
Epicardium

merupakan lamina visceralis


pericardium serosum, lapisan terluar
dinding jantung
Myocardium merupakan lapisan tengah
dinding jantung, terdiri dari kumpulan sel
otot jantung yang tersusun dalam pola
sirkular dan spiral
Endocardium merupakan lapisan terdalam
dinding jantung, berupa lapisan
endothelium yang melekat pada selapis
jaringan ikat

Perbedaan antara Arteri, Vena


dan Kapiler
Dinding
A : TebalV: Tipis
Lap. Tisu otot
A: Tebal V: Tipis
Lumen
A: Kecil V: Besar
Injap
A: Tdk ada V: ada
Arah Bwh Darah
A: dr jtg V: ke jtg
Vena

K: Setebal lap. 1 sel


K: Tdk ada
K: Kecil
K: Tdk ada
K: menghub. Art-

Jenis Darah
A: ber O2 kecuali a. Pulmonal
V: kurang O2 kecuali v. Pulmonal
K: Ber O2 dan kurang 02
bercampur
Tek. Darah
A: Tinggi
V: Rendah
K: Antara Arteri dan Vena

Struktur Mikroskopis

Pembuluh Darah
Arteri
Besar (elastis)
Sedang (Muskular)
Kecil dan Arteriola
Vena
Besar : T,adventitia paling tebal
Sedang : T.intima disusun o/ sel endotel
Kecil : o.polos selapis berkembang dan
mengelilingi endotel
Venula : u/ pertukaran zat antara jaringan

Rangka jantung : Bangunan penyokong, tempat sebagian besar otot


jantung dan katup jantung melekat.

Sebagian besar terdiri atas jaringan ikat padat

Bagian utamanya:
1. Septum membranaseum
2. Trigonum fibrosum
3. Anulus fibrosus

Katup jantung: lempengan jaringan ikat yang berpangkal pada


anulus fibrosus

Katup atrioventrikular
Katup mitral (menguhubungkan atrium kiri dan ventrikel kiri)
Katup trikuspid (menguhubungkan atrium kanan dengan ventrikel
kanan)

Serat purkinye: lebih besar daripada otot jantung biasa, banyak


sarkoplasma, jumlah miofibril sedikit dan terletak di tepi serat

Pada keadaan istirahat, ion Na

AKTIFITAS LISTRIK
JANTUNG
diluar dan ion K di dalam,
terjadi potensial negatif
sebesar -60 mV

1: Ion Na masuk ke dalam


secara terus-mereus yang
menyebabkan kenegatifan sel
berkurang. Proses ini dikenal
dengan proses depolarisasi
lambat.

2 : Pada keadaan ini terjadi


pengaktifan chanel Ca.
Dengan pembukaan chanel
Ca, terjadi pemasukan cepat
Ca hingga mencapai ambang
letup (fase naik). Fase ini
membangkitkan proses
kontraksi otot.

3 : Channel K diaktifkan,
terjadi pengeluaran cepat ion
K dan penutupan channel Ca.
Proses ini dikenal dengan fase
turun.

SIRKULASI JANTUNG

Lingkaran sirkulasi
jantung dapat dibagi
menjadi dua bagian besar
yaitu sirkulasi sistemik
dan sirkulasi pulmonal.
Namun demikian terdapat
juga sirkulasi koroner
yang juga berperan
sangat penting bagi
sirkulasi jantung

Sirkulasi Sistemik

Atrium kiri melalui katup


bicuspid darah ventrikel kiri
katup semilunar menuju
truncus aorta seluruh
jaringan tubuh.

Sirkulasi Pulmonal

atrium kanan katup tricuspid darah


masuk ke truncus pulmonal katup
semilunar pulmonal, masuk ke arteri
pulmonal kanan dan kiri masuk
kedalam paru-paru masuk kedalam
vena pulmonal menuju ke atrium kiri
ventrikel kiri

Enzim

Kardiovaskuler

o GOT (AST)
Terletak di dalam mitokondria
Katalisis pemindahan gugus asam
aspartat ke asam alfa ketoglutarat

o GPT (ALT)
Terletak dalam sitoplasma
Memindahkan gugus amino alanin ke
asam alfa ketoglutarat
Bila ada kerusakan jaringan luas
(nekrosis) maka enzim dibebaskan ke
serum

Kesimpulan

bahwa perempuan usia 52 tahun


menderita nyeri dada yang
disebabkan gangguan mekanisme
kerja jantung..

Anda mungkin juga menyukai