Anda di halaman 1dari 12

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Sistem Endokrin
By: Group 6

Pengertian dan Tujuan


1.
2.

Pengertian
Tujuan
~ Untuk menambah ddata penunjang selain data pemeriksaan fisik
~ Untuk memberi kejelasan dan kepastian tentang kesungguhan penyakit yang
diderita oleh pasien
~ Untuk memudahkan dokter melakukan diagnosis
(Intisari Buk Ajar Diagnostik Fisik, Swartz)

KELENJAR HIPOTALAMUS DAN HIPOFISIS


Pemeriksaan Laboratorium
1. Hormon Antidiuretik Serum (Kadar ADH serum normal: 1-1,33 pg/ml)
2. Berat Jenis Urine (Berat Normal 1,005-1,030)
3. Osmolalitas Serum (Kadar normal 270-300 mOsm/kg)
4. Osmolaritas Urine (Nilai Normal 300 dan 900 mOsm/kg setiap 24 jam dan 50-1.200 mOsm/kg
pada sampel acak)
5. Pemeriksaan Deprivasi Air
6. Pemberian Hormon Antidiuretik
Tabel 1.1 Perbandingan Nilai Laboratorium pada
Diabetes Insipidus dan Sindrom Ketidaktepatan Hormon
Antidiuretik (SIADH)
Pemeriksaan
Laboratorium

Diabetes
Insipidus

SIADH

Hormon Antidiuretik(ADH)

Menurun

Meningkat

Osmolalitas serum

Meningkat

Menurun

Natrium

Meningkat

Menurun

Haluan Urine

Meningkat

Menurun

Berat Jenis Urine

Menurun

Meningkat

Osmolaritas Urine

Menurun

Meningkat

Lanjutan ...

Pemeriksaan Diagnostik

CT SCAN
(Computer
Tomorgraphy)

Tujuan: untuk mengetahui ukuran, bentuk, dan posisi


kelenjar normal

Hasilnya

MRI
(Magnetic Resonance
Imaging)

KELENJAR TIROID
Pemeriksaan Laboratorium
1. Pemeriksaan Hormon Perangsang-Tiroid (Thyrotropin Assay)
. Nilai normal dewasa untuk TSH adalah 0,4-5,4 mU/l
Penderita Grave (Hipertiroidisme)
. Pemeriksaan TSH adalah pemeriksaan yang sangat sensitif untuk mendiagnosis hipotiroidisme
dan hipertiroidisme
. Membantu menentukan gangguan hipotiroid bersifat primer atau sekunder
. Kadar TSH yang tinggi membantu mendiagnosis hipotiroidisme primer
2. Tiroksin Total (T4)
. T4 total mengukur Td bebas dan bagian yang dibawa oleh globulin terikat tiroksin (TBG)
. T4 meningkat mendiagnosa hipertiroidisme dan menurun mendiagnosa hipotiroidisme
. Nilai normal pada masa bayi 16,5 ft/dl, masa kanak-kanak 15 fg/dl, dewasa 4-12 fg/dl dan lebih
tinggi selama kehamilan.
3. Tiroksin Total dan Indeks Tiroksin Bebas
. Untuk mengukur jumlah bagian T4 yang bebas/ tidak berikatan dengan protein
. Pemeriksaan dilakukan dengan assay langsung atau dengan pengukuran tidak langsung
. Nilai normal assay langsung adalah 0,8-2,7 ng/ml sedangkan indeks T4 bebas adalah 4,6-12
ng/ml

4. Triodotironin Bebas(T3 Bebas)


Pemeriksaan untuk mengevaluasi fungsi tiroid
Nilai normal pada orang dewasa adalah 260-480 pg/dl
Penurunan nilai T3 menunjukkan hipotiroidisme

Lanjuta
n ...

