Anda di halaman 1dari 29

METODE HARGA POKOK

PESANAN- FULL COSTING


Siklus akuntansi biaya dalam perusahaan
manufaktur digunakan untuk mengikuti proses
pengolahan produk, sejak dari dimasukkannya
bahan baku ke dalam proses produksi sampai
dengan dihasilkannya produk jadi dari proses
produksi tersebut.
Siklus akuntansi biaya dapat pula digambarkan
melalui hubungan rekening-rekening buku
besar. Untuk menampung biaya yang
dikeluarkan dalam pengolahan bahan baku
17/08/15

Ak By/Isna/2011

menjadi produk jadi, di dalam buku besar


dibentuk rekening-rekening berikut ini :
- Barang dalam proses ( BDP ) :
digunakan untuk mencatat biaya bahan baku,
BTKL dan BOHP ( debet ) dan harga pokok
produk jadi yang ditransfer ke gudang ( kredit ).
- Persediaan bahan baku :
digunakan untuk mencatat harga pokok bahan
baku yang dibeli ( debet ) dan harga pokok bhn
baku yg dipakai dlm produksi ( kredit )

17/08/15

Ak By/Isna/2011

- Gaji dan upah :


Rekening ini merupakan rekening antara
yang digunakan untuk mencatat hutang
gaji dan upah ( debet ) dan upah langsung
yang digunakan untuk mengolah produk
( kredit )
- Biaya Overhead pabrik ( BOHP ) :
digunakan untuk mencatat BOHP
sesungguhnya terjadi ( debet ) dan yang
dibebankan kepada produk berdasarkan
tarif ( kredit ).
17/08/15

Ak By/Isna/2011

- Persediaan produk jadi :


digunakan untuk mencatat harga pokok
produk jadi yang ditransfer dari bagian
produksi ke bagian gudang ( debet ) dan
harga pokok produk yang dijual ( kredit )
Karakteristik usaha perusahaan yang
produksinya berdasarkan pesanan :
- Proses pengolahan produk terjadi secara
terputus-putus.
17/08/15

Ak By/Isna/2011

- Produk dihasilkan sesuai dengan


spesifikasi yang ditentukan oleh pemesan.
- Produksi ditujukan untuk memenuhi
pesanan.
Karakteristik metode harga pokok
pesanan :
1.Perusahaan memproduksi berbagai
macam produk sesuai dengan spesifikasi
pemesan dan setiap jenis produk dihitung
harga pokok produksinya secara
individual.
17/08/15

Ak By/Isna/2011

2. Biaya produksi harus digolongkan


berdasarkan hubungannya dengan produk
yaitu biaya produksi langsung dan biaya
produksi tak langsung.
3. Biaya produksi langsung terdiri :
BBB dan BTKL sedangkan biaya produksi
tak langsung adalah BOHP.
4. Biaya produksi langsung diperhitungkan
sebagai harga pokok produksi pesanan
tertentu berdasarkan biaya yang
sesungguhnya terjadi, sedangkan BOHP
17/08/15

Ak By/Isna/2011

diperhitungkan ke dalam harga pokok


pesanan berdasarkan tarif yang ditentukan
dimuka.
5 Harga pokok produksi per unit dihitung
pada saat pesanan selesai diproduksi
dengan cara membagi jumlah biaya
produksi yang dikeluarkan untuk pesanan
tersebut dengan jumlah unit produk yang
dihasilkan dalam pesanan ybs.

17/08/15

Ak By/Isna/2011

Manfaat informasi harga pokok


produksi per pesanan
Menentukan harga jual yang akan
dibebankan kepada pemesan
Mempertimbangkan penerimaan atau
penolakan pesanan
Memantau realisasi biaya produksi
Menghitung laba atau rugi tiap pesanan
Menentukan harga pokok persediaan
produk jadi dan produk dalam proses
yang disajikan dalam neraca.
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Pencatatan Akuntansi metode


harga pokok pesanan
1. Kalau ada produk yang belum selesai,
dan dilanjutkan pada periode
berikutnya , produk tersebut dibuat jurnal
baliknya yaitu :
BDP - BBB
xx
BDP BTKL
xx
BDP BOHP
xx
Persediaan PDP
xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

2. Pada saat Pembelian bahan baku dan


bahan penolong :
Persediaan bahan baku
xx
Persediaan bahan penolong xx
Hutang Dagang
xx
3. Pada saat pemakaian bahan baku :
BDP BBB
xx
Persediaan bahan baku xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

3. Pada saat pemakaian bahan penolong :


BOHP S
xx
Persediaan bahan penolong xx
4. Pada saat pemakaian BTKL :
BDP BTKL
xx
Gaji dan upah
xx
5. Pada saat pemakaian BTKTL :
BOHP - S
xx
Gaji dan upah
xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

6. Pada saat pemakaian gaji bagian pemasaran


dan adm umum :
Gaji bag. Pemasaran
xx
Gaji bag. Adm xx
Gaji dan upah xx
7. Pada saat pembebanan BOHP :
BDP BOHP xx
BOHP-YD
xx
8. Pada saat terjadi BOHPS :
BOHP-S xx
Macam-macam rek. Yg dikredit xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

9. Pada saat menutup BOHP YD ke BOHP


Sesungguhnya :
BOHP-YD
xx
BOHP-S
xx
10. Pada saat menentukan selisih BOHP :
Kalau selisih rugi :
Selisih BOHP xx
BOHP S
xx
Kalau laba :
BOHP-S
xx
Selisih BOHP
xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

11. Pada saat produk selesai :


Persediaan produk selesai xx
BDP-BBB
xx
BDP-BTKL
xx
BDP-BOHP
xx
12. Pada saat produk dlm proses akhir :
Persediaan produk PDP
xx
BDP-BBB
xx
BDP-BTKL
xx
BDP-BOHP
xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

