Anda di halaman 1dari 20

MANAJEMEN BANK

SAMPAH

ISWANTO
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

SAMPAH
BANK

1.

2.

3.

4.

Salah satu sarana


menyimpan dan
mengambil uang bagi
para nasabah
Terdapat karyawan :
Direktur, Wakil Direktur,
Teller, Customer
Service, Satpam
Lingkungan fisik
bangunan serta ruang
kerja bersih, rapi
Sistem pelayanan
sangat sederhana, dan
mengutamakan
kepuasan pelanggan
(bermakna positif)

Berbau
Kotor
Dibakar
Ditimbun
(tercampur)
5. Dibuang di
sembarang tempat
6. Diangkut ke TPA
7. Segera
dilenyapkan
(makna negatif)
1.
2.
3.
4.

Pengelolaan Sampah Dengan Bank Sampah

1. Pengelolaan mulai dari sumbernya

dengan cara memilah sampah yang


laku jual
2. Terdapat buku rekening dan nomor
rekening tabungan sampah

KONSEP DASAR PENGELOLAAN


BANK SAMPAH : MELAKUKAN

1.Mengurangi sampah
2.Memilah sampah
3.Memanfaatkan sampah
4.Mendaurulang sampah
5.Menabung sampah

5M

Komponen Bank Sampah (3P) :


1. Penabung : Masyarakat
penghasil sampah

2. Pengelola : Direktur, wakil


direktur, teller.

3. Pembeli sampah: rosok,


pengepul

Langkah Teknis Pengelolaan Sampah dengan


Bank Sampah
(8M)

Melakukan sosialisasi bank sampah


Membentuk pengelola bank sampah
Melatih pengelola bank sampah
Menyiapkan kelengkapan bank sampah
Mencari pembeli sampah (rosok/pengepul)
Mempromosikan berdirinya bank sampah
Melakukan pelayanan tabungan sampah
sampah
8. Melakukan MONEV (monitoring dan
evaluasi)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Melakukan Sosialisasi Bank


Sampah

ARISAN IBU-IBU

ARISAN PEMUDA/I

MELAKUKAN PELATIHAN BAGI


PENGELOLA BANK SAMPAH

Penjelasan Teknis
Pelayanan Menabung

Praktek Pelayanan Bagi


Teller

Instrumen Bank Sampah


1. Buku Rekening Tabungan

Sampah
2. Slip Setoran
3. Timbangan
4. Label Tabungan Sampah
5. Buku Induk Tabungan Sampah

CONTOH
BUKU TABUNGAN SAMPAH

CARA MENABUNG SAMPAH :


A. Pilah Sampah dari Rumah (plastik, kertas,kaleng/botol)

B. MENABUNG DI
BANK SAMPAH

PETUGAS MELAYANI TABUNGAN SAMPAH


PETUGAS MENIMBANG SAMPAH

Teller Bank Sampah :


1.
Menimbang sampah (kg)
2.
Menentukan jenis sampah
3.
Menulis dalam slip setoran tabungan sampah (no.

rekening, nama penabung, hari, tgl, alamat)


4.
Melabeli jenis sampah yang ditabung (nama, alamat,
tanggal, jenis, berat)
5.
Memasukkan ke loker bank sampah
6.
Mengkomunikasikan ke pembeli sampah
7.
Memasukkan hasil tabungan sampah ke rekening
penabung

PETUGAS MEMASUKKAN KE TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH YANG SUDAH


DIBERI LABEL

C. Pihak Ketiga (Pengepul) Mengambil


Sampah Para Penabung.

SAMPAH UANG
UANG PENABUNG ( 85%)
OPERASIONAL BANK ((
15%)

MANFAAT BANK SAMPAH


1. ASPEK LINGKUNGAN :
a. Berkurangnya jumlah sampah yang harus

dibuang ke TPA
b. Membantu mengurangi pencemaran
udara akibat pembakaran sampah
c. Membantu menciptakan lingkungan yang
sehat dan bersih

2. Aspek Pendidikan
a. Menanamkan pentingnya mengelola sampah

rumah tangga kepada masyarakat dengan


cara diinvestasikan/ditabung
b. Pendidikan lingkungan hidup sejak dini
terhadap anak-anak dengan tidak
meninggalkan tumbuh kembang mereka
c. Anak-anak akan memahami pentingnya
menabung
d. Anak-anak akan memaknai sampah yang
mereka hasilkan

3. Aspek Sosial
Ekonomi
a. Menambah pendapatan keluarga dari sampah yang

mereka tabung di bank sampah


b. Menciptakan jiwa entreprenuer bagi masyarakat di
bidang pengelolaan sampah, contoh : sebagai
direktur dan teller bank sampah
c. Merubah persepsi negatif yang berkembang di
masyarakat terhadap penggiat sampah terutama
pemulung
d. Dalam jangka panjang akan merubah strata
kehidupan sosial kemasyarakatan di Indonesia,
dengan semakin banyaknya wirausahawan baru
dibidang pengepul sampah.