5. Pemeriksaan Ambilan Resi Triiodotironin


Yaitu pengukuran tidak langsung ketersediaan TBG dalam mengikat T3 dan T4.
Meningkat pada penderita tirotoksikosis
6. Kalsitonin/Tirokalsitonin
Adalah hormon yang disekresi oleh tiroid
Disekresi sebagi respons terhadap kadar kalsium yang tinggi dan menurunkan kadar kalsium
dengan meningkatkan penyimpanan kalsium dalam tulang
7. Antibodi Tiriod
Dideteksi dengan teknin immunoassay
Untuk mendeteksi penyakit graves, tiroiditis, hashimoto, dan penyakit tiroid autoimun kronis
menyebabkan peningkatan antibodi tiroid.
8. Tiroglobulin
Diukur dengan teknin radioimmnoassay dan meningkat pada sebagian besar gangguan tiroid
Untuk memantau perkembangan penyakit kanker tiroid

Lanjutan
...

1. Scan Tiroid dan Ambilan Iodin Radioaktif


Mengukur kecepatan ambilan iodin oleh kelenjar tiroid setelah pemberian unsur iodin-124
(dengan kapsul, cairan, atau injeksi intravena)
Scan membutuhkan waktu 20 menit dan normalnya iodin didistribusiikan secara merata dalam
kelenjar tiroid
Hasil scan menunjukkan ukuran, lokasi, dan bentuk yang normal
Daat menunjjukkkan peningkatan dan penurunan fungsi serta menyediakan data untuk
mendiagnosis hipertiroidisme, hipotiroidisme, nodula, jaringan tiroid ektopik, dan kanker tiroid.
2. Biopsi dengan Jarum Kecil
Pemeriksaan Diagnostikuntuk mendeteksi keganasan nodula tiroid
Hasilnya sudah dapat dilihat beberapa jam atau beberapa hari
3. Ultrasound
Menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran kelenjar
Menghasilkan gambaran struktur kelenjar yang bagus dan dapat mendeteksi massa, kista, dan
pembeesaran kelenjar.

Lanjutan ...

KELENJAR PARATIROID
Pemeriksaan Laboratorium
1. Kadar kalsium Serum
. Normalnya 8,6-10,03 mg/dl
. Manifestasi yang paling jelas dari hiperparatiroidisme adalah peningkatan drastis
kalsium serum.
. Kadar kalsium rendah adalah penanda terjadinya paratiroidisme
2. Kadar Hormon Paratiroid
. Radioimmunoassay menunjukkan peningkata kadar PTH ada hipotiroidisme
. Penurunan kadar PTH pada hipoparatiroidisme
Pemeriksaan Diagnostik
1. Pemeriksaan Radiografi
. Foto polos, scan tuulang, MRI, ultasonografi untuk memeriksa kelenjar paratiroid dan
mengevaluasi perubahan tulang yang terjadi akibat penyakit kelenjar paratiroid.

KELENJAR PANKREAS
Pemeriksaan Laboratorium
1. Kadar Glukosa Darah Puasa dan Analisis Glukosa Tusuk Jari

KELENJAR ADRENAL
Pemeriksaan Laboratorium
1. Kortisol (Hidrokortisol)
. Untuk mengevaluasi kemampuan korteks adrenal untuk mmbentuk kortisol hormon
glukokortiroid.
. Meningkat pada hipofungsi adrenal dan menurun pada hipofungsi adrenal.
. Sekresi kartisol terjadi diurnal; normlanya, kortisol disekresi lebih tinggi pada awal hari
(pukull6.00-8.00 nilai normal 5-23 fg/dl atau 138-635 mmol/l)
. Sekresi lebih rendah pada sore hari (pukul 16.00-18.00 nili normal 3-16 fg/dlatau 83-441 mmol/l)
2. Supresi Kortisol (Deksametason)
Deksametason diberikan sebelum tidur
Sampel darah diambil pada har berikutnya pukul 8 dan pukul 6
Untuk mendiagnosis penyakit sindrom cushing.
3. Stimulasi Kortisol
Adalah pemerksaan pilihan untuk mendiagnosis penyakit Addison
Normalnya harus meningkat minimal sampai 18 fg/dl
4. Kadar Asam Vanililmandelik dan Katekolamin Urine
Nilai normal orang dewasa adalah 2-7 mg/24 jam dan nilai normal dewasa untuk katekolamin adalah
270 fg/24 jam