Anda di halaman 1dari 31

PENGUKURAN EFEK

Shinta Elystia, ST, M.Si

LOGO

DEFINISI

Efek adalah respon umum suatu


organisme terhadap paparan, yg
salah satunya penyakit

LOGO

Pengukuran Efek
Efek dpt berupa penyakit nyata secara
klinis atau dapat dirasakan atau belum
terukur
Alat ukur hrs memenuhi kriteria:
Akurasi
Dpt direplikasi
Mudah diterima populasi
Sederhana
Validitas
sensitivitas

LOGO

Efek yang diukur

LOGO

1. Efek langsung (uji fisik klinik, uji biokimiawi, dll)


2. Efek tidak langsung menggunakan indikator
Indikator kependudukan (laju pertumbuhan
penduduk, kepadatan penduduk, angka
kelahiran dan kematian)
Indikator status sosial ekonomi (pendidikan,
ekonomi, dan beban tanggungan, dll)
Indikator lingkungan (luas hunian, prosentase
rumah sehat, air bersih, dll)
Indikator kesehatan masyarakat (mortalitas
dan morbilitas)

Pengukuran efek
KARAKTERISTIK time, place, person
TIME Jam, Hari, Minggu, Bulan, Tahun dst
PLACE RT/RW, Desa, Kec, Kab/Kota, Prop, dst
PERSON Umur, Sex, Pendidikan dll

LOGO

LOGO
Pola variasi waktu penyebaran penyakit:
1. Endemis
- Terus menerus terjadi pada suatu tempat
- Provalensi cukup
2. Pandemis
- Penyebaran penyakit meluas sampai benua. Ex: flu burung
3. Sporadis
- Proses kejadian berlangsung singkat
- Terjadi di beberapa tempat
- Tidak saling berhubungan
4. Epidemis
- Penyebaran yg mewabah dan sesaat, mendadak, ada dua
macam:

Common Source: satu sumber


Propagaret : banyak sumber

LOGO

1. Kanker
- Pengaruh lingk thd timbulnya penyakit kanker
- Diteliti org yg terkena kanker (Data usia, gaya
hidup, tempat tinggal) susah dideteksi tdk
semua didiagnosa
- Parameter pengukuran biasanya mortalitas
2. Penyakit kardiovaskuler dan pernafasan
- Efek ini timbul karena kualitas lingk. Udara yg
tidak baik
- Pengukuran dilakukan thd kualitas udara dimana
penderita tinggal

LOGO

3. Penyakit sistem syaraf dan pancaindera


- Faktor lingkungan yg mengganggu sistem syaraf:
metil-Hg, Chlordan, Mg, dll
- Pengukuran : Eeg (Electro-encephalogram), dll
- Ketulian bertambah parah akibat kebisingan shg
perlu dilakukan pengukuran kebisingan dan
audiometri (telinga)
- Penyakit mata bisa disebabkan pleh kualitas
udara yg jelek (adanya debu, So2, dll)
- Pengukuran sesuai dengan yang akan diteliti

LOGO

4. Efek thd Reproduksi


Efek thd reproduksi dpt berupa langsung thd
alat-alat reproduksi atau tdk langsung thd
fungsi alat tsb. Bberapa zat yg
berpengaruh thd reproduksi adalah:
radiasi pengion, radiasi elektromagnetik,
vibrasi, temperature dan logam berat
Pencemar dpt bersifat toksik thd janin.
Teknologi telah memungkinkan org
melakukan penilaian mutasi secara in vivo.
Dilakukan uji darah, urin, tinja, air susu

LOGO
Epidemi, penyakit
tanaman, hewan,
SARS, Flu Burung
dll.

Kandang kurang Bersih ?

Korban Flu Burung

LOGO

EPIDEMIOLOGI PENGUKURAN DASAR


Secara umum, dikenal 3 macam perhitungan frekwensi penyakit, yaitu :
1. RATIO
jumlah orang sakit
jumlah orang sehat
2. RATE
Jumlah orang sakit tertentu pada waktu tertent
Jml. Penduduk beresiko pada suatu waktu tertentu
3. PROPORSI
Jumlah penderita penyakit tertentu(X)
Jml. Penderita penyakit tersebut(X) + Jml. Semua penderita(y)

LOGO

PENGUKURAN EPIDEMIOLOGI
1. INCIDENCE RATE
2. ATTACK RATE
3. PREVALENCE RATE
4. POINT PREVALENCE RATE
5. PERIODE PREVALENCE RATE
6. CASE FATALITY RATE
7. CRUDE DEATH RATE
8. AGE SPECIFIC DEATH RATE
9. CAUSE SPECIFIC DEATH RATE
10.INFANT MORTALITY RATE

LOGO

Ukuran Kesakitan
1. Insidensi :
jumlah kasus baru suatu
penyakit yang muncul
dalam suatu periode
waktu tertentu
dibandingkan dengan unit
populasi berisiko dalam
periode waktu yang
sama.

