Anda di halaman 1dari 12

TEORI

KURVA KALIBRASI

Kalibrasi
Pengertian Kalibrasi
Menurut Dewan Standardisasi Nasional
(DNS/1990)
kalibrasi adalah kegiatan menentukan
kebenaran konvensional penunjuk
instrumen ukur dan bahan ukur dengan
cara membandingkannya terhadap
standar ukurannya yang ditelusuri ke
standar Nasional atau Internasional.

Menurut Permenkes No. 363 Tahun


1998
Kalibrasi adalah kegiatan penerapan
untuk menentukan kebenaran nilai
penunjukan alat ukur dan data bahan
ukur.

Tujuan dan Manfaat


Kalibrasi
Tujuan :
Menjamin hasil-hasil pengukuran sesuai dengan
standar nasional maupun internasional
(DNS/1990)
Manfaat :
Secara umum, menjaga kondisi instrumen ukur
atau bahan ukur agar tetap sesuai dengan
spesifikasinya
Dengan menggunakan kalibrasi, bisa diketahui
seberapa jauh penyimpangan antara harga
benar dengan harga pada alat ukur.

Persyaratan Hasil Kalibrasi


Hasil kalibrasi dikatakan memenuhi
standar apabila berisi informasi
sebagai berikut :
1. Nilai Objek Ukur
2. Nilai koreksi atau penyimpangan
3. Nilai ketidakpastian pengukuran
4. Faktor Kalibrasi
5. Kurva Kalibrasi

Metode Kalibrasi
1. Mempersiapkan deret standar, yakni
2.
3.

4.
5.

sejumlah larutan standar


Tegangan setiap larutan standar diukur
dengan milivoltmeter
Di plot dengan sumbu y sebagai tegangan,
dan sumbu x sebagai log konsentrasi larutan
standar
Menghasilkan persamaan kurva (garis linier),
Analit (sampel) diukur tegangannya, dan
disubstitusi pada persamaan kurva

Jawaban Pemicu Nomor 9

9. Dengan menggunakan teknik


potensiometri langsung, Anda
memperoleh data potensial dari
sampel dan larutan standar. Bila
hasil kurva kalibrasi E terhadap
log konsentrasi adalah seperti
pada gambar 1. Bagaimana Anda
menentukan konsentrasi fluorida
dalam sampel? Apakah elektroda
telah bekerja dengan baik dalam

Jawaban
Sampel yang
digunakan dalam
metode
potensiometri
tersebut memiliki
potensial sel
sebesar 150 mV
setelah terukur pada
milivoltmeter atau
potensiometer yang
digunakan.


dimana :

Maka :

Maka, kadar fluorida


yang terkandung
dalam sampel
tersebut adalah
sebesar 0,147 mg/L
jika memiliki
potensial sel 150
mV.

Parameter yang paling umum digunakan


untuk Elektroda Selektif Ion, yaitu daerah
kurva linier dan kemiringan kurva kalibrasi.
Daerah linier yaitu selang konsentrasi yang
memberikan hubungan linier antara
potensial sel yang terukur dengan log
konsentrasi ion yang diukur.
Kemiringan kurva kalibrasi merupakan nilai
kemiringan kurva kalibrasi pada daerah
linier.

Suatu ESI yang baik harus memenuhi


beberapa syarat berikut, yaitu :
1. Hanya Selektif terhadap satu jenis
ion
2. Dapat digunakan dalam jangka
waktu yang cukup lama (biasanya
sekitar 6 bulan)
3. Mempunyai daerah linier yang lebar