13 Pada saat terjadi penjualan :


a. Menentukan HPP :
HPP
xx
Persediaan produk selesai
b. Penyerahan barang :
Piutang dagang
xx
Penjualan
xx

17/08/15

Ak By/Isna/2011

xx

Membuat kartu harga pokok


masing-masing pesanan
Keterangan
Pesanan
Saldo awal :
BBB
xx
BTKL
xx
BOHP
xx
Pemakaian :
BBB
xx
BTKL
xx
BOHP
xx
Jumlah harga pokok produksi xx
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Contoh :
Berikut adalah data dari PT.Pravita untuk bulan
September 2009 :
Pesanan Bahan Baku
JKL
400
Rp.30.000
58 jam
401
Rp.19.200
11 jam
402
Rp. 8.300
8 jam
403
Rp. 6.900
21 jam
404
Rp.13.000
12 jam
405
Rp.16.700
15 jam
Jumlah
Rp.94.100
125 jam
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Informasi tambahan :
a.
b.
c.
d.

Tarif upah langsung Rp. 800 per jam


Tarif BOHP Rp.1.000 per JKL
BOHP S terjadi sebesar Rp. 260.000,Pesanan yang diselesaikan no.400, 401
dan 403
e. Harga jual 400 Rp.150.000, pesanan 401
Rp.50.000, dan 403 Rp.50.000
Diminta :
Berapa BOHP yg dibebankan dan selisih
BOHP serta hitung HPP perpesanan.
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Jawab :
BOHP YD = Rp.1.000 x 125 jam = 125.000
Selisih BOHP = BOHPS BOHP yd
260.000 125.000 = 135.000
Kartu harga pokok produksi :
Keterangan 400
401
403
BBB
30.000 19.200
6.900
BTKL
46.400
8.800 16.800
BOHP
58.000 11.000
21.000
Jumlah
134.400 39.000 44.700
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Kartu harga pokok produksi

Keterangan 402
404
405
BBB
8.300
13.000
16.700
BTKL
6.400
9.600
12.000
BOHP
8.000
12.000
15.000
Jumlah
22.700
34.600
43.700
Jurnal yang diperlukan :
a. Saat pemakaian BB :
BDP BBB
94.100
persediaan bahan baku
94.100
17/08/15

Ak By/Isna/2011

b. Saat pemakaian BTKL :


BDP BTKL
100.000
Gaji dan upah
100.000
c. Saat pembebanan BOHP :
BDP BOHP
125.000
BOHP YD
125.000
d. Saat terjadi BOHP S :
BOHP S 260.000
Macam-macam rek yg diK
260.000
17/08/15

Ak By/Isna/2011

e. Menutup BOHP yd ke BOHPS :


BOHPyd
125.000
BOHPS
125.000
f. Menentukan selisih BOHP :
Selisih BOHP
135.000
BOHP S
135.000
G . Saat produk selesai :
Persed produk selesai 218.100
BDP- BBB 56.100
BDP- BTKL 72.000
BDP BOHP
90.000
17/08/15

Ak By/Isna/2011

g. Saat PDP akhir :


Persediaan PDP 101.000
BDP- BBB 38.000
BDP BTKL 28.000
BDP- BOHP 35.000
h. Saat terjadi penjualan :
HPP
218.100
Persed produk selesai 218.100
Piut.Dagang 250.000
Penjualan 250.000
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Contoh :

Suatu perusahaan yang produksinya


berdasarkan pesanan mengolah
produknya melalui 2 departemen produksi
yaitu produksi A dan produksi B.
Berikut ini adalah transaksi biaya produksi
perusahaan untuk mengolah pesanan 109
dalam bulan Januari 2009 :

17/08/15

Ak By/Isna/2011

Jenis Biaya Dept A


Dept B
BBB
Rp. 150.000
BTKL
Rp. 500.000 Rp.675.000
BOHP
Rp. 5.000/JM 200 % BTKL
jam Mesin 200
400
Pada akhir bulan januari, pesanan 109
selesai dikerjakan dan diserahkan kepada
pemesan dengan harga jual Rp. 5.000.000
Diminta : Hitung harga pokok pesanan 109
dan buat jurnal yang diperlukan.
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Kartu harga pokok pesanan 109


Keterangan
Pemakaian :
BBB
BTKL
BOHP
Jumlah

17/08/15

Dept.A

Dept.B

150.000
500.000
1.000.000
1.650.000

675.000
1.350.000
2.025.000

Ak By/Isna/2011

Jurnal yang diperlukan :


Saat pemakaian BBB :
BDP-BBB dept A
150.000
persediaan bahan baku
150.000
Saat pemakaian BTKL :
BDP-BTKL dept A
500.000
BDP-BTKL dept B
675.000
Gaji dan upah
1.175.000

17/08/15

Ak By/Isna/2011

Saat pembebanan BOHP :


BDP-BOHP dept A 1.000.000
BDP-BOHP dept B 1.350.000
BOHP YD 2.350.000
Saat produk selesai :
Persediaan produk selesai 3.675.000
BDP-BBB dept A 150.000
BDP-BTKL dept A 500.000
BDP-BTKL dept B 675.000
BDP-BOHP dept A
1.000.000
BDP-BOHP dept B 1.350.000
17/08/15

Ak By/Isna/2011

Pada saat terjadi penjualan :


a. menentukan HPP :
HPP
3.675.000
Persediaan produk selesai 3.675.000
b. Menyerahkan barang :
Piutang dagang
5.000.000
Penjualan
5.000.000

17/08/15

Ak By/Isna/2011