Anda di halaman 1dari 35

STATUS MENTAL

Penampilan

Laki-laki/perempuan
Sesuai/lebih muda/lebih tua dari usia
Perawatan diri: baik/buruk
Pakaian: rapi/tidak rapi, sesuai/tidak
sesuai
Tampak kekanak-kanakan, aneh
Tanda-tanda ansietas (tangan
berkeringat, tegang)

Sikap terhadap Pemeriksa

Kooperatif, bersahabat, perhatian,


tertarik, terbuka, seduktif, defensif,
menolak, bingung, apatis,
bermusuhan, bersenda gurau,
ambigu, dll.

Pembicaraan
Spontan/tidak
spontan,
banyak
bicara,
sedikit
bicara/pendiam,
cepat/lambat, ada tekanan berbicara,
ragu-ragu,
emosional,
dramatis,
monoton, keras, berbisik, lambat,
bergumam, berbisik.
Gangguan berbicara seperti gagap
(stuttering), gangguan irama atau
artikulasi (dysprosody).

Aktivitas Psikomotor
Manerisme, tic, sikap tubuh, twiches,
perilaku stereotipik, gerakan-gerakan
berulang, hiperaktivitas, agitasi,
fleksibilitas, rigiditas, gait, sikap
waspada.
Ketegangan (restlessness): tangan
berkeringat, gerakan-gerakan cepat.
Retardasi psikomotor.
Gerakan-gerakan yang tidak bertujuan.

Mood dan afek

MOOD
Suasana perasaan yang menetap
Mempengaruhi perilaku dan persepsi
seseorang terhadap dunianya
Pengalaman internal
Depresi, putus asa, iritabel, cemas,
marah, meningkat, euforia, kosong,
bersalah, takut, bingung.
Labil, fluktuatif, berubah-ubah cepat
secara ekstrim (tertawa keras-keras dan
menangis).

AFEK
Respon emosi pasien saat ini.
Subyektif
Ekspresi wajah, nada suara, gerakan
tangan dan gerakan tubuh.
Bisa sesuai atau tidak sesuai dengan
mood.
Normal, terbatas, tumpul, datar,
labil, sesuai/tidak sesuai

Afek yang Tidak Sesuai


Biasanya digunakan untuk pasienpasien skizofrenia.
Afek tidak sesuai dengan apa yang
dikatakan (isi pikir).
Contoh: afek datar saat berbicara
tentang dorongan membunuh.

PERSEPSI
Halusinasi:
Adanya persepsi panca indera tanpa
adanya stimulus eksternal
Ilusi:
Misinterpretasi terhadap stimulus
eksternal.

Contoh:
Apakah anda pernah mendengar
suara-suara yang tidak pernah
didengar orang lain.
Apakah kamu pernah merasakan
sensasi aneh di tubuh yang orang
lain tidak merasakannya?

PIKIRAN

Proses Pikir (Bentuk Pikir)


Proses pikir yang cepat flight of
ideas:
pikiran yang terfragmentasi yang
dikeluarkan secara berurutan dengan
cepat sehingga menyebabkan
pergeseran topik secara cepat dan
pembicaraan bisa inkoheren
Proses pikir lambat
Ide-idenya berlebihan atau miskin.

Asosiasi longgar:
Karakteristik pada skizofrenia
Gangguan pada proses pikir logis
Manifestasi: kesulitan melakukan
komunikasi verbal yang adekuat
Ide-ide yang tidak berhubungan

Inkoherensia:
Komunikasi yang terputus,
terdisorganisasi
Word salad:
Gabungan kata-kata/frase yang tidak
berhubungan

Isi Pikir
Delusi, preokupasi, obsesi, kompulsi,
fobia, tujuan tertentu, ide-ide
suicide/homicide yang berulang,
pikiran-pikiran hipokondriasis,
dorongan antisosial.

Delusi
Kepercayaan yang salah
Berdasarkan kesimpulan yang salah
tentang realita
Dipertahankan walaupun tidak sesuai
dengan bukti obyektif yang nyata
Tidak sesuai dengan budaya
setempat.

Preokupasi:
Pemusatan pikiran pada suatu ide
(paranoid, bunuh diri/membunuh)
Obsesi:
Ide yang menetap dan berulang dan
tidak bisa dihilangkan (ego distonik)
Fobia:
Ketakutan yang menetap dan tidak
realistis.

Sensorium dan kognisi

Kesadaran
Gangguan mental organik
Tidak dapat mempertahankan ,
memusatkan dan mengalihkan
perhatian terhadap lingkungan
sekitarnya
Berkabut, somnolen, stupor, koma,
lethargy, kompos mentis.

ORIENTASI
Waktu (sudah berapa lama pasien
dirawat).
Tempat (ruangan tempat pasien
dirawat, lokasi pemeriksaan)
Orang (nama-nama dan peran orangorang yang ada di sekitar, nama
dokter yang merawat)

MEMORI
Jangka panjang (remote memory):
pengalaman masa kecil
Jangka menengah (recent past
memory): kejadian penting yang terjadi
dalam beberapa bulan terakhir
Jangka pendek (recent memory): menu
makan pagi
Segera (immediate retention and
recall): menyebutkan enam digit angka
maju kemudian mundur

Konsentrasi dan Atensi


Pengurangan 7 dari 100.
Mengeja suatu kata secara terbalik.
Menyebutkan 5 benda yang diawali
dengan suatu huruf tertentu (misal:
menyebutkan 5 benda yang diawali
huruf M).

Membaca dan Menulis


Pasien diminta untuk membaca
sebuah kalimat.
Pasien diminta untuk menulis kalimat
sederhana namun lengkap susunan
kalimatnya.

Visuospasial
Pasien diminta untuk menggambar
jam
Pasien diminta untuk menyalin
gambar pentagon bersusun:
5 sisi (pentagon)
Berpotongan di dua sisi

Pikiran Abstrak
Kemampuan berpikir dengan
mengambil esensi dari suatu tema atau
mengelompokan suatu tema menjadi
bagian-bagian kecil dan membedabedakan tiap bagian dari tema.
Berpikir simbolis
Kemampuan berpikir konsep
Persamaan, peribahasa/perumpamaan
sederhana.

Informasi dan Intelegensi


Mental task:
menghitung berapa kembalian yang
harus diberikan bila belanja sejumlah
Rp 75.500 dengan menggunakan uang
pecahan dua lembar Rp 50.000, Pengetahuan umum
Tingkat pendidikan formal pasien
harus diperhitungkan

Impulsivitas
Kemampuan untuk menahan
doringan impuls untuk melakukan
sesuatu
Apakah pasien mampu
mengendalikan impuls seksual,
agresif, dll?

JUDGMENT INSIGHT

JUDGMENT
Kemampuan untuk membedakan dan
mengevaluasi beberapa pilihan
perilaku dalam suatu situasi
berdasarkan nilai-nilai di masyarakat.
Apakah pasien memahami dampak
dari perilakunya? (Daya nilai sosial)
Apakah pasien dapat memprediksi apa
yang akan ia lakukan dalam situasi
imajiner? (Uji daya nilai)

Insight
Derajat kesadaran dan pengertian
pasien akan kondisi sakitnya dan
gejala dari perilaku maladaptifnya.
Mempengaruhi perubahan perilaku
seseorang.

1. Menyangkal
2. Ada sedikit pengertian, namun
masih menyangkal (ambivalen)
3. Menyadari kalau dirinya
mengalami sakit namun
menyalahkan orang lain/faktor
eksternal/faktor organik
4. Menyadari kalau dirinya sakit
namun tidak tahu penyebab
sakitnya

5. Tilikan intelektual: menyadari


dirinya sakit dan gejala-gejala
yang dialami serta gangguan
dalam fungsi sosial disebabkan
oleh gangguan yang dialami
pasien tersebut; namun
pengetahuan ini tidak
diaplikasikan untuk
pengalamannya sehari-hari.

6. Tilikan emosional: kesadaran


emosional akan kondisinya dan
adanya motivasi
dalam diri
pasien yang mengarah pada
perubahan perilaku untuk mengatasi
kondisi sakitnya.

Taraf Dapat Dipercaya


Persepsi dokter terhadap apa yang
diceritakan
pasien
sepanjang
wawancara apakah pasien dapat
dipercaya.
Misal: jika pasien menceritakan secara
terbuka tentang penggunaan zat atau
suatu kondisi yang bisa menimbulkan
persepsi buruk terhadap pasien; maka
dokter bisa memperkirakan kalau
cerita pasien dapat dipercaya.