Anda di halaman 1dari 24

TEGANGAN TARIK DAN TEKAN

Oleh:
Dosen Pengampu Mekanika Kekuatan Bahan

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2011

Tegangan Tarik
Tegangan tarik adalah besar gaya tarik dibagi
dengan luas penampang suatu benda.
Tegangan tarik termasuk gaya persatuan luas.
Rumus :

t = Tegangan tarik (kg/cm)


P = Gaya yang bekerja/beban (kg)
F = Luas penampang (cm)

Tegangan tarik ijin adalah pembebanan


tegangan yang diijinkan, dimana besarnya
tegangan itu masih dianggap aman untuk
bahan yang akan diberi beban.

Bila besar tegangan yang timbul yang


merupakan
kekuatan
maksimum
bahan adalah t , maka besar
tegangan patah yang diijinkan adalah :

Apabila diketahui besar gaya yang


bekerja adalah P kg, maka rumus
mencari penampang batang F adalah :

Beban maksimum yang diperbolehkan


diterima oleh penampang F adalah :

Dari rumus di atas dapat diambil


kesimpulan bahwa tegangan tarik yang
timbul akibat pembebanan tidak boleh
lebih besar dari tegangan yang
diijinkan.
Tegangan
yang
timbul
akibat
pembebanan adalah :

Rumusnya dapat ditulis :


atau

TEGANGAN TEKAN
Tegangan tekan adalah tegangan yang
terjadi di dalam suatu batang apabila
gaya-gaya luar yang bekerja padanya
adalah gaya-gaya tekan.

Bila P adalah gaya luar yang bekerja dan F


adalah penampang lintang dari batang,
maka rumus tegangan tekan dapat ditulis :

Pengaruh Pembebanan Terhadap


Bahan
Pada suatu bahan yang menerima beban tarik
akan timbbul gaya tarik dan adanya tegangan
tarik ini akan mengakibatkan bahan bertambah
panjang. Demikian juga pada pembebanan
tekan, pada bahan yang bersangkutan akan
terjadi perpendekan. Selain itu juga terjadi
perubahan pada penampang lintangnya, pada
beban tarik penampang akan menjadi lebih kecil
dan pada beban tekan penampang akan menjadi
lebih besar.

Hukum
eksperimental
Hook
menyatakan
Dalam
batasbatas tertentu, perpanjangan
atau pemendekan suatu bahan
adalah berbanding langsung
dengan
bebannya
terhadap
panjang
mula-mula,
namun
berbanding terbalik terhadap
penampang bahannya.

Pertambahan
panjang
atau
perpendekan juga dipengaruhi oleh
sifat-sifat
dari
bahan,
sehingga
rumusnya adalah :

Namun harga C untuk bahan-bahan logam


sangat kecil, maka untuk memermudah
perhitungan dipakai harga kebalikannya
yang disebut modulus
kenyal (E = 1/C).
Sehingga rumusnya menjadi :

Dan apabila rumus dibagi dengan l maka


menjadi :
atau
l/l adalah perubahan panjang untuk setiap
satuan panjang bahan yang disebut
perpanjangan spesifik disingkat . Dan P/F
adalah tegangan pada bahan, sehingga
rumusnya menjadi :

1. Sebuah batang yang terbuat dari


aluminium memiliki panjang 3 m diberi
beban 100 kg. Setelah diberi beban tarik,
batang
tersebut
mengalami
perpanjangan sebesar 1,48 x 10-3 cm. Bila
modulus kenyal material batang tersebut
adalah 6,75 x 105 kg/cm2. Berapakah
tegangan tarik pada batang tersebut?
a. 10 kg/cm2
c. 15 kg/cm2
b. 12 kg/cm2
d. 17 kg/cm2

2. Sebatang tiang dari kayu menyangga beban


seberat 2 kw. Panjang tiang tersebut adalah
1 m. Modulus kenyal batang kayu adalah
99000
kg/cm2.
Kayu
tersebut
penampangnya 2 cm x 3 cm. Berapakah
tegangan tekan yang diderita kayu?
a.
b.
c.
d.

22,22 kg/cm2
22,33 kg/cm2
33,33 kg/cm2
33,22 kg/cm2

3. Silinder berlobang terbuat dari baja tuang


dengan panjang 2 m mempunyai diameter
luar 5 cm dan diameter dalam 3 cm. Jika
silinder memikul beban sebesar 25 kg,
berapakah tegangan pada silinder? Dan
berapa deformasi yang terjadi pada
silinder? (E = 2,15 x 106 kg/cm2)
a. 1,22 kg/cm2 dan 0,000185 cm
b. 1,33 kg/cm2
dan 0,000185 cm
c. 1,99 kg/cm2 dan 0,000185 cm
d. 2,99 kg/cm2 dan 0,000185 cm

4. Batang dari perunggu panjangnya 2 m


berbentuk persegi empat berukuran 4 cm x
6 cm. Batang tersebut diberi beban seberat
3 ton. Berapakah tegangan tarik pada
batang tersebut?

a.
b.
c.
d.

100 kg/cm2
115 kg/cm2
120 kg/cm2
125 kg/cm2

5. Sebuah batang baja dengan panjang 2 m


mendapatkan beban tekan sebesar 4 kw.
Tegangan tekan pada batang tersebut
adalah
50
kg/cm2.
Berapakah
luas
penampang batang tersebut?
a.
b.
c.
d.

4 kg/cm2
6 kg/cm2
8 kg/cm2
10 kg/cm2

6. Sebuah batang dari baja dengan panjang 1


m dan penampang 2 cm 2 cm mendapat
beban tarik sebesar 40 kg. Berapakah
perpanjangan batang yang terjadi? (jika
modulus kenyal material batang adalah 2,15
x 106 kg/cm2)

a. 0,000465 cm
b. 0,00465 cm
c. 0,0465 cm
d. 0,465 cm

7. batang baja ditarik beban 2,5 ton, panjang


l= 1 m. Luas penampang 2 cm2. E = 2,1 x
106 kg/cm2. Berapa besarnya tegangan tarik
dan pertambahan panjang pada batang
tersebut?
a.
b.
c.
d.

1250 kg/cm2 dan 0,000185 cm


1000 kg/cm2 dan 0,000185 cm
1250 kg/cm2 dan 0,0732 cm
1000 kg/cm2 dan 0,0732 cm

8. Dari soal di atas (soal nomor 7), bila


diketahui beban tarik batas lumer = 8200 kg
dan koefisien keamanan=2, berapakah
tegangan ijinnya?

a.
b.
c.
d.

1050 kg/cm2
1000 kg/cm2
2050 kg/cm2
2000 kg/cm2

9. Tiang besi menahan beban 1,5 ton. Panjang


tiang tersebut adalah 2 m. Tiang tersebut
luas penampangnya 3 cm x 8 cm. Berapakah
tegangan tekan pada tiang tersebut?
a. 60 kg/cm2
b. 62,5 kg/cm2
c. 65 kg/cm2
d. 67,5 kg/cm2

Anda mungkin juga menyukai