Anda di halaman 1dari 15

PENYAKIT PARU AKIBAT

KERJA (PPAK)

Prof. Dr. AZHAR TANJUNG, SpPD-KP-KAI,SpMK

PENYAKIT PARU AKIBAT KERJA (PPAK)


PENYAKIT ATAU KERUSAKAN PARU DISEBABKAN
OLEH DEBU, ASAP, GAS BERBAHAYA YANG
TERHIDUP OLEH PEKERJA DITEMPAT PEKERJAAN
MEREKA
NEGARA MAJU
INDONESIA
1. SERING
DIJUMPAI
PENYEBAB
UTAMA.
2. KESAKITAN,
KECACATAN,
SANGAT
KEMATIAN
SEDIKIT
DILAPORKAN,
DISEBABKAN
1. ANGKA
PENYAKIT INFEKSI MASIH TINGGI
2. KURANGNYA PERHATIAN & PENGETAHUAN
DOKTER.
3. BELUM MASUK KURIKULUM.
4. KELUHAN / GEJALA PPAK MIRIP PENYAKIT
PARU LAINNYA.
5. JARAK MULAI BEKERJA
PPAK

KLASIFIKASI
1. PENYAKIT PARU : ASBESTOSIS,
INTERSTITIAL
PNEUMOKONIOSIS
SILIKOSIS, BERYLLIOSIS,
PNEUMONITIS
HIPERSENSITIF
: INHALASI ASAP GAS
2. EDEMA PARU
TOKSIK AKUT (NO2,
KHLORIN)
:
PENEBALAN DAN EFUSI
3. PENY. PLEURA
: DEBU TEPUNG, DEBU BERAT
4. BRONKITIS
(PEKERJA TAMBANG BATU
BARA)
: DEBU KAPAS, TEPUNG
5. ASMA
FORMALIN, GARAM
PLATINA, WESTERN RED

6. KARSINOMA BRONKUS: URANIUM, ASBES


7. PENYAKIT INFEKSI
Anthrax (Penyortir kayu, kulit import)
Coccidiodomycosis (Pekerja bangunan,
ekologis)
Tuberkulosis (Silikosis)
Psitakosis (Toko binatang)
Echinococcus (Pengembala biri - biri /
anjing)

DIAGNOSIS
1. ANAMNESIS & FISIK
2. PEMERIKSAAN PENUNJANG

FOTO DADA
FUNGSI PARU

3. LAIN - LAIN :
Mikrobiologi
Serologi
Biopsi Paru
Lavase Bronko Alveolar
Test Kulit, Ig E Spesifik
Uji Metakolin

ANAMNESIS
1. RIWAYAT PEKERJAAN AKURAT DAN
TERINCI
Lama bekerja
Bagian mana bekerja
Pindah - pindah kerja
Diketahui lengkap zat paparan serta lama
paparan.
2. KELUHAN
Sudah berapa lama
Gradasi Produktifitas kerja
Untuk kepentingan riset dibuat Kwesioner
Gejala Pernafasan (BMRC 1986)

FAKTOR KUNCI RIWAYAT PEKERJAAN DAN


LINGKUNGAN
PENYAKIT
SEKARANG :
Gejala berhubungan pekerjaan
Pekerja lain yang terkena gejala yang
sama.
Paparan saat ini terhadap debu, gas
bahan kimia dan biologi yang berbahaya.
Laporan terdahulu tentang kecelakaan
kerja PEKERJAAN
RIWAYAT
:
Pekerjaan terdahulu.
Hari kerja yang khusus.
Proses pertukaran pekerjaan

TEMPAT KERJA :
Ventilasi, higiene industri dan kesehatan,
pemeriksaan pekerja, pengukuran proteksi.
Serikat kesehatan, cahaya, hari kerja yang
hilang tahun sebelumnya, penyebabnya,
santunan kompensasi.
RIWAYAT PENYAKIT TERDAHULU
:
Paparan terhadap kebisingan, getaran,
radiasi, zat kimia, asbes
RIWAYAT LINGKUNGAN :

Rumah dan lokasi tempat kerja.


Pekerjaan lain.
Sampah / limbah yang berbahaya.
Polusi udara.
Hobi / mencat, memahat, pekerjaan yang
berhubungan dengan kayu.

Alat pemanas rumah.


Zat pembersih
Rumah
Tempat Kerja
Paparan pestisida
Memakai sabuk pengaman
TINJAUAN : ORGAN
PEMERIKSAAN FISIS :
Pernafasan bronkial, ronki basah.
Tanda komplikasi

Efusi pleura
Edema
Kor Pulmonale

RADIOLOGI :
SAL. NAFAS DAN PARENKIM PARU BISA DIRUSAK
OLEH BERBAGAI JENIS GAS, PARTIKEL, DLL

KHAS SECARA RADIOLOGIS


SILIKA

: - Bayangan Interstitial Noduler


- Fibrosis
- EGG - Suell Calcification
PNEUMOKONIOSIS BATU BARA :
- Perselubungan halus dan kasar
BISINOSIS : Normal
DEBU
: Bronkitis

FUNGSI PARU
Sangat penting
Rutin:
Lung volume
Flow rates
Diffusion
Perfusion
SPIROMETRI
FEV1 , FVC, FEV1 / FVC

OBSTRUKTIF

RESTRIKTIF

PEMERIKSAAN LAIN
Mikrobiologi
Bakteri

BTA
Anthrax

Jamur

Coccidiomycosis
Histoplasmosis

Serologis

Psittacosis
Q fever

Biopsi
Lavase Bronko Alveolar (BAL)
Alergi

Tes Kulit
Ig E spesifik

PENGOBATAN
Dari pengalaman selama ini penyakit akibat kerja
relatif masih sedikit
Setiap PAK dari ringan sampai berat,
mengurangi potensi untuk bekerja dan
berprestasi.
Hanya terdapat satu sikapterhadap PAK yaitu
PENCEGAHAN, dan bila telah diderita
PENGOBATAN DAN KOMPENSASI
(SUMAMUR 1993)

AKUT (INHALASI GAS BERACUN)


1. Penderita dipindahkan ke daerah tidak ada
bahan
iritasi.
2. Oksigen dosis tinggi.
3. Awasi

hipotensi, syok.

4. Bronkodilator (bila perlu)


5. Antibiotik (k/p)
6. Kortikosteroid (pertimbangkan)