Incidence rate
Perlu diperhatikan bahwa :
1. Penyebut adalah mereka yang
terancam
(risk) penyakit tertentu, berdasarkan waktu
2. Pembilang adalah mereka yang
menderita dan semuanya berasal dari
mereka yang terancam pada penyebut
3. Interval waktu harus tetap
4. Hasilnya dapat dikalikan dengan unit
tertentu (100, 1000, 10000 dan
seterusnya)

Angka Insidensi ( Incidence rate ) = Jlh kasus baru suatu penyakit dlm periode ttt x k
Jlh populasi berisiko penyakit yang sama dlm
periode waktu yang sama

LOGO

Contoh soal:
Pada tahun 2006 terdapat 30 orang
penderita Diare di daerah X, dengan
jumlah penduduk tertanggal 1juli
2006 adalah 600.000 orang, maka
berapakah nilai insiden ratenya

Penggunaan Angka Insidensi


1.
2.
3.
4.
5.

LOGO

Mengestimasi risiko terkena suatu penyakit


selama satu periode waktu tertentu,
Jika angka insiden meningkat, probabilitas
terkena penyakit juga meningkat,
Angka insiden dipengaruhi oleh waktu, tempat
dan orang,
Angka insiden yang tinggi, mengindikasikan
risiko meningkat,
Angka insiden tinggi, kemungkinna terjadinya
epidemi dapat diperkirakan.

Prevalensi

LOGO

adalah jumlah kasus yang ada pada satu titik waktu ttt
dibagi dengan jumlah total populasi studi pada waktu yang
sama.
Beberapa faktor yang mempengaruhi prevalen :
- adanya penyakit baru
- durasi penyakit panjang
- harapan hidup lama
- proporsi penduduk yang sehat
Prevalen period ( period prevalence ) =
Jlh penderita baru + jmlh penderita lama
jmlh penduduk beresiko dalam tahun yg sama

LOGO

Contoh soal:
Pada tanggal 1 juni daerah Y
terdapat penderita demam berdarah
sebanyak 120 org, dan populasi
daerah 200.000 orang, maka
prevalensinya adalah

Relative Risk ( = risiko relatif )

LOGO

Adalah perbandingan angka insiden penyakit pada


kelompok terpapar dengan angka insiden penyakit pada
kelompok yang tidak terpapar.
Dapat mengukur peluang sakit dari kelompok berisiko,
dibandingkan dengan kelompok tidak berisiko.
Rasio > 1 menunjukkan resiko meningkat utk kelompok
terpajar.
Rasio < 1 menunjukkan resiko menurun utk kelompok
terpajar.

LOGO

Tabel 2 x 2

Kelompok

Sakit

T.Skt

Total

Terpapar

a+b

Tdk terpapar

a+c

b+d

Total

+d

a+b+c+d

Attributable Risk :
adalah insidensi kelompok terpapar
dikurangi insidensi kelompok tidak
terpapar.
a
c
AR =
a+b c+d

LOGO

MORTALITAS (Ukuran Kematian)


1. Angka kematian tahunan ( ADR )
2. Angka kematian kasar ( SDR )
3. Angka kematian bayi ( IMR )
4. Angka kematian neonatal ( NMR )
5. Angka kematian perinatal ( PMR )
6. Angka lahir mati ( FDR )
7. Angka kematian ibu ( MMR )
8. Angka kematian penyakit tertentu ( CFR )

LOGO

Attack rate ( angka serangan )


adalah angka insidensi kumulatif yang dipakai dalam
waktu singkat (epidemi).
*Angka serangan kasar ( Crude attack rate ) =
Jlh orang sakit akibat penyakit
Jlh orang yang menghadiri acara
*Angka serangan =
Jlh kasus baru dlm periode wkt ttt
Jlh populasi berisiko pd wkt yg sama
*Angka serangan menurut jenis makanan =
Jlh org yang memakan makanan ttt yg sakit
Jlh populasi yang memakan makanan ttt

