Anda di halaman 1dari 5

KHONK

Terapi, komplikasi, prognosis

TERAPI
Pengobatan awal ( jam 0-12 )
A.
.
.
.
B.
.

Cairan
NaCL 0.9% 1L/jam
Danti defisit Na 55mE q/4-6 jam
Pantau elektrolit per jam
Insulin
Pemberian insulin reguler dosis rendah 4-8
U/jam sampai gula darah < 250 mg/dl
. Monitor gula darah/jam

C.
Kalium
Jika K+ serum tinggi, mulai pemberian KCL 20 mE q/jam setelah
urine jelas
Jika K+ serum normal atau rendah, segerah beri KCL 20mE q/jam,
kurangi 50% jika oliguria
Pantau K+ per jam
D. Antibiotik dosis tinggi jika terjadi infeksi
E. Hindari infeksi sekunder hati dg suntikan, pemasangan infus
set, kateter dll.

Pengobatan tingkat ke-2 ( jam 12-24 )


. jika tekanan darah stabil, produksi urine kuat, ganti cairan dg
NaCl 0,45% 250-500cc/jam
. Jika gula darah < 250mg/dl beri D5 pd cairan intravena
. Ganti defisit air selama 12-24 jam ( 5=10 L )
. Sesuaikan dosis KCl dgn serial serum K+
. Turunkan dosis insulin 4-6 mnt /4-6 jam
. Pantau glukosa dan elektrolit tiap 4jam
. Makanan lunak karbohidrat komplek

KOMPLIKASI

Blood clot formation


Cerebral edema
Lactic acidosis
shock

PROGNOSIS
Biasanya buruk, tetapi sebenarnya kematian pd pasien ini
bukan disebabkan oleh sindrom hiperosmolarnya sendiri
tetapi oleh penyakit yg mendasar atau menyertainya. Angka
kematian masih bekisar 30-50%.
Di negara maju dpt dikatakan penyebab utama kematian adl
infeksi, usia lanjut dan osmolaritas darah yg sngat tinggi,
Di negara maju angka kematian dpt ditekan menjadi sekitar
12%