LOGO

LOGO

Beberapa Contoh Ukuran Dalam Bidang Kesehatan


1. Crude Mortality Rate
CMR = Jumlah penduduk yang meninggal dalam
setahun : Jumlah penduduk pada tahun itu
2. Age Spesifik Death Rates
Mengingat adanya pengaruh/efek yang besar dari
umur terhadap kematian, maka penting untuk
menghitung angka kematian pada setiap
kelompok umur, dan angka ini dipakai dalam
perbandingan.

LOGO

3. Case Fatality Rate (CFR)


CFR = Jumlah orang yang mati oleh karena
penyakit A : Jumlah penderita dengan penyakit A
4. Infant Mortality rate
IMR = Jumlah bayi (umur<1 tahun) mati selama
setahun
: Jumlah bayi lahir hidup
selama setahun itu
5. Maternal Mortality rate
MMR = Jumlah ibu yang mati akibat kehamilan,
persalinan, nifas dalam 1 tahun : Jumlah bayi
lahir hidup selama setahun itu

LOGO

Contoh IMR
Di Kota Padang pada tahun 1992
terdapat 40 orang kematian anak
berusia 0 1 tahun, sedangkan
angka kelahiran hidup = 1500, maka
IMR?

LOGO

Contoh CFR
Di Bandung, thn 196: Penderita
Hepatitis A = 576, sedangkan yg
meninggal akibat Hepatitis A = 19
orang, maka CFR?

LOGO

6. Food Specific Attack Rate


FSAR= Jumlah orang yang makan makanan
tertentu dan menjadi sakit: Jumlah orang yang
makan makanan tersebut
7. Proportional Mortality Rate
PMR = Jumlah kematian akibat penyakit tertentu
selama periode tertentu : Jumlah seluruh
kematian dalam periode tertentu
8. Crude Birth Rate
CBR = Jumlah bayi lahir hidup selama setahun :
Jumlah populasi di tahun itu

LOGO

Contoh Soal
Sebuah pestisida X sbg produk baru disangsikan tingkat kesehatan,
oleh karenanya sblm dipasarkan dilakukan percobaan terbatas p
para petani yang lahannya dijadikan suatu proyek percontohan.
Dalam uji ini digunakan 2 kelompok, yaitu kelmpk A terdiri adri 2500
petani yg lahanya menggunakan pestisida X dan kelmpk B yg
lahanya terletak tdk jauh dari lahan A, yg merupakan sbg kontrol
dgn jmlh sampel yg sama yaitu 2500 petani pula. Setelah diuji coba
selama 2 thn ternyata pada kelompok A terdapat 500 petani yang
menunjukkan gangguan hati, pada kel B terdapat 25 petani yg
mengalami gangguan hati
Dit: Buat tabulasinya
Berapakah nilai IR yang terpapar dengan tidak dan berapa RR,
dan apa artinya

LOGO

Soal:
Pada studi yg dilakukan oleh petugas DKP sebanyak 200 pegawai baik dengan
status PNS maupun tenaga harian lepas. Petugas yg tiap hari terpapar
dengan pembuangan sampah sebanyak 98 org sbg pasukan kuning.
Sedangkan sisanya adalah merupakan yg tidak kontak langsung dgn
sampah. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yg dilakukan pada
seluruh petugas menunjukkan bahwa pasukan kuning terdapat 35 org yg
terkena penyakit ISPA, namun pada waktu yg bersamaan pada petugas yg
tidak kontak langsung ditemukan penyakit ISPA 8 org.
Pertanyaan:
a. Visualisasikan dlm bentuk tbulasi
b. Berapa insien rate kasus ISPA pd masing-masing kelompok
c. Berapa RR
d. Apa arti nilai RR
e. Berapa atribute risk (AR)
f. Apa arti nilai AR

LOGO

Di Kota jakarta terdapat kasus DBD


meningkat pada bulan september
dengan jumlah kasus 32 orang,
sedangkan pada bulan sebelumnya
dengan jumlah kasus 25 org. Dari
semua kasus dilaporkan 3 org
meninggal. Hitung insiden, prevalen
serta CFR penyakit DBD

LOGO

???????

Terima
Kasih

Anda mungkin juga